Normal Baru dan Kota Sehat


Nirwono Joga
Pusat Studi Perkotaan

Kota harus menyehatkan dan menyejahterakan semua warganya. Kota harus pula memberikan peningkatan kualitas dan kelayakan hidup untuk menaikkan harapan hidup serta memudahkan akses ke fasilitas layanan kesehatan guna mengurangi risiko kematian, termasuk ancaman dari pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), dan mengembangkan penelitian vaksinnya.

Pada prinsipnya, hal itu berarti bagaimana kota membentuk masyarakat agar hidup sehat dan panjang umur. Hal ini diindikasikan oleh /penurunan angka kematian, kesigapan penanganan penyakit menular atau pandemi, pengurangan risiko penyakit lingkungan, dan pengurangan pencemaran lingkungan, baik air, udara, suara, maupun tanah.

Lingkungan kota yang sehat berperan penting secara langsung ataupun tidak langsung dalam pembentukan warga kota yang sehat jiwa-raga. Kota harus mencerminkan apa yang disebut sebagai "kota sehat". Kondisi kota sehat adalah ketika sanitasi lingkungan permukiman harus bersih dan higienis, sehingga tidak mudah timbul wabah penyakit, seperti diare, tifus, dan demam berdarah.

Kota juga harus bersih dari sampah. Semua jenis sampah terkelola dengan baik dan tuntas. Sampah yang tidak terolah akan menjadi sumber berbagai penyakit. Kota yang bersih dari sampah membuat lingkungan, kota, dan warganya lebih sehat. Warga kota wajib mengurangi jumlah produksi sampah, memanfaatkan kembali barang bekas, dan mendaur ulang sampah.

Dalam masa normal baru, tentu aspek protokol kesehatan harus menjadi landasan penting dalam membangun kota sehat. Hak atas kota menekankan bahwa setiap warga memiliki hak dan peluang yang sama untuk mendapat penghidupan, lapangan kerja, dan jaminan layanan kesehatan yang lebih baik di kota. Setiap warga berhak mendapat manfaat dari pembangunan kota secara umum maupun dari keberadaan kota.

Sifat keterbukaan kota ini mewajibkan adanya partisipasi masyarakat kota dari semua kalangan untuk menata kota sesuai dengan aspirasi masyarakat. Di bawah protokol kesehatan, partisipasi masyarakat menjadi faktor penting keberhasilan pelaksanaan kebijakan normal baru.

Masyarakat harus menerapkan pola hidup bersih dan sehat, makan makanan sehat dan bergizi, rajin berolahraga, serta istirahat yang cukup. Mereka dibudayakan untuk belajar, bekerja, dan beribadah dari rumah serta ke luar rumah hanya jika terpaksa dan wajib menggunakan masker. Mereka juga harus selalu menjaga jarak fisik, langsung membersihkan diri setelah bepergian, dan menghindari kerumunan.

Pemerintah kota perlu memberikan sertifikat untuk tempat makan (pedagang kaki lima, warung, dan restoran) berdasarkan tingkat kebersihan dan kesehatan tempat makan, cara pengolahan, penyajian, dan pengiriman makanan, sehingga pelanggan bisa memilih tempat makan yang bersih dan higienis, baik saat makan langsung di tempat maupun memesan lewat aplikasi online.

Kebiasaan mencuci tangan dan menggunakan sarung tangan dalam penyajian makanan wajib dilakukan di tempat makan. Pedagang mencuci piring, sendok, gelas, dan perangkat masak dengan air bersih yang mengalir. Pedagang tidak membuang sisa makanan ke selokan atau tempat sampah, melainkan ke tong komposter sebagai bahan pupuk kompos.

Pemerintah harus meningkatkan kesadaran warga kota akan pentingnya aspek kebersihan dan kesehatan lingkungan hunian, dari kampung kota, real estate, rumah susun, hingga apartemen mewah. Kampanye kebersihan dilakukan secara terus-menerus untuk menghilangkan kebiasaan buruk, seperti merokok, meludah, dan buang air kecil atau besar sembarangan. Kemudian menggantinya dengan budaya sehat normal baru, seperti menyediakan kawasan bebas rokok, mengetahui tata cara baru batuk atau bersin, membangun sanitasi komunal, dan menyediakan akses air bersih di permukiman padat.

Normal baru kota sehat harus dimulai dari perencanaan lingkungan yang bersih, sehat, dan layak huni. Permukiman yang sehat adalah permukiman yang menyediakan jaringan sistem perpipaan air bersih yang memadai, sanitasi lingkungan yang sehat dan higienis, sistem pengolahan limbah berskala permukiman/kota, serta pengolahan sampah dari hulu ke hilir yang ramah lingkungan.

Pemerintah kota wajib menyediakan semua fasilitas kesehatan yang mumpuni, dari tingkat klinik kesehatan, pusat kesehatan masyarakat, rumah sakit, apotek, hingga laboratorium penelitian dan pengembangan vaksin dan obat serta teknologi medis terbaru. Fasilitas kesehatan ini akan melayani kebutuhan kesehatan jasmani dan mental masyarakat.

Kota sehat harus dapat memfasilitasi warga kota untuk tetap aktif bergerak secara fisik. Kota mempromosikan pentingnya gaya hidup sehat, rutin berolahraga, dan membiasakan berjalan kaki atau bersepeda dalam jarak dekat. Upaya perbaikan kota yang sehat dapat dimulai dari sudut pandang pejalan kaki.

United Nations Human Settlement Programme (UN Habitat) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru saja mengeluarkan buku panduan Integrating Health in Urban and Territorial Planning. Buku ini dapat menjadi rujukan semua pemangku kepentingan untuk menerapkan kota yang sehat sesuai dengan protokol kesehatan yang diselaraskan dengan kondisi tiap kota atau kabupaten di Indonesia.

Pada akhirnya, pembangunan kota sehat berorientasi pada manusia serta responsif terhadap infrastruktur gender, lanjut usia, anak-anak, dan difabel. Kota harus diarahkan menjadi lebih ramah lingkungan serta menyehatkan dan menyejahterakan warganya karena normal baru kota adalah masa depan kita.

 





Tragedi Kemanusiaan Kanjuruhan

2 hari lalu

Tragedi Kemanusiaan Kanjuruhan

Penembakan gas air mata oleh polisi yang menyebabkan tragedi Kanjuruhan harus diusut.


Kolom The Outlaw Ocean Project: Profesi Ini Paling Maut Sekaligus Paling Kejam?

4 hari lalu

Kolom The Outlaw Ocean Project: Profesi Ini Paling Maut Sekaligus Paling Kejam?

Kejahatan, kekerasan, dan perbudakan di kapal penangkap ikan terus terjadi. Bagaimana cara mencegahnya?


Ribuan Peserta BPJS Ketenagakerjaan di Ternate Terima BSU Tahun 2022 Dari Presiden

6 hari lalu

Ribuan Peserta BPJS Ketenagakerjaan di Ternate Terima BSU Tahun 2022 Dari Presiden

Program BSU ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mempertahankan daya beli pekerja dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari


Dosa Jakarta di Kasus Korupsi Lukas Enembe

9 hari lalu

Dosa Jakarta di Kasus Korupsi Lukas Enembe

Kasus korupsi Lukas Enembe menyingkap kesalahan pemerintah pusat dan daerah. Salah urus, dana otonomi khusus gagal menyejahterakan warga Papua.


Dukung Anies Baswedan jadi Presiden 2024, Fahira Idris: Agar Indonesia juga Merasakan Lompatan Kemajuan

11 hari lalu

Dukung Anies Baswedan jadi Presiden 2024, Fahira Idris: Agar Indonesia juga Merasakan Lompatan Kemajuan

Fahira Idris meyakini Anies Baswedan bisa membawa Indonesia melakukan lompatan kemajuan.


Agar Anak Terlindung dari Kejahatan Seksual

15 hari lalu

Agar Anak Terlindung dari Kejahatan Seksual

Kasus kejahatan seksual terhadap anak merajalela. Selain menegakkan aturan, kampanye dan edukasi perlu digencarkan untuk membangun kesadaran masyarakat.


Bjorka: Antara Dendam dan Ketahanan Keamanan Siber Indonesia

19 hari lalu

Bjorka: Antara Dendam dan Ketahanan Keamanan Siber Indonesia

Aksi Bjorka tentu membuat lalu lintas perbincangan publik menjadi riuh, dari ruang istana, universitas, hingga warung kopi. Bjorka berhasil memecah ombak berbagai isu kejahatan yang sedang terjadi di negara ini.


Nasehat Sederhana untuk Pemerintah, Jangan Pernah Menyusahkan Hidup Rakyat

22 hari lalu

Nasehat Sederhana untuk Pemerintah, Jangan Pernah Menyusahkan Hidup Rakyat

Cerita Revolusi Perancis, Revolusi Amerika, Revolusi Kemerdekaan, dan Revolusi lainnya, berawal dari rasa bosan dan jijik rakyat kepada kekuasaan yang sudah mulai melupakan akarnya.


Peretasan Bjorka: Kalang Kabut Atasi Kebocoran Data

22 hari lalu

Peretasan Bjorka: Kalang Kabut Atasi Kebocoran Data

Aksi peretasan Bjorka memberi pesan kelemahan sistem teknologi dan informasi pemerintah Indonesia. Darurat perlindungan data pribadi.


Di Balik "Amplop Kiai"

27 hari lalu

Di Balik "Amplop Kiai"

Sudah bukan rahasia, konflik terbuka itu merupakan buntut dari pernyataan tentang "amplop kiai" yang disampaikan Sumo saat acara Pembekalan Politik Cerdas Berintegritas di KPK beberapa waktu lalu. Protes keras terhadap Ketua Umum yang juga Meneg PPN dan Kepala Bappenas itu sudah bergulir dalam beberapa pekan terakhir.