Usut Pembobolan Data Pribadi

Koran Tempo

Enak dibaca dan perlu.

Ilustrasi Tokopedia. TEMPO/Nufus Nita Hidayati

Pembobolan 91 juta akun Tokopedia merupakan peringatan keras bagi pemerintah dan penyedia jasa layanan Internet yang mengumpulkan data pribadi masyarakat. Penegak hukum harus bergerak cepat mengusut kejahatan ini, sebelum masyarakat menanggung kerugian besar akibat lemahnya perlindungan atas data pribadi mereka.

Kejadian ini menempatkan pengguna Tokopedia sebagai calon korban kejahatan. Peretas telah membongkar semua akun e-mail, tanggal lahir, dan nomor telepon para pemilik akun. Meski pengelola Tokopedia menyatakan semua kata kunci sudah lama terenkripsi, penjahat bisa saja mengambil alih akun pribadi dan memakainya untuk menipu atau melakukan kejahatan lain. Kerugian besar, misalnya, bisa terjadi bila pembobol dapat membuka data perbankan pemilik akun.

Kejahatan ini bukan yang pertama kali terjadi. Sebanyak 13 juta akun Bukalapak juga bocor pada Maret tahun lalu. Tokopedia dan Bukalapak bergerak di platform yang sama: menyediakan lapak berinteraksi antara penjual dan pembeli berbagai kebutuhan. Sebelumnya, sejuta akun Facebook milik warga Indonesia juga bocor pada 2018.

Pemerintah tak boleh membiarkan kejadian ini menguap terbawa angin. Pasal 28G ayat 1 Undang-Undang Dasar 1945 menyebutkan setiap warga negara berhak atas perlindungan diri. Juga ada Undang-Undang Administrasi Kependudukan yang mengatur tentang perlindungan data pribadi dan pembebanan ganti rugi bagi pihak yang menyalahgunakan data tersebut. Di luar itu, masih ada regulasi dari berbagai kementerian yang mengatur soal perlindungan hak konsumen.

Di era digital ini, tiap individu menjadi "telanjang", sekali mereka dengan sadar menyerahkan data diri ke pihak lain demi mengakses berbagai aplikasi atau layanan dalam jaringan Internet. Sering kali pengguna aplikasi tidak punya pilihan selain menyerahkan data pribadi mereka ke pengelola aplikasi. Karena itu, pemerintah harus menjamin masyarakat agar tetap nyaman bertransaksi di dunia maya.

Dalam kasus mutakhir, Tokopedia boleh jadi merupakan korban peretasan, seperti halnya para pemilik akun. Tapi Tokopedia tak bisa lepas tangan begitu saja. Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik menyebutkan setiap orang bisa menggugat pihak pengelola data jika merasa dirugikan karena pelanggaran terhadap informasi pribadi. Tinggal pengadilan yang menilai apakah ada kelalaian atau tidak dalam perkara ini.

Masalahnya, bagi kebanyakan orang, pengadilan pun bukan jalan yang mudah. Karena itu, agar pembobolan tak berulang, pemerintah harus terus memperketat standar perlindungan data pribadi. Sebagai rujukan, Uni Eropa sudah menyusun General Data Protection Regulation pada 2016. Regulasi ini dengan tegas melindungi hak asasi atas data pribadi masyarakat. Perusahaan pengumpul data publik juga wajib melindungi informasi tersebut. Mereka bisa dihukum berat jika terbukti lalai atau melanggar privasi pengguna aplikasi.

Sebelum Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pribadi disetujui Dewan Perwakilan Rakyat, pemerintah harus memberi jaminan rasa aman bagi masyarakat yang biasa bertransaksi secara online. Untuk itu, lembaga penegak hukum mesti mengerahkan sumber daya terbaik mereka untuk lebih giat memburu dan menghukum berat komplotan pembobol data pribadi.






Tragedi Kemanusiaan Kanjuruhan

10 jam lalu

Tragedi Kemanusiaan Kanjuruhan

Penembakan gas air mata oleh polisi yang menyebabkan tragedi Kanjuruhan harus diusut.


Kolom The Outlaw Ocean Project: Profesi Ini Paling Maut Sekaligus Paling Kejam?

3 hari lalu

Kolom The Outlaw Ocean Project: Profesi Ini Paling Maut Sekaligus Paling Kejam?

Kejahatan, kekerasan, dan perbudakan di kapal penangkap ikan terus terjadi. Bagaimana cara mencegahnya?


Ribuan Peserta BPJS Ketenagakerjaan di Ternate Terima BSU Tahun 2022 Dari Presiden

5 hari lalu

Ribuan Peserta BPJS Ketenagakerjaan di Ternate Terima BSU Tahun 2022 Dari Presiden

Program BSU ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mempertahankan daya beli pekerja dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari


Dosa Jakarta di Kasus Korupsi Lukas Enembe

7 hari lalu

Dosa Jakarta di Kasus Korupsi Lukas Enembe

Kasus korupsi Lukas Enembe menyingkap kesalahan pemerintah pusat dan daerah. Salah urus, dana otonomi khusus gagal menyejahterakan warga Papua.


Agar Anak Terlindung dari Kejahatan Seksual

14 hari lalu

Agar Anak Terlindung dari Kejahatan Seksual

Kasus kejahatan seksual terhadap anak merajalela. Selain menegakkan aturan, kampanye dan edukasi perlu digencarkan untuk membangun kesadaran masyarakat.


Bjorka: Antara Dendam dan Ketahanan Keamanan Siber Indonesia

18 hari lalu

Bjorka: Antara Dendam dan Ketahanan Keamanan Siber Indonesia

Aksi Bjorka tentu membuat lalu lintas perbincangan publik menjadi riuh, dari ruang istana, universitas, hingga warung kopi. Bjorka berhasil memecah ombak berbagai isu kejahatan yang sedang terjadi di negara ini.


Nasehat Sederhana untuk Pemerintah, Jangan Pernah Menyusahkan Hidup Rakyat

21 hari lalu

Nasehat Sederhana untuk Pemerintah, Jangan Pernah Menyusahkan Hidup Rakyat

Cerita Revolusi Perancis, Revolusi Amerika, Revolusi Kemerdekaan, dan Revolusi lainnya, berawal dari rasa bosan dan jijik rakyat kepada kekuasaan yang sudah mulai melupakan akarnya.


Peretasan Bjorka: Kalang Kabut Atasi Kebocoran Data

21 hari lalu

Peretasan Bjorka: Kalang Kabut Atasi Kebocoran Data

Aksi peretasan Bjorka memberi pesan kelemahan sistem teknologi dan informasi pemerintah Indonesia. Darurat perlindungan data pribadi.


Di Balik "Amplop Kiai"

26 hari lalu

Di Balik "Amplop Kiai"

Sudah bukan rahasia, konflik terbuka itu merupakan buntut dari pernyataan tentang "amplop kiai" yang disampaikan Sumo saat acara Pembekalan Politik Cerdas Berintegritas di KPK beberapa waktu lalu. Protes keras terhadap Ketua Umum yang juga Meneg PPN dan Kepala Bappenas itu sudah bergulir dalam beberapa pekan terakhir.


Sebuah Hari Esok untuk Nana

27 hari lalu

Sebuah Hari Esok untuk Nana

Film terbaru karya Kamila Andini yang diangkat dari satu bab biografi ibunda Jais Darga. Sebuah puisi yang tampil dengan lirih sekaligus menyala.