Belum Saatnya Buka Sekolah

Koran Tempo

Enak dibaca dan perlu.

Suasana pengumpulan tugas-tugas sekolah yang dikerjakan siswa selama pembelajaran jarak jauh saat pandemi di sebuah SD di Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu, 3 Juni 2020. Sekolah di Bandung belum akan dibuka meski beberapa sektor bisnis mulai dilakukan pelonggaran. TEMPO/Prima Mulia

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan NadiemMakarim dan para kepala daerah tidak perlu terburu-buru membuka sekolah untuk kegiatan belajar-mengajar dalam waktu dekat. Tidak perlu latah dengan kampanye normal baru di sektor ekonomi, karena sektor pendidikan membutuhkan penanganan yang berbeda.

Prioritas semua pengelola sekolah seharusnya adalahkeamanan dan keselamatan siswanya. Membuka sekolah pada awal tahun ajaran baru Juli depan mungkin bisa menjawab kekhawatiran sebagian pihak soal ketertinggalan siswa mengejar kurikulum. Namun hal itu tidak menjawab ketakutan soal pencegahan penularan Covid-19 dan kesehatan siswa serta keluarganya.

Ikatan Dokter Anak Indonesia menyatakan tingkat keterpaparan dan kematian anak akibat Covid-19 di Indonesia tergolong tinggi. Sampai Mei lalu, terdapat 129 korban meninggal dari 3.324 anak yang berstatus pasien dalam perawatan. Artinya, tidak benar bahwa anak-anak kebal dari dampak terburuk infeksi virus corona.

Ketimbang terburu-buru meminta siswa kembali masuk sekolah, lebih baikpemerintah mendorong upaya mencariinovasi baru di bidang pendidikan.

Masa pandemi seperti sekarang merupakan momentum bagi guru dan sekolah untuk kembali padamisi utama pendidikan, yakni menumbuhkan budi pekerti siswa. Beban kurikulum yang berlebihan, metode pengajaran yang kurang interaktif, serta pola hubungan guru-murid yang tidak intensif dan kurang berpusat pada kebutuhan setiap siswa harus dibenahi.

Kita harus mengakui bahwa keharusan belajar dari rumah selama masa wabah initelah membuka banyak kelemahan dalam sistem pendidikan kita.Banyak sekolah gelagapan ketika harus melaksanakan proses belajar jarak jauh. Guru-guru pontang-panting mempelajari teknologi informasi untuk menyampaikan pelajaran secara digital. Kondisi semakin sulit ketikasebagianorang tua murid mengaku kewalahan ketika harus mendampingi anak-anaknya belajar di rumah.

Belum lagi tak meratanya infrastruktur Internet membuat tidak semua siswa bisa mengakses situs atau aplikasi belajar online. Kondisi ekonomi keluarga siswa yang beragam memunculkan jurang pemisah digital antara mereka yang berada dan mereka yang kurang mampu.

Semua masalah itu harus dipecahkan, bukannya dilupakan dengan secepatnya kembali membuka sekolah-sekolah. Pendidikan kita harus bertransformasi untuk menjawab tantangan masa depan. Pandemiini hanya mempercepat proses perubahan yang memang sudah seharusnya terjadi.

Kesempatan selama liburan sekolah sebulan ini bisa dimanfaatkan oleh para pemangku kepentingan di dunia pendidikan untuk merumuskan metode dan infrastruktur belajar yang lebih efektif.Jangan lagi ada guru yang gagap teknologi atau orang tua yang tak memahami tanggung jawabnya dalam pendidikan anak.

Selama pandemiini, kita banyak mendengar kisah mengharukan perihal para guru yang berjibaku agar murid-muridnya bisa tetap belajar dengan baik dari rumah. Berbagai gagasan segar dan inovatif itu harus dibakukan untuk memperbaiki kualitas pendidikan anak-anak Indonesia.

 





Tragedi Kemanusiaan Kanjuruhan

2 hari lalu

Tragedi Kemanusiaan Kanjuruhan

Penembakan gas air mata oleh polisi yang menyebabkan tragedi Kanjuruhan harus diusut.


Kolom The Outlaw Ocean Project: Profesi Ini Paling Maut Sekaligus Paling Kejam?

5 hari lalu

Kolom The Outlaw Ocean Project: Profesi Ini Paling Maut Sekaligus Paling Kejam?

Kejahatan, kekerasan, dan perbudakan di kapal penangkap ikan terus terjadi. Bagaimana cara mencegahnya?


Ribuan Peserta BPJS Ketenagakerjaan di Ternate Terima BSU Tahun 2022 Dari Presiden

6 hari lalu

Ribuan Peserta BPJS Ketenagakerjaan di Ternate Terima BSU Tahun 2022 Dari Presiden

Program BSU ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mempertahankan daya beli pekerja dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari


Dosa Jakarta di Kasus Korupsi Lukas Enembe

9 hari lalu

Dosa Jakarta di Kasus Korupsi Lukas Enembe

Kasus korupsi Lukas Enembe menyingkap kesalahan pemerintah pusat dan daerah. Salah urus, dana otonomi khusus gagal menyejahterakan warga Papua.


Dukung Anies Baswedan jadi Presiden 2024, Fahira Idris: Agar Indonesia juga Merasakan Lompatan Kemajuan

11 hari lalu

Dukung Anies Baswedan jadi Presiden 2024, Fahira Idris: Agar Indonesia juga Merasakan Lompatan Kemajuan

Fahira Idris meyakini Anies Baswedan bisa membawa Indonesia melakukan lompatan kemajuan.


Agar Anak Terlindung dari Kejahatan Seksual

15 hari lalu

Agar Anak Terlindung dari Kejahatan Seksual

Kasus kejahatan seksual terhadap anak merajalela. Selain menegakkan aturan, kampanye dan edukasi perlu digencarkan untuk membangun kesadaran masyarakat.


Bjorka: Antara Dendam dan Ketahanan Keamanan Siber Indonesia

19 hari lalu

Bjorka: Antara Dendam dan Ketahanan Keamanan Siber Indonesia

Aksi Bjorka tentu membuat lalu lintas perbincangan publik menjadi riuh, dari ruang istana, universitas, hingga warung kopi. Bjorka berhasil memecah ombak berbagai isu kejahatan yang sedang terjadi di negara ini.


Nasehat Sederhana untuk Pemerintah, Jangan Pernah Menyusahkan Hidup Rakyat

22 hari lalu

Nasehat Sederhana untuk Pemerintah, Jangan Pernah Menyusahkan Hidup Rakyat

Cerita Revolusi Perancis, Revolusi Amerika, Revolusi Kemerdekaan, dan Revolusi lainnya, berawal dari rasa bosan dan jijik rakyat kepada kekuasaan yang sudah mulai melupakan akarnya.


Peretasan Bjorka: Kalang Kabut Atasi Kebocoran Data

22 hari lalu

Peretasan Bjorka: Kalang Kabut Atasi Kebocoran Data

Aksi peretasan Bjorka memberi pesan kelemahan sistem teknologi dan informasi pemerintah Indonesia. Darurat perlindungan data pribadi.


Di Balik "Amplop Kiai"

27 hari lalu

Di Balik "Amplop Kiai"

Sudah bukan rahasia, konflik terbuka itu merupakan buntut dari pernyataan tentang "amplop kiai" yang disampaikan Sumo saat acara Pembekalan Politik Cerdas Berintegritas di KPK beberapa waktu lalu. Protes keras terhadap Ketua Umum yang juga Meneg PPN dan Kepala Bappenas itu sudah bergulir dalam beberapa pekan terakhir.