Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Drama 100 Hari Pemerintahan PM Malaysia Tun Mahathir

Oleh

image-gnews
Perdana Menteri Malaysia Baru Mahathir Mohamad ditemani istri Anwar Ibrahim Wan Azizah menggelar konferensi pers usai dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia yang ke-7 di Kuala Lumpur, Malaysia, 10 Mei 2018. Mahathir Mohamad, resmi menjadi PM Malaysia ke-7 menggantikan Najib Razak. REUTERS/Lai Seng Sin
Perdana Menteri Malaysia Baru Mahathir Mohamad ditemani istri Anwar Ibrahim Wan Azizah menggelar konferensi pers usai dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia yang ke-7 di Kuala Lumpur, Malaysia, 10 Mei 2018. Mahathir Mohamad, resmi menjadi PM Malaysia ke-7 menggantikan Najib Razak. REUTERS/Lai Seng Sin
Iklan

LGBT

Setelah Pakatan Harapan memegang tampuk  kekuasaan di Putrajaya, ada persepsi isu terkait lesbian, biseksual, gay dan transgender (LGBT)  semakin rumit. Suara dari kelompok ini juga semakin kuat sehingga terkesan seakan-akan mereka kurang memperhatikan sensitifitas mayoritas masyarakat. 

Ada kekhawatiran terbukanya media sosial dan sikap pemerintahan Pakatan Harapan bakal memberi ruang lebih banyak kepada para pembela LGBT untuk memanfaatkan fleksibiltas dan peluang yang diberikan pemerintah.

Ada desakan yang muncul di tengah masyarakat agar isu ini mendapat perhatian lebih. Dan ada juga permintaan agar undang-undang berbasis syariah tidak menjadi lemah pada masa pemerintahan Pakatan Harapan. 

Drama 100 hari politik Malaysia tidak hanya melibatkan isu etnis Melayu. Isu Unified Examination Certificate (UEC), yang merupaan ujian kesetaraan bagi sekolah yang dikelola komunitas etnis Cina, juga muncul.

Ada  yang melihatnya dari sudut politis dan ada juga yang melihatnya dari perspektif etnis. Namun, isu UEC ini perlu dilihat sebagai isu pendidikan. Maka isu ini  perlu dilihat dalam kerangka dan falsafah sistem pendidikan nasional. Sehingga, tokoh-tokoh pendidikan  nasional perlu menyelesaikan isu ini dan bukan oleh orang politik, yang cenderung melihatnya dari sisi kepentingan politik saja.

Isu-isu ini cukup sensitif dan perlu ditangani dengan baik. Jika tidak maka para pemilih yang terkait dengan isu ini bisa merasa kecewa dan menyebabkan koalisi Pakatan Harapan bakal kalah pada pemilu 2023. 

Alur drama 100 hari dalam pemerintahan Pakatan Harapan perlu bergerak ke depan  untuk memastikan isu kesejahteraan rakyat dan pembangunan mendapat tempat utama.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Indonesia Urutan Pertama Tingkat Pengangguran Tertinggi di ASEAN

2 hari lalu

Para pencari kerja antre menggunakan gawai untuk memasukkan lamaran kerja pada Pameran Bursa Kerja di Thamrin City, Jakarta, Selasa, 28 Mei 2024. Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Kota Administrasi Jakarta Pusat menggelar bursa kerja yang diikuti 40 perusahaan nasional dengan 1.200 lowongan pekerjaan itu bertujuan untuk untuk mengurangi angka pengangguran di wilayah DKI Jakarta. TEMPO/Tony Hartawan
Indonesia Urutan Pertama Tingkat Pengangguran Tertinggi di ASEAN

IMF menempatkan Indonesia urutan pertama tingkat pengangguran tertinggi di ASEAN pada April 2024.


Pemadaman Internet Global Picu Kekacauan di Amerika Serikat, Eropa, Asia hingga Australia

2 hari lalu

Bisnis dan institusi telah terganggu oleh pemadaman TI besar-besaran yang juga berdampak pada bandara-bandara di AS, Inggris, Spanyol, Belanda, Perancis, Jerman dan Malaysia [Tom Westbrook/Reuters]
Pemadaman Internet Global Picu Kekacauan di Amerika Serikat, Eropa, Asia hingga Australia

Keamanan Siber Nasional Australia mengatakan 'tidak ada informasi yang menunjukkan bahwa pemadaman internet ini adalah insiden keamanan siber'.


Harga Obat 5 Kali Lipat Lebih Mahal dari Malaysia, Menkes Budi Sebut Sejumlah Faktor Penyebabnya

3 hari lalu

Ilustrasi pembuatan obat di pabrik. Shutterstock
Harga Obat 5 Kali Lipat Lebih Mahal dari Malaysia, Menkes Budi Sebut Sejumlah Faktor Penyebabnya

Menteri Kesehatan Budi Gunadi menyebut ada beberapa faktor yang menyebabkan harga obat di Indonesia bisa lima kali lipat lebih mahal dari Malaysia.


Mahathir Mohamad Dilarikan ke Rumah Sakit

3 hari lalu

Mahathir Mohamad, 16 Oktober 2020. REUTERS/Lim Huey Teng
Mahathir Mohamad Dilarikan ke Rumah Sakit

Mahathir Mohamad kembali dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami batuk-batuk. Belum disampaikan detail penyakit Mahathir


Malaysia Berkomitmen Mencari Keadilan atas Tragedi Jatuhnya MH17

3 hari lalu

Malaysia Berkomitmen Mencari Keadilan atas Tragedi Jatuhnya MH17

Malaysia menegaskan kembali komitmen untuk mencari keadilan bagi korban tragedi jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 satu dekade silam


Malaysia Punya Taman Dinosaurus di Gurun, Terbesar di Asia Tenggara

4 hari lalu

Dino Desert di Malaysia (Monkeys Canopy)
Malaysia Punya Taman Dinosaurus di Gurun, Terbesar di Asia Tenggara

Taman di Malaysia ini memiliki 144 dinosaurus animatronik raksasa dan aurora yang ajaib.


Malaysia Bebaskan 8 Nelayan Natuna yang Dituduh Melanggar Batas Wilayah

4 hari lalu

Delapan nelayan Natuna bertemu KJRI usai dinyatakan tidak bersalah dan bebas dari dakwaan di pengadilan Malaysia. Foto KJRI Kuching
Malaysia Bebaskan 8 Nelayan Natuna yang Dituduh Melanggar Batas Wilayah

Delapan nelayan Natuna yang didakwa melanggar batas wilayah akhirnya dibebeaskan oleh pengadilan Malaysia.


Kim Pan-gon Tak Lagi Melatih Timnas Malaysia, Simak Perjalanan Kariernya

4 hari lalu

Pelatih Kim Pan Gon. FOTO/instagram
Kim Pan-gon Tak Lagi Melatih Timnas Malaysia, Simak Perjalanan Kariernya

Pelatih timnas Malaysia Kim Pan-gon mengundurkan diri dari jabatannya


Penyeludupan 106 Kilogram Sabu Digagalkan di Kepri, 3 WNA India Jadi Tersangka

4 hari lalu

Konferensi pers pengungkapan kasus penyeludupan 106 kilogram sabu jaringan narkotika internasional di Batam, Rabu, 17 Juli 2024. TEMPO/Yogi Eka Sahputra
Penyeludupan 106 Kilogram Sabu Digagalkan di Kepri, 3 WNA India Jadi Tersangka

Badan Narkotika Nasional Republik mengagalkan penyeludupan 106 kilogram narkotika jenis sabu dari Malaysia.


Kim Pan-gon Resmi Mundur dari Jabatan Pelatih Timnas Malaysia, Pau Marti Vicente Jadi Pengganti

5 hari lalu

Kim Pan-gon ditunjuk sebagai pelatih Timnas Malaysia pada Januari 2022, dan kini berhasil membimbing hingga putaran semifinal Piala AFF 2022. Kim merupakan mantan atasan pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Instagram
Kim Pan-gon Resmi Mundur dari Jabatan Pelatih Timnas Malaysia, Pau Marti Vicente Jadi Pengganti

FAM resmi mengumumkan bahwa Kim Pan-gon mengundurkan diri dari jabatan pelatih Timnas Malaysia. Sempat dibujuk untuk kembali.