Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Transformasi Digital Adaptasi Interaksi Sosial

image-profil

Penulis buku Synergy Way of Disruption - Gramedia, Chief Strategy Officer (CSO) PT Telkom Indonesia 2019 - 2020, Penerima Satyalancana Wira Karya Presiden RI, SteerCo 1000 Startup Digital Kementerian Kominfo 2020

image-gnews
Ilustrasi bekerja di era digital. Foto: Freepik
Ilustrasi bekerja di era digital. Foto: Freepik
Iklan

Sebagaimana diberitakan Tempo.co 26 Pebruari 2021, Jokowi mengatakan bahwa Transformasi Digital Jangan Hanya Menguntungkan Pihak Luar. Jokowi juga mengingatkan, konektivitas digital harus berpegang teguh kepada kedaulatan bangsa di tengah globalisasi dan hyper kompetisi seperti sekarang ini.

Kembali Jokowi mengingatkan kemajuan UMKM Indonesia, Perdagangan Digital, Jika Ada yang Tak Adil terhadap UMKM, Diperingatkan, bahwa perdagangan digital harus mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kekuatan digital harus dimanfaatkan untuk merangkai suplai UMKM di seluruh Indonesia dengan pasar nasional dan pasar global, dalam berita Tempo.co tanggal 4 Maret 2021 lalu.

Betapa pentingnya keterkaitan antara Transformasi Digital untuk kemajuan industri, kita paham dinamika industri sepuluh tahun terakhir sangat menarik, ditambah adanya pandemi Covid-19.

Postingan menarik MIT Sloan Management di social media 12 November 2020, mengatakan bahwa mulai Maret 2020, siapakah yang memimpin transformasi digital di perusahaan anda, tersedia pilihan jawaban A)CEO, B)CTO, C)Covid-19. Tentu sambil tersenyum kita pasti akan memilih C)Covid-19.

Pertanyaan yang terkadang masih sering kita dengar, dari manajemen gaya lama dan grassroot, pertanyaan mengapa kita perlu transformasi digital?, kali ini tidak lagi terbantahkan, ya karena Covid-19, maka sekaranglah harus buat banyak kemudahan.

Sousi Christensen - Reynor

Dua pakar disrupsi dunia yang terkenal, dari Harvard Business School, dalam bukunya yang menarik hingga kini, 'The Innovator's Solution' (2003), menyampaikan bahwa dibutuhkannya transformasi menghadapi disrupsi digital.

Nah, bagaimana melakukan transformasi?

Salah satu yang disampaikannya ialah, melakukan transformasi, menciptakan produk kompetitif, mengidentifikasi potensial kompetitor, menentukan scope produk, membangun kapabilitas organisasi, mengelola resources, proses dan values.

Intinya, kita harus bebenah! melakukan transformasi, berupaya keras dapat berpikir kreatif, melahirkan banyak inovasi yang bekelanjutan.

Waspadai 5 Dinosaurus

Dalam sepuluh tahun terakhir, kita telah banyak menyaksikan dinamika dalam industri. Antara lain, dengan memaksimalkan teknologi digital dan model bisnis yang lebih menarik, mereka telah banyak memberi pelajaran kepada siapapun market leader dalam industri, dan pandemi Covid-19 juga semakin menuntut percepatan situasi tersebut.

Loh apa hubungan transformasi digital dengan dinosaurus?

Penulis menganalogikan ‘dinamika dalam industri’ dengan analogi dinosaurus, dimana awalnya sebagian ilmuwan percaya dinosaurus bergerak lamban dan berdarah dingin, namun nyatanya (penelitian sejak 1970-an) mereka aktif, dengan sistem metabolisme yang tinggi, dan melakukan berbagai adaptasi dalam interaksi sosialnya (source: https://id.m.wikipedia.org)

Lima disrupsi Dinosaurus, yang perlu diwaspadai saat ini, antara lain:

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pertama, potensi pemain baru (new entrant) yang mampu menggeser market leader. Contoh sederhana, WhatsApp yang menggeser short message service (SMS).

Kedua, banyak pemain baru yang terfragmentasi menyerbu market leader secara bersama-sama. Umpamanya industri musik (perusahaan label rekaman) digeser oleh banyak musik digital hingga saat ini.

Ketiga, ekspansi pemain baru, sementara pemain lama mati-matian mempertahankan pangsa pasarnya. Contoh nyata yang terjadi layanan taxi on demand berbasis aplikasi digital.

Keempat, adanya new approach suatu layanan baru, mereka berhasil menciptakan pasar baru. Kamera digital contoh nyata yang kita rasakan kini.

Kelima, konsolidasi para pemain yang terfragmentasi untuk berkompetisi. Sebagai contoh dalam industri telekomunikasi tinggal tersisa beberapa pemain utama.

Tentu contoh-contoh di atas hanyalah sebagian kecil dari banyak contoh yang sudah dan sedang terjadi saat ini.

Lalu, siapakah yang berpotensi terkena disrupsi, ditambah adanya pandemi Covid-19? Tak lain adalah hampir semua industri berpotensi tergerus disrupsi dinosaurus!

Kesimpulan

Menurut kajian, terdapat 3 pareto utama yang harus dilakukan dalam mensukseskan Transformasi Digital.

Pertama, winning aspiration, dimana kita harus menentukan, paham, serta tahu persis apa yang harus dicapai.

Kedua, where to play, ini menarik, dimana kita harus menyepakati pasar mana yang valid harus dimenangkan.

Ketiga, how to win, cara-cara membumi harus disiapkan dalam rangka memenangkan market yang disasar, sekedar saran buatlah plan A - B - C yang terukur.

Memetakan 3 Inisiatif tersebut, mengeksekusinya, melakukan validasi dan review, dengan disiplin, outcomes dari transformasi digital harus mampu berkompetisi pada kenormalan baru, maka yang lambat akan habis ditelan disrupsi. Oleh sebab itu, jadilah pencipta Dinosaurus, atau minimal bergeraklah cepat seperti Dinosaurus.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

23 jam lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

14 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

15 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

15 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

16 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

22 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

41 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

50 hari lalu

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024