Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Jangan Pertaruhkan Nasib Anak

image-profil

Tempo.co

Editorial

image-gnews
Ilustrasi kegiatan belajar dari rumah.
Ilustrasi kegiatan belajar dari rumah.
Iklan

Di tengah pandemi sekalipun, pemerintah tetap berkewajiban memenuhi hak anak untuk memperoleh pendidikan yang layak. Meski begitu, pemerintah tak boleh serampangan membuka lagi sekolah berdasarkan status wabah suatu wilayah.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, Jumat lalu, mengizinkan sekolah di zona kuning wabah untuk mengadakan pembelajaran tatap muka. Sebelumnya, Kementerian Pendidikan hanya mengizinkan sekolah di zona hijau untuk dibuka secara bertahap, dengan persyaratan ketat.

Bila tidak dilaksanakan dengan ekstra-hati-hati, izin pembelajaran tatap muka berdasarkan status wilayah bisa mendatangkan malapetaka. Sebab, zona hijau, kuning, oranye, atau merah sejatinya bukanlah wilayah dengan pemisahan yang ketat. Selama pergerakan penduduk antar-zona masih bebas, anak sekolah di semua zona tetap rawan tertular Covid-19.

Izin pembelajaran tatap muka seharusnya diberikan berdasarkan kesiapan masing-masing sekolah untuk menjalankan protokol kesehatan secara ketat. Ukurannya tak melulu soal ketersediaan fasilitas pencegah penularan virus. Sekolah juga perlu memastikan semua guru, pegawai, murid, bahkan orang tua siswa tak punya riwayat interaksi yang rawan terpapar virus. Ini sesuatu yang tidak mudah, memang.

Pengakuan Menteri Nadiem bahwa pembelajaran jarak jauh selama masa pandemi kurang efektif tidaklah mengada-ada. Di pelbagai wilayah, terutama di luar kota, banyak murid yang tak memiliki gadget dan akses Internet. Tak sedikit pula guru yang tidak siap mengajar dari jarak jauh.

Pandemi memang telah membuka betapa timpangnya infrastruktur pendidikan kita. Sebelumnya, Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) pernah melansir data bahwa baru 34 persen penduduk Indonesia yang memiliki akses Internet. Survei Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia pada 2018 menyingkap kesenjangan serupa. Di Jawa, lebih dari 55,7 persen penduduk bisa mengakses Internet. Adapun di Kalimantan, baru 6,6 persen penduduk yang mempunyai akses Internet. Tapi semua fakta itu tak boleh menjadi alasan untuk memperlonggar izin pembukaan sekolah.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Ketika pagebluk masih berkecamuk, pemerintah seharusnya tak bertaruh dengan memperluas wilayah yang boleh membuka kembali sekolah. Kebijakan membuka sekolah di zona kuning, tanpa menjamin keamanannya, hanya menimbulkan kesan bahwa pemerintah sudah putus asa.

Pemerintah seharusnya berusaha lebih keras mencari jalan keluar untuk mengatasi pelbagai hambatan dalam pembelajaran daring. Misalnya, dengan memberi tunjangan dan fasilitas yang memadai untuk para guru serta semua murid yang tidak mampu. Di tengah pandemi ini, peran guru dalam menyelamatkan masa depan siswa sama pentingnya dengan peran tenaga medis dalam menyelamatkan nyawa pasiennya.

Sembari mengoptimalkan pembelajaran jarak jauh, pemerintah hendaknya mendorong keluarga sebagai tempat pendidikan utama. Pandemi Covid-19 telah memaksa orang tua untuk lebih lama berada di rumah bersama anaknya. Pemerintah perlu lebih gencar mengajak orang tua agar intensif membimbing anaknya.

Setelah wabah berlalu, pemerintah seharusnya lebih serius membangun infrastruktur pendidikan yang merata. Hanya dengan pemerataan akses pendidikan, semua anak Indonesia bisa merawat harapan akan masa depan yang lebih baik. 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

1 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

15 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

16 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

16 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

17 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

23 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

42 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

51 hari lalu

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024