Jalan Mundur Transportasi Jakarta

Tempo.co

Editorial

Pengemudi Mikrotrans berada di dalam mobil angkot saat peresmian implementasi sistem tarif integrasi antarmoda transportasi JakLingko di Stasiun MRT ASEAN, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat, 7 November 2022. Dengan tarif integrasi, penumpang hanya dikenai biaya maksimal Rp10.000 saat menggunakan tiga moda transportasi, yakni Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

Editorial Tempo.co

--

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta dan wakil rakyat harus menolak permohonan anggaran hibah untuk Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian RI yang nilainya mencapai hampir setengah triliun rupiah. Hibah itu akan memangkas jatah public service obligation atau PSO untuk transportasi publik Jakarta di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah DKI. Duit APBD sepatutnya tak dihibahkan kepada lembaga yang telah mendapatkan kucuran anggaran yang besar dari pemerintah pusat.

Pemangkasan anggaran subsidi tiket untuk PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) dari Rp 4,24 triliun menjadi Rp 3,5 triliun tersebut akan menghambat upaya Jakarta mengalihkan pengguna kendaraan pribadi ke transportasi umum. Anggaran yang dipotong tadinya dialokasikan untuk pengembangan Mikrotrans, angkutan pendukung bus TransJakarta, yang akan membawa penumpang mendekati permukiman. Pemangkasan ini juga merupakan pukulan kedua bagi upaya Jakarta menuju kota hijau, setelah anggaran pembuatan jalur sepeda pada 2023 ditiadakan.

Pengembangan transportasi publik dan pembuatan jalur sepeda adalah dua dari sekian langkah dalam membangun kota ramah lingkungan. Apalagi Jakarta punya target mengurangi emisi hingga 30 persen pada 2030. Heru Budi Hartono sebagai Penjabat Gubernur DKI seharusnya tak gegabah menihilkan program baik yang telah dikerjakan pemerintahan sebelumnya. Heru sepatutnya berpegang pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Rencana Kerja Pemerintah Daerah, dan Kegiatan Strategis Daerah.

Tanpa kebijakan yang berkesinambungan, berbagai upaya untuk membuat Jakarta menjadi kota minim emisi akan sia-sia. Jalan ke arah sana memang terjal, tapi bukan tidak mungkin tercapai. Sejumlah kota di Eropa yang sekarang dianggap nyaman, dulu juga menghadapi tantangan dalam membenahi transportasi dan lingkungannya. Berbagai kendala pada akhirnya diatasi dengan kebijakan yang konsisten, berorientasi pada kepentingan publik, dan tak dicemari kepentingan politik jangka pendek.

Meski masih banyak kekurangannya, Jakarta juga sedang melangkah ke arah sana. Jaringan angkutan jenis bus rapid transit atau BRT, non-BRT, hingga Mikrotrans telah merambah banyak wilayah di Jakarta. Dengan tarif yang terjangkau dan layanan yang terintegrasi, pengguna bisa pergi dari satu titik ke titik lain di Jakarta dengan relatif mudah dan murah.

Sejumlah hal memang masih perlu disempurnakan agar lebih banyak orang beralih ke transportasi umum. Salah satunya, mendorong penduduk menggunakan transportasi umum sejak dari lingkungannya. Pemangkasan subsidi tiket untuk Mikrotrans justru akan menghambat warga dari permukiman untuk langsung menggunakan angkutan publik.

Sesat pikir yang sama, atau juga karena kepentingan politik jangka pendek, menyebabkan upaya mendorong penduduk Jakarta menggunakan sepeda menjadi mandek. Pemprov DKI menghentikan pembangunan jalur sepeda tahun depan karena mengakomodasi usulan politikus di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi DKI Jakarta yang menganggap program tersebut tak berguna dan menyebabkan kemacetan belaka. Mereka tak memahami atau pura-pura tak paham bahwa jalur sepeda adalah kebijakan afirmasi untuk mendorong penggunaan moda transportasi hijau.

Baca juga: Alokasi Subsidi Tiket Transjakarta di APBD DKI 2023 Dikurangi Rp 409 Miliar, Demi Mobil Dinas Polri dan TNI






Momentum Menata Ulang Model Bisnis BPJS Kesehatan

1 hari lalu

Momentum Menata Ulang Model Bisnis BPJS Kesehatan

Pemerintah berencana membuat BPSJ Kesehatan khusus orang kaya. Solusi pemerataan jaminan kesehatan bagi masyarakat.


Prioritas Kerja dan Energi Baru Komnas HAM

6 hari lalu

Prioritas Kerja dan Energi Baru Komnas HAM

Komnas HAM periode 2022-2027 telah melaksanakan sidang paripurna yang menghasilkan keputusan struktur kepemimpinan dan sembilan prioritas kerja untuk enam bulan kedepan.


Sekolah Benteng Utama Pencegahan Pelecehan Seksual

8 hari lalu

Sekolah Benteng Utama Pencegahan Pelecehan Seksual

Menangani pelecehan seksual tak cukup dengan pidana, terutama di sekolah. Trauma pelecehan seksual di usia belia bukan perkara remeh.


Catatan untuk KTT G20: Perubahan Sistem, Bukan Substitusi Energi

14 hari lalu

Catatan untuk KTT G20: Perubahan Sistem, Bukan Substitusi Energi

Peningkatan permintaan dan penjualan EV telah memicu penambangan besar-besaran nikel, kobalt, lithium, mangan dan bahan baku materai listrik lainnya di berbagai negara, termasuk Indonesia.


Kisruh Boyongan ke TV Digital

22 hari lalu

Kisruh Boyongan ke TV Digital

Selama ini, siaran TV analog didominasi oleh para konglomerat. Selama bertahun-tahun, frekuensi spektrum 700 megahertz (MHz) dikuasai 14 stasiun televisi nasional.


23 hari lalu


Belajar dari Kasus Brigadir J dan Stadion Kanjuruhan: Siapa yang Menanggung Biaya Pemeriksaan Forensik?

27 hari lalu

Belajar dari Kasus Brigadir J dan Stadion Kanjuruhan: Siapa yang Menanggung Biaya Pemeriksaan Forensik?

Kasus Brigadir J dan Tragedi Kanjuruhan menggambarkan bahwa praktik kedokteran forensik belum sepenuhnya menjadi bagian sistem pelayanan kesehatan di Indonesia. Sudah ada aturan, namun masih ada yang sumir.


Salah Kaprah Sanksi Pengganti Tilang Manual

29 hari lalu

Salah Kaprah Sanksi Pengganti Tilang Manual

Sanksi sosial seperti membaca Alquran sebagai pengganti tilang manual tidak perlu. Polisi sebaiknya fokus ke edukasi dan sosialisasi penerapan tilang elektronik


Pemerintah Gagal Lindungi Ginjal Anak

34 hari lalu

Pemerintah Gagal Lindungi Ginjal Anak

Meluasnya gagal ginjal akut pada anak karena Kemenkes dan BPOM tidak sigap dalam mencegah obat sirop berbahaya beredar di masyarakat.


Kisah Dua Ibu Inovasi 200 Produk Ramah Lingkungan melalui Shopee

41 hari lalu

Kisah Dua Ibu Inovasi 200 Produk Ramah Lingkungan melalui Shopee

Shopee menjadi jembatan antara Demibumi dengan mereka yang sadar akan gaya hidup ramah lingkungan.