Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Sandi di Tengah Preman 'Perkasa'

image-profil

Oleh

image-gnews
Film Preman. Dok. Instagram Preman Movie
Film Preman. Dok. Instagram Preman Movie
Iklan

PREMAN

Sutradara: Randolph Zaini
Skenario: Randolph Zaini
Pemain: Khiva Isak, Muzakki Ramdhan, Kiki Narendra, Revaldo, Salvita Decorte
Produksi: Introversi Film

Dia bernama Sandi. Ia tak mempunyai suara, tak memiliki pendengaran, bahkan isteri pun sudah meninggalkannya. Satu-satunya makhluk yang setia melekat kepadanya hanyalah si kecil Pandu (Muzakki Ramdhan), putra tunggalnya yang sudah jauh lebih dewasa daripada usianya.

Sehari-hari, hidup di alamnya yang sunyi, Sandi memahami peristiwa di dunia 'biasa' melalui gerak bibir atau gerak tubuh. Seperti apa yang terjadi pada pembukaan film "Preman" karya debut Randolph Zaini, kita melihat sosok Sandi yang berjalan diiringi musik western cowboy, menuju lapangan untuk menyaksikan Pak Guru beraksi. 

Yang disebut "Pak Guru" (Kiki Narendra) adalah bos gerombolam preman "Perkasa", demikian mereka menamakan dirinya. Sandi hanya bisa membaca bibir Pak Guru yang berceloteh di atas panggung -kemungkinan soal pembebasan tanah- yang disambut dengan gegap gempita oleh anggota gerombolan berseragam oranye yang 'diasuhnya'.

Di pojok Jakarta, Sandi (diperankan dengan baik oleh Khiva Isak) adalah bagian dari  gerombolan preman yang saat itu mendapat 'order" menggusur penduduk Desa Cipalon. Tetapi Sandi sekaligus bukan bagian dari gerombolan itu. Paling tidak hatinya tercecer ke mana-mana, karena dia tak selalu setuju dengan order-order yang diperintahkan kepadanya. Selain itu, Sandi masih mempunyai sisa-sisa cita-cita berkumpul kembali dengan istri dan anaknya. 

Maka perintah untuk menggusur Pak Haji (juga dimainkan dengan baik oleh Egy Fedly) dilakukannya dengan keengganan yang terpancar dari mata Sandi. Pak Haji mencoba bertahan dengan tegas dan penuh harkat. Tetapi Pak Guru -yang menjadi alat pengusaha yang mengerikan Hanung- adalah sosok yang keji. Korban penggusuranpun berjatuhan bukan saja mereka yang mencoba bertahan di rumah, tetapi jadi merembet ke mana-mana, termasuk orang-orang terdekat Sandi. Akhirnya kisah film ini bukan lagi pertarungan antara pengusaha/preman versus rakyat, melainkan pengusaha/preman versus anggota preman yang memberontak.

Klise? Tidak. Memang ini bukan ide baru. Tentu, tentu kita sudah menemui plot semacam ini di dalam film-film internasional. Tak perlu jauh-jauh ke Hollywood, banyak sekali film India yang ratusan kali mengunyah tema ini saking banyaknya politisi, perangkat keamanan, dan peradilan yang  bersekutu. Film klasik "Gangs of Wasseypur" (Pertama dan Kedua) karya Anurag Kashyap tentu saja tontonan wajib bagi mereka yang gemar menyaksikan tarik-menarik intrik antar-geng (Film yang ditayangkan di 2012 Cannes Directors' Fortnight, dan 2019 lalu masuk dalam 100 Film terbaik versi The Guardian).

Film Preman. Dok. Instagram Preman Movie

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Zaini mungkin belum mencapai kesempurnaan dan kedahsyatan "Gangs of Wasseypur". Namun Zaini mengetahui kisah pengkhianatan atau perlawanan di dalam geng  selalu asyik menjadi cerita.

Lalu mengapa film ini tetap penting dan menarik, meski jalan ceritanya tidak orisinal? Pertama, sutradara dan penulis skenario Randolph Zaini memadukan drama, laga, dan humor hitam sekaligus dengan porsi yang pas. Ada drama ayah dan anak, ada percekcokan suami istri. Yang terpenting adalah cerita psikologi Sandi, si tokoh utama yang merasa tidak pernah tepat di manapun dia berada, sehingga terjadilah serangkaian peristiwa berdarah. 

Ada serangkaian adegan laga  dengan koreografi yang tepat sesuai cerita (preman lawan preman) yang tentu saja sudah dimulai dari kesuksesan "The Raid" (Gareth Evans, 2011) yang menghidupkan kembali penonton dan sineas film laga Indonesia. Keistimewaan lain, Zaini menciptakan protagonis seperti Sandi yang tunarungu wicara yang tampaknya mengembakan inderanya yang keenam dengan prima. Dia juga sangat dahsyat dalam pertarungan fisik hingga si pembunuh bayaran Ramon takjub dengan metode yang digunakan Sandi. Semua elemen tersebut menambah kompleksitas kehidupan pribadi Sandi.

Keistimewaan lain: Zaini mengarahkan pemain dengan baik. Semua pemain terasa seolah ada di dalam elemennya. Khiva Isak, Kiki Narendra, Muzakki Ramdhan tampil bagus. Bahkan tokoh pendukung seperti Paul (Paul Agusta) dan Bang Bang (Emil Kusumo) dua anggota preman Perkasa tampil kocak. 

Tokoh Ramon (Revaldo) sebetulnya menarik, meski tak mudah untuk tak mengingat gaya Quentin Tarantino yang sering menampilkan tokoh-tokoh yang banyak bicara dan kenes, sebelum akhirnya si pembunuh beraksi menghabiskan nyawa orang. Tokoh ganjil macam Ramon yang disebut si "Tukang Cukur" -karena jago 'mencukur" nyawa orang- tetap penting untuk mempertebal kesan 'jagat dongeng' ciptaan Zaini. Segala yang diceritakan dalam film ini adalah kisah nyata sekaligus sebuah mimpi buruk bagi peradaban.

Untuk sebuah debut, Randolph Zaini telah melakukan langkah awal yang menjanjikan. Tahun 2021 ternyata adalah tahun lahirnya para sineas baru yang menjanjikan sinar optimisme dalam perfilman Indonesia.

Leila S.Chudori

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

11 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

25 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

26 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

26 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

27 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

33 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

51 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

24 April 2024

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024