Jangan Pertaruhkan Nasib Anak

Koran Tempo

Enak dibaca dan perlu.

Ilustrasi kegiatan belajar dari rumah.

Di tengah pandemi sekalipun, pemerintah tetap berkewajiban memenuhi hak anak untuk memperoleh pendidikan yang layak. Meski begitu, pemerintah tak boleh serampangan membuka lagi sekolah berdasarkan status wabah suatu wilayah.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, Jumat lalu, mengizinkan sekolah di zona kuning wabah untuk mengadakan pembelajaran tatap muka. Sebelumnya, Kementerian Pendidikan hanya mengizinkan sekolah di zona hijau untuk dibuka secara bertahap, dengan persyaratan ketat.

Bila tidak dilaksanakan dengan ekstra-hati-hati, izin pembelajaran tatap muka berdasarkan status wilayah bisa mendatangkan malapetaka. Sebab, zona hijau, kuning, oranye, atau merah sejatinya bukanlah wilayah dengan pemisahan yang ketat. Selama pergerakan penduduk antar-zona masih bebas, anak sekolah di semua zona tetap rawan tertular Covid-19.

Izin pembelajaran tatap muka seharusnya diberikan berdasarkan kesiapan masing-masing sekolah untuk menjalankan protokol kesehatan secara ketat. Ukurannya tak melulu soal ketersediaan fasilitas pencegah penularan virus. Sekolah juga perlu memastikan semua guru, pegawai, murid, bahkan orang tua siswa tak punya riwayat interaksi yang rawan terpapar virus. Ini sesuatu yang tidak mudah, memang.

Pengakuan Menteri Nadiem bahwa pembelajaran jarak jauh selama masa pandemi kurang efektif tidaklah mengada-ada. Di pelbagai wilayah, terutama di luar kota, banyak murid yang tak memiliki gadget dan akses Internet. Tak sedikit pula guru yang tidak siap mengajar dari jarak jauh.

Pandemi memang telah membuka betapa timpangnya infrastruktur pendidikan kita. Sebelumnya, Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) pernah melansir data bahwa baru 34 persen penduduk Indonesia yang memiliki akses Internet. Survei Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia pada 2018 menyingkap kesenjangan serupa. Di Jawa, lebih dari 55,7 persen penduduk bisa mengakses Internet. Adapun di Kalimantan, baru 6,6 persen penduduk yang mempunyai akses Internet. Tapi semua fakta itu tak boleh menjadi alasan untuk memperlonggar izin pembukaan sekolah.

Ketika pagebluk masih berkecamuk, pemerintah seharusnya tak bertaruh dengan memperluas wilayah yang boleh membuka kembali sekolah. Kebijakan membuka sekolah di zona kuning, tanpa menjamin keamanannya, hanya menimbulkan kesan bahwa pemerintah sudah putus asa.

Pemerintah seharusnya berusaha lebih keras mencari jalan keluar untuk mengatasi pelbagai hambatan dalam pembelajaran daring. Misalnya, dengan memberi tunjangan dan fasilitas yang memadai untuk para guru serta semua murid yang tidak mampu. Di tengah pandemi ini, peran guru dalam menyelamatkan masa depan siswa sama pentingnya dengan peran tenaga medis dalam menyelamatkan nyawa pasiennya.

Sembari mengoptimalkan pembelajaran jarak jauh, pemerintah hendaknya mendorong keluarga sebagai tempat pendidikan utama. Pandemi Covid-19 telah memaksa orang tua untuk lebih lama berada di rumah bersama anaknya. Pemerintah perlu lebih gencar mengajak orang tua agar intensif membimbing anaknya.

Setelah wabah berlalu, pemerintah seharusnya lebih serius membangun infrastruktur pendidikan yang merata. Hanya dengan pemerataan akses pendidikan, semua anak Indonesia bisa merawat harapan akan masa depan yang lebih baik. 






Bagaimana Kontestasi Politik Membentuk Kebijakan Seragam dan Aturan Pemakaian Jilbab di Sekolah Indonesia

1 hari lalu

Bagaimana Kontestasi Politik Membentuk Kebijakan Seragam dan Aturan Pemakaian Jilbab di Sekolah Indonesia

Dua dekade pasca reformasi hingga sekarang, interpretasi jilbab di lembaga pendidikan masih diwarnai kontestasi. Dunia pendidikan harus mampu membuka akses dan kesempatan untuk mengekspresikan pilihan dan kepentingan berbagai kelompok dan kelas dalam masyarakat.


Pahami Keberagaman dan Toleransi di Ruang Digital

2 hari lalu

Pahami Keberagaman dan Toleransi di Ruang Digital

Literasi digital yang baik akan mendorong pemanfaatan teknologi digital ke arah positif.


Literasi Digital Dapat Mengurangi Tindakan Cyber Bullying

2 hari lalu

Literasi Digital Dapat Mengurangi Tindakan Cyber Bullying

Cyber bullying merupakan kejadian seorang anak atau remaja diejek, dihina, diintimidasi, atau dipermalukan oleh anak atau remaja lain melalui media internet.


The Mauritanian: Buku Harian Berdarah dari Guantanamo

3 hari lalu

The Mauritanian: Buku Harian Berdarah dari Guantanamo

Sebuah pengakuan dari seseorang yang ditahan di Guantanamo selama 14 tahun tanpa tuduhan resmi. Jodie Foster memperoleh penghargaan Golden Globe untuk perannya sebagai pengacara.


Bahaya Tentara Merambah Jabatan Sipil

3 hari lalu

Bahaya Tentara Merambah Jabatan Sipil

Negeri ini memiliki pengalaman getir ketika pemerintahan dikendalikan oleh militer. Di era Orde Baru, atas nama dwifungsi, tentara tak hanya bertugas di bidang pertahanan, tapi juga merambah ke urusan sipil dan politik.


Indonesia Fasilitasi Lokakarya Identifikasi Arus Data Lintas Batas untuk Multistakeholder

8 hari lalu

Indonesia Fasilitasi Lokakarya Identifikasi Arus Data Lintas Batas untuk Multistakeholder

Indonesia Fasilitasi Lokakarya Identifikasi Langkah-langkah Penyeimbangan Kepentingan bagi Multistakeholder pada Arus Data Lintas Batas


Literasi Digital Sektor Pemerintahan di Lingkungan ASN Provinsi Jawa Tengah

8 hari lalu

Literasi Digital Sektor Pemerintahan di Lingkungan ASN Provinsi Jawa Tengah

literasi digital sektor pemerintahan untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Jawa Tengah


Mengapa Permenkominfo tentang PSE Lingkup Privat Memblokir Kebebasan Sipil

9 hari lalu

Mengapa Permenkominfo tentang PSE Lingkup Privat Memblokir Kebebasan Sipil

Permenkominfo tentang PSE Lingkup Privat tak hanya mengancam kebebasan berpendapat dan berekspresi. Apa saja kekeliruan Permenkominfo tersebut?


"Slowbalisation" Perekonomian Dunia, Apa yang Harus Kita Lakukan?

13 hari lalu

"Slowbalisation" Perekonomian Dunia, Apa yang Harus Kita Lakukan?

Apa itu "slowbalisation"? Bagi Anda yang sedang merencanakan investasi, pastikan untuk mengetahui profil risiko Anda sebelum berinvestasi.


15 hari lalu