Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Wajah Kusam Penegakan Hukum

image-profil

Tempo.co

Editorial

image-gnews
Kepala Kejaksaan Negeri Bondowoso, Puji Triasmoro (depan) dan Kepala seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Bondowoso, Alexander Kristian Diliyanto Silaen, resmi memakai rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan pasca terjaring Operasi Tangkap Tangan KPK, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Kamis, 16 November 2023. KPK resmi meningkatkan status perkara ke tahap penyidikan dengan menetapkan dan melakukan penahanan secara paksa selama 20 hari pertama terhadap 4 orang tersangka baru Kepala Kejaksaan Negeri Bondowoso, Puji Triasmoro dan Kepala seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Bondowoso, Alexander Kristian Diliyanto Silaen, dua orang pengendali CV. Wijaya Gumilang, Yossy S. Setiawan dan  Andhika Imam Wijaya, serta mengamankan barang bukti uang tunai sebesar Rp.225 juta dalam tindak pidana korupsi berupa pemberian hadiah atau janji dalam rangka pengurusan perkara di Kejaksaan Negeri Bondowoso Jawa Timur. TEMPO/Imam Sukamto
Kepala Kejaksaan Negeri Bondowoso, Puji Triasmoro (depan) dan Kepala seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Bondowoso, Alexander Kristian Diliyanto Silaen, resmi memakai rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan pasca terjaring Operasi Tangkap Tangan KPK, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Kamis, 16 November 2023. KPK resmi meningkatkan status perkara ke tahap penyidikan dengan menetapkan dan melakukan penahanan secara paksa selama 20 hari pertama terhadap 4 orang tersangka baru Kepala Kejaksaan Negeri Bondowoso, Puji Triasmoro dan Kepala seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Bondowoso, Alexander Kristian Diliyanto Silaen, dua orang pengendali CV. Wijaya Gumilang, Yossy S. Setiawan dan Andhika Imam Wijaya, serta mengamankan barang bukti uang tunai sebesar Rp.225 juta dalam tindak pidana korupsi berupa pemberian hadiah atau janji dalam rangka pengurusan perkara di Kejaksaan Negeri Bondowoso Jawa Timur. TEMPO/Imam Sukamto
Iklan

Editorial Tempo.co

---

PENANGKAPAN dua jaksa di Bondowoso, Jawa Timur, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak hanya mencoreng korps Adhyaksa, tapi juga membuat semakin suram wajah dan nasib penegakan hukum di Indonesia. Mereka yang menjadi garda paling depan dalam penegakan hukum justru menggergaji pilar-pilar keadilan.

KPK menangkap tangan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bondowoso Puji Triasmoro dan Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Bondowoso Alexander Kristian Diliyanto Silaen, Rabu, 15 November 2023. Keduanya menerima duit ratusan juta rupiah dari pihak beperkara agar penyelidikan kasusnya disetop.

Kasus bermula dari Kejari Bondowoso yang menerima laporan masyarakat terkait dugaan korupsi proyek pengadaan peningkatan produksi dan nilai tambah holtikultura. Proyek itu dimenangkan CV Wijaya Gemilang milik Yossy S Setiawan dan Andhika Imam Wijaya. Keduanya pun telah diamankan dalam operasi tangkap tangan KPK. 

Penangkapan Puji memperpanjang daftar korupsi oleh aparat penegak hukum. Agustus 2023 lalu, Kejaksaan Agung menahan mantan Kajari Buleleng, Bali, Fahrur Rozi, dan Direktur Utama CV Aneka Ilmu Suswanto terkait kasus suap. Tidak tanggung-tanggung, Jaksa Fahrur Rozi diduga menerima gratifikasi dari perusahaan tersebut selama 13 tahun, sejak 2006 hingga 2019.

Fahrur diduga mengarahkan agar desa-desa di Kabupaten Buleleng membeli buku CV Aneka Ilmu dalam proyek pengadaan buku perpustakaan desa di Kabupaten Buleleng. Sebagai imbalan, Fahrur mendapatkan fee total senilai hampir Rp 24,5 miliar. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kasus suap juga menyeret Hakim Agung Gazalba Saleh dalam kasus pengurusan perkara di Mahkamah Agung. KPK menahannya, Desember 2022 lalu, lantaran diduga menerima suap Rp 2,2 miliar. Celakanya, ia diputus bebas oleh pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung, 1 Agustus 2023 lalu. Tapi jaksa mengajukan kasasi. 

Kasus korupsi menara BTS 4G juga sempat menyeret institusi kejaksaan. Duit rasuah diduga untuk menghentikan proses penyelidikan di Kejaksaan Agung, yang hingga kini belum ada kejelasan soal ini. Dana mengalir hingga ke anggota Badan Pemeriksa Keuangan Achsanul Qosasih. Sungguh ironi, BPK sebagai lembaga yang seharusnya mendukung aparat penegak hukum, mengawasi dan mengaudit penggunaan uang negara, justru menilapnya. 

Yang paling menggegerkan adalah drama ‘Mahkamah Keluarga’, di mana Ketua Mahkamah Konstitusi –saat itu dijabat Anwar Usman,  ipar Presiden Joko Widodo-- mengabulkan gugatan tentang syarat usia calon wakil presiden. Dengan putusan itu, terbuka pintu bagi Gibran Rakabuming Raka, putra Jokowi yang berarti keponakan Anwar, untuk maju sebagai calon wakil presiden pada Pemilu 2024 nanti. Gibran belakangan maju sebagai kandidat wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto.

Kasus-kasus tersebut semakin membuktikan betapa penegakan hukum di Indonesia sedang berada titik terendah. Hukum telah menjadi alat untuk membela kepentingan para penegaknya, para pemilik modal, juga kepentingan pribadi dan penguasa.

Sulit berharap pembenahan terjadi jika rezim yang tengah berkuasa masih cawe-cawe dalam penegakan hukum dan keadilan. Oleh karena itu, agar penegakan hukum semakin tidak rusak, pada Pemilu 2024 nanti, publik harus memilih pemimpin yang bukan bagian dari penguasa saat ini yang terbukti kinerjanya jeblok dalam urusan tersebut.  

Tak mungkin juga berharap kepada orang yang jelas-jelas maju dalam kontestasi nasional dengan cara mengakali hukum seperti putusan Mahkamah Konstitusi. Penegakan hukum bisa memberikan keadilan bagi masyarakat jika penimpin yang terpilih benar-benar mereka yang patuh dan menghormati hukum itu sendiri.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

12 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

26 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

27 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

27 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

28 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

34 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

52 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

24 April 2024

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024