Terobosan Indonesia dalam Pemulihan Pariwisata

Founder Temannya Wisatawan, Penulis Buku Protokol Destinasi

Foto udara suasana Pantai Double Six di Seminyak, Badung, Bali, Ahad, 3 Januari 2021. Akhir masa liburan pada awal tahun baru 2021 dimanfaatkan oleh wisatawan yang didominasi wisatawan domestik untuk mengunjungi berbagai destinasi pariwisata di Pulau Dewata. ANTARA/Fikri Yusuf

Tahun 2021 adalah tahun penuh harapan dalam upaya pemulihan pariwisata global. Hal ini bisa terlihat setelah ditemukannya vaksin Covid-19. Negara-negara yang pendapatannya bergantung dari sektor pariwisata mulai mengeluarkan kebijakan yang memberikan kelonggaran bagi para wisatawan untuk melakukan perjalanan dalam negeri atau luar negeri.

Sebut saja Estonia, Islandia, Siprus , Seychelles , Rumania , negara-negara ini telah membuka pintu bagi wisatawan yang telah di vaksin Covid-19 untuk berlibur ke negaranya tanpa karantina.

Lain lagi dengan Singapura , negara tetangga dekat Indonesia ini oleh konsorsium perusahaan investasi internasional, Deep Knowledge Group, ditempatkan sebagai negara keempat paling aman dari pandemi dalam rilis daftar terbaru 100 negara yang dianggap aman dari pandemi Covid-19, setelah Swiss, Jerman dan Israel. Sedangkan Indonesia masih berada pada urutan ke-97.

Singapura melalui STB ( Singapore Tourism Board ) terus melakukan terobosan kebijakan dalam mempercepat pemulihan pariwisatanya. Ada enam kebijakan utama yang dilakukan oleh negeri ini. Pertama, pembukaan kembali bisnis Pariwisata dengan menerapkan SMM (Safe Management Measures). Kedua, Program sertifikasi SG Clean Quality Mark bagi para pelaku industri pariwisata. Ketiga, Program MPP (Marketing Partnership Programe senilai 20 Juta dolar Singapura untuk mendukung upaya pemasaran bisnis pariwisata. Keempat, Program Singapore Stories Content Fund (SGSCF) yang bertujuan untuk mendorong pembuat konten membuat cerita menarik tentang Singapura. Kelima, dukungan berupa dana dalam bentuk Business Improvement Fund (BIF) dan skema TIP-iT untuk memberi kesempatan bisnis pariwisata berinovasi dan beradaptasi. Dan Keenam, program transformasi teknologi pariwisata dalam bentuk Tourism Transformation Index (TXI) dan Singapore Tourism Analytics Network (Stan).

Pemerintah Indonesia dapat menjadikan negara-negara di atas sebagai salah satu referensi di dalam upaya mempercepat pemulihan sektor parekraf atau pariwisata dan ekonomi kreatif secara nasional, telah tercatat hingga saat ini ada 25 program yang sebagian tengah terus diprogres pelaksanaannya sebagai bentuk langkah nyata di dalam menjawab tantangan pandemi di tahun 2021 ini, yaitu:

  1. Dana hibah pariwisata yang diperluas peruntukannya (tidak hanya untuk hotel dan restoran saja)
  2. GeNose C19 untuk destinasi wisata prioritas
  3. Prioritas pemberian Vaksin untuk pelaku pariwisata
  4. Menuntaskan permasalahan toilet bersih dengan membentuk satgas toilet Indonesia
  5. Berencana memberikan visa jangka panjang untuk wisatawan asing dengan syarat deposit 2M
  6. Mengeluarkan kebijakan travel bubble antara Indonesia dengan negara asal wisman, seperti Malaysia
  7. Menghadirkan permainan digital dengan mengadopsi Pokemon Go di desa wisata
  8. Menyiapkan paket penyelamatan pariwisata di Bali berupa stimulus senilai Rp 13,2 triliun
  9. Memberikan paket pinjaman lunak bagi para pengusaha hotel
  10. Menjadikan desa wisata menjadi destinasi digital nomad
  11. Menargetkan 32 juta pekerja parekraf di tahun 2024
  12. Menjadikan SDM pariwisata berstandar global
  13. Targetkan lapangan kerja sektor wisata naik 3-4 persen
  14. Menghadirkan wisata pendidikan di Bali
  15. Merencanakan program Free Covid Coridor (FCC) di Bali
  16. Memastikan MotoGP Mandalika siap digelar
  17. Menjaga transparansi keuangan dan anggaran
  18. Koneksi signal di DSP super kencang
  19. Menjadikan pelaku UMKM di Mandalika naik kelas
  20. Membuat program unggulan “bedakan” tentang hibah desain kemasan kuliner nusantara
  21. Melakukan program inkubasi pendampingan pelaku kriya, mode, dan kuliner
  22. Program “akselerasi”, program untuk mempercepat ekraf di DSP
  23. Menargetkan 244 desa wisata maju dan mandiri di tahun 2024
  24. Mengembangkan wisata religi di Tosora Kabupaten Wajo
  25. Menargetkan 26 desa wisata dengan sertifikasi berkelanjutan di tahun 2021

Ke-25 program di atas selain patut untuk diberikan apresiasi sebagai bentuk keseriusan pemerintah di dalam mengatasi krisis pandemi saat ini, juga tentunya memberikan ruang terbuka untuk terus diawasi, dilakukan perbaikan dan penguatan dengan menyerap masukan dari para pelaku industri pariwisata dan masyarakat untuk bersama berkolaborasi di dalam menemukan formulasi yang tepat dan cepat dalam implementasinya.

Dalam rangka mempercepat implementasi dari 25 program tersebut, penting bagi pemerintah untuk mempertimbangkan 5 quick win pemulihan pariwisata Indonesia di bawah ini:

  1. Mendorong Segera dibentuknya Komite Pemulihan Pariwisata Nasional yang tugas utamanya adalah melakukan pendampingan, pengawasan dan merumuskan langkah-langkah strategis dalam mempercepat pemulihan pariwisata.
  2. Memastikan pembentukan BUMN Pariwisata dapat secara nyata bermanfaat bagi pemulihan pariwisata
  3. Kebijakan Dana Hibah Pariwisata yang peruntukannya diperluas (tidak hanya untuk hotel dan restoran) harus dipercepat realisasinya.
  4. Terus melakukan diplomasi terkait kebijakan travel bubble dengan negara - negara tetangga Indonesia .
  5. Membentuk Rumah Kolaborasi Pariwisata di setiap 5 destinasi pariwisata prioritas, untuk menyatukan semua stakeholders baik daerah ataupun pusat guna bersatu di dalam bekerja sama mempercepat tuntasnya pengembangan di destinasi.

Pada akhirnya, Prestasi pemerintah di dalam mempercepat pemulihan pariwisata saat ini adalah sangat tergantung dari sinergi segenap komponen bangsa untuk bersatupadu menghadapinya. Dengan kata lain “Vaksin Pariwisata” itu ada pada kekuatan implementasi dan konsistensi dalam mentaati protokol kesehatan di destinasi wisata. Terus Semangat untuk Bangkitnya Pariwisata Indonesia.






Tragedi Kemanusiaan Kanjuruhan

1 hari lalu

Tragedi Kemanusiaan Kanjuruhan

Penembakan gas air mata oleh polisi yang menyebabkan tragedi Kanjuruhan harus diusut.


Kolom The Outlaw Ocean Project: Profesi Ini Paling Maut Sekaligus Paling Kejam?

4 hari lalu

Kolom The Outlaw Ocean Project: Profesi Ini Paling Maut Sekaligus Paling Kejam?

Kejahatan, kekerasan, dan perbudakan di kapal penangkap ikan terus terjadi. Bagaimana cara mencegahnya?


Ribuan Peserta BPJS Ketenagakerjaan di Ternate Terima BSU Tahun 2022 Dari Presiden

6 hari lalu

Ribuan Peserta BPJS Ketenagakerjaan di Ternate Terima BSU Tahun 2022 Dari Presiden

Program BSU ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mempertahankan daya beli pekerja dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari


Dosa Jakarta di Kasus Korupsi Lukas Enembe

9 hari lalu

Dosa Jakarta di Kasus Korupsi Lukas Enembe

Kasus korupsi Lukas Enembe menyingkap kesalahan pemerintah pusat dan daerah. Salah urus, dana otonomi khusus gagal menyejahterakan warga Papua.


Dukung Anies Baswedan jadi Presiden 2024, Fahira Idris: Agar Indonesia juga Merasakan Lompatan Kemajuan

10 hari lalu

Dukung Anies Baswedan jadi Presiden 2024, Fahira Idris: Agar Indonesia juga Merasakan Lompatan Kemajuan

Fahira Idris meyakini Anies Baswedan bisa membawa Indonesia melakukan lompatan kemajuan.


Agar Anak Terlindung dari Kejahatan Seksual

15 hari lalu

Agar Anak Terlindung dari Kejahatan Seksual

Kasus kejahatan seksual terhadap anak merajalela. Selain menegakkan aturan, kampanye dan edukasi perlu digencarkan untuk membangun kesadaran masyarakat.


Bjorka: Antara Dendam dan Ketahanan Keamanan Siber Indonesia

19 hari lalu

Bjorka: Antara Dendam dan Ketahanan Keamanan Siber Indonesia

Aksi Bjorka tentu membuat lalu lintas perbincangan publik menjadi riuh, dari ruang istana, universitas, hingga warung kopi. Bjorka berhasil memecah ombak berbagai isu kejahatan yang sedang terjadi di negara ini.


Nasehat Sederhana untuk Pemerintah, Jangan Pernah Menyusahkan Hidup Rakyat

22 hari lalu

Nasehat Sederhana untuk Pemerintah, Jangan Pernah Menyusahkan Hidup Rakyat

Cerita Revolusi Perancis, Revolusi Amerika, Revolusi Kemerdekaan, dan Revolusi lainnya, berawal dari rasa bosan dan jijik rakyat kepada kekuasaan yang sudah mulai melupakan akarnya.


Peretasan Bjorka: Kalang Kabut Atasi Kebocoran Data

22 hari lalu

Peretasan Bjorka: Kalang Kabut Atasi Kebocoran Data

Aksi peretasan Bjorka memberi pesan kelemahan sistem teknologi dan informasi pemerintah Indonesia. Darurat perlindungan data pribadi.


Di Balik "Amplop Kiai"

27 hari lalu

Di Balik "Amplop Kiai"

Sudah bukan rahasia, konflik terbuka itu merupakan buntut dari pernyataan tentang "amplop kiai" yang disampaikan Sumo saat acara Pembekalan Politik Cerdas Berintegritas di KPK beberapa waktu lalu. Protes keras terhadap Ketua Umum yang juga Meneg PPN dan Kepala Bappenas itu sudah bergulir dalam beberapa pekan terakhir.