Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

IPO Rakyat dan Saham Recehan

image-profil

Pendiri PayTren

image-gnews
Karyawan tengah melintas di depan layar pergerakan Indek Saham Gabungan di lantai Bursa, Jakarta, Jumat, 9 Oktober 2020. Indeks harga saham gabungan terpantau kembali ke zona merah dengan pelemahan 0,17 persen atau 5,4 poin ke level 5.033,74 di akhir perdagangan sesi I. Tempo/Tony Hartawan
Karyawan tengah melintas di depan layar pergerakan Indek Saham Gabungan di lantai Bursa, Jakarta, Jumat, 9 Oktober 2020. Indeks harga saham gabungan terpantau kembali ke zona merah dengan pelemahan 0,17 persen atau 5,4 poin ke level 5.033,74 di akhir perdagangan sesi I. Tempo/Tony Hartawan
Iklan

Tidak terpikir sebelumnya kalau orang-orang kecil atau pedagang-pedagang kecil bisa melantai di bursa saham. Investor kecil yang menjelma menjadi kekuatan baru atau kekuatan super giant di bursa saham. Mereka di 2021 ini mungkin angkanya bisa tembus hingga 1 juta investor ritel.

Cerita tentang IPO atau initial public offering, tentang masuk bursa saham, selama ini sepertinya hanya dimiliki para pebisnis besar, mereka yang memiliki usaha raksasa, kampiun, orang-orang kaya. Semula tidak ada celah buat orang-orang kecil bermain di sini. Pasar saham awalnya hanya dikuasai segelintir orang, yang dinominasi orang itu-itu saja. Apa yang diperdagangkan sangat jauh dari spirit kemanusiaan untuk mengangkat pebisnis kecil atau orang kecil menjadi besar atau orang lemah menjadi kuat. Perdagangan saham, ketika itu, jauh dari visi-misi mulia, yang sesungguhnya bukan sekadar urusan cuan saja. Sejatinya soal IPO ini sederhana. Ada untung, ada yang mendapat bagian atas keuntungan tersebut. Artinya semua orang bisa terlibat.

Nah, selama ini, ada juga proses engineering atas keuntungan. Sehingga misalnya, ada narasi story engineering. Sesungguhnya barangnya tidak ada. Baru akan ada. Tapi ceritanya udah dahsyat. Dibuat 1-2 barang sampel, dibuat 1-2 action buat membangun story itu menjadi nyata. Dan soal keuntungan juga dibuat sedemikian rupa, sehingga ada engineering juga, rekayasa di bidang keuangan. Dipoles, di-touchup. Dengan bahasa halusnya: dibenahin.

Di sini saya melihat ada celah, rakyat bisa ikut atau terlibat IPO. IPO Rakyat. Rakyat meng-IPO-kan dirinya sendiri. Ramai-ramai bersatu. Simpel dan nyata. Regulasi saat ini sudah sangat mendukung. Otoritas Jasa Keuangan(OJK) sudah membuka IPO untuk perusahaan-perusahaan rintisan. Dari sini nanti bermula.

Tahu Angkringan? Sebagian besar pasti mengetahui soal ini. Tahu tukang somay? tukang bubur? tukang nasi uduk? tukang nasi goreng? tukang pecel lele? tukang bakso? tukang tambel ban? warung-warung sembako kecil? dan sederet yang bukan sekadar story engineering, bukan sekedar cerita rekayasa. Mereka riil. Mereka ada. Berpuluh-puluh tahun. Mereka inilah yang kita IPO kan. Rakyat meng-IPO-kan dirinya sendiri. Rakyat ber-IPO. IPO Rakyat.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kalo satu angkringan tentu saja ceritanya kurang menarik. Tapi kalo ceritanya menyangkut sepuluh ribu angkringan? Cukup menjanjikan keuntungannya. Satu angkringan sebut saja omset hariannya Rp 1-3 juta. Ini hitungan kala masa pandemi. Artinya kalau sepuluh ribu angkringan, itu angkanya bisa Rp 3,65 triliun per tahun. Nilainya bisa saja lebih dari itu atau bisa mencapai Rp 10 triliun per tahun.

Belum lagi berderet tukang-tukang yang saya sebut tadi dan yang belum saya sebut. Mie ayam, misalnya. Jadi bisa dibayangkan dengan contoh seperti angkringan tadi size IPO seperti apa. Bisa setara dengan BUMN-BUMN raksasa. Kalau ada sepuluh entitas bisnis seperti angkringan di pasar saham tinggal dikali saja potensi keuangannya.

Belum lagi soal jumlah transaksinya. Orang yang datang ke angkringan, dengan size omset Rp 1- Rp 3 juta per hari, anggap saja mencapai 100-300 orang dengan transaksi, misalnya, masing-masing Rp 10 ribu. Artinya di angkringan tersebut ada 1 juta transaksi per hari atau 365 juta transaksi per tahun. Ini bisa dikali dengan jumlah pedagang yang ada di Indonesia. Angkanya tentu bisa menunjukkan nilai yang fantastis. Para pedagang itu bisa naik kelas kalau mereka bisa dilibatkan di pasar saham. Mereka diajak masuk ke ekosistem keuangan modern. Mulai dari cashless society. Mereka bisa memiliki bank data dan sekaligus menjadi pemilik.

Pembelinya juga begitu. Ikatan emosionalnya menjadi ikatan bisnis juga. Ada added value. Sebab pelanggan bisa memiliki saham mereka semua. Apalagi sekarang mudah membeli saham recehan. Kalo IPO perdana, ya paling sekitar 100 perak per saham. Satu lot bisa Rp 10 ribu. Tapi kalau membelinya ramai-ramai nilainya akan besar. Asli keren ini. Semua akan semangat belanja.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

6 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

20 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

21 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

21 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

22 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

28 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

47 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

56 hari lalu

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024