Hantu Baru Cerita Lama

Oleh

Jajaran Mapolresta Malang Kota-Jawa Timur mengamankan tiga pemuda yang melakukan aksi perusakan properti dengan mencoret dinding bernada provokatif di sejumlah lokasi di Kota dan Kabupaten Malang. ANTARA

TUDUHAN polisi bahwa kelompok yang disebut sebagai "Anarko Sindikalis" berencana membuat keonaran di tengah wabah corona perlu didukung bukti kuat. Klaim bahwa kelompok itu berencana membakar dan kemudian menjarah secara serentak dan besar-besaran di kota-kota di Pulau Jawa dan kota besar lain perlulah ditelusuri kebenarannya. Tanpa dasar kuat, polisi bisa saja dinilai menciptakan hantu baru.

Sejauh ini, informasi yang dirilis polisi belum cukup meyakinkan. Aparat mendasarkan tuduhan bahwa kelompok itu berencana membuat keonaran semata dari pesan pendek dari sumber sumir. Polisi mengklaim menemukan pesan anarkistis dari telepon seluler milik lima orang yang disebut sebagai anggota kelompok "Anarko". Mereka ditangkap di Tangerang pada pertengahan April lalu. Hal ini diikuti penangkapan sejumlah "anak punk" yang dituduh sebagai anggota kelompok tersebut.

Kenyataannya, mereka hanyalah sekelompok anak muda yang jumlahnya tak seberapa. Mereka sudah pasti tak punya sumber daya memadai untuk membikin kerusuhan berskala besar. Sebagian dari mereka mungkin tampak urakan dan suka membuat grafiti di tembok-tembok jalanan. Tapi ulah mereka umumnya hanya kenakalan kecil yang lebih banyak membuat repot petugas dinas pertamanan dan Satuan Polisi Pamong Praja.

Tuduhan itu kemudian dikaitkan dengan Ravio Patra. Ia ditangkap dengan tuduhan menyebarkan ajakan keonaran dan menebarkan kebencian. Pesan "keonaran" dikirim dari akun WhatsApp peneliti kebijakan publik itu yang diduga telah diretas. Sempat dinyatakan sebagai tersangka, ia dilepaskan dengan status saksi.

Pandemi global corona menimbulkan dampak buruk pada hampir semua sektor kehidupan. Perekonomian terganggu. Banyak orang tiba-tiba kehilangan pekerjaan. Angka pengangguran meningkat. Pembatasan fisik dan sosial membuat orang-orang tak bisa berkumpul, bahkan bersama keluarga sendiri. Pemerintah juga tergagap-gagap menghadapi kejadian yang belum pernah ada presedennya ini. Keadaan ini diperparah dengan tidak cepat tibanya bantuan sosial yang dijanjikan pemerintah karena belum beresnya data.

Gejala peningkatan kejahatan memang telah muncul. Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya menyatakan, dalam sebulan terakhir, telah terjadi peningkatan 10 persen angka kriminalitas di Ibu Kota. Mayoritas pelakunya adalah residivis dan sebagian kecil pemain baru. Tentu menjadi kewajiban polisi untuk mencegah peningkatan angka kejahatan. Tak ada salahnya langkah antisipasi dilakukan dengan mengetatkan keamanan dan patroli di berbagai tempat.

Meski begitu, tuduhan bahwa ada kelompok terorganisasi berbuat anarkistis haruslah didasari bukti-bukti valid. Jangan sampai penangkapan seseorang didasari motif non-penegakan hukum, katakanlah, menunjukkan prestasi satu kesatuan sebagai bagian dari persaingan internal di lembaga tersebut.

Pada masa Orde Baru, aparat negara sering menciptakan hantu baru. Mereka menangkap seseorang tanpa bukti memadai-atau justru merekayasanya untuk menjebloskan seseorang. Sebagian lain dirampas kebebasannya bertahun-tahun tanpa pengadilan. Era kegelapan seperti itu tidak boleh terulang.






Tragedi Kemanusiaan Kanjuruhan

1 hari lalu

Tragedi Kemanusiaan Kanjuruhan

Penembakan gas air mata oleh polisi yang menyebabkan tragedi Kanjuruhan harus diusut.


Kolom The Outlaw Ocean Project: Profesi Ini Paling Maut Sekaligus Paling Kejam?

4 hari lalu

Kolom The Outlaw Ocean Project: Profesi Ini Paling Maut Sekaligus Paling Kejam?

Kejahatan, kekerasan, dan perbudakan di kapal penangkap ikan terus terjadi. Bagaimana cara mencegahnya?


Ribuan Peserta BPJS Ketenagakerjaan di Ternate Terima BSU Tahun 2022 Dari Presiden

6 hari lalu

Ribuan Peserta BPJS Ketenagakerjaan di Ternate Terima BSU Tahun 2022 Dari Presiden

Program BSU ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mempertahankan daya beli pekerja dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari


Dosa Jakarta di Kasus Korupsi Lukas Enembe

9 hari lalu

Dosa Jakarta di Kasus Korupsi Lukas Enembe

Kasus korupsi Lukas Enembe menyingkap kesalahan pemerintah pusat dan daerah. Salah urus, dana otonomi khusus gagal menyejahterakan warga Papua.


Agar Anak Terlindung dari Kejahatan Seksual

15 hari lalu

Agar Anak Terlindung dari Kejahatan Seksual

Kasus kejahatan seksual terhadap anak merajalela. Selain menegakkan aturan, kampanye dan edukasi perlu digencarkan untuk membangun kesadaran masyarakat.


Bjorka: Antara Dendam dan Ketahanan Keamanan Siber Indonesia

19 hari lalu

Bjorka: Antara Dendam dan Ketahanan Keamanan Siber Indonesia

Aksi Bjorka tentu membuat lalu lintas perbincangan publik menjadi riuh, dari ruang istana, universitas, hingga warung kopi. Bjorka berhasil memecah ombak berbagai isu kejahatan yang sedang terjadi di negara ini.


Nasehat Sederhana untuk Pemerintah, Jangan Pernah Menyusahkan Hidup Rakyat

22 hari lalu

Nasehat Sederhana untuk Pemerintah, Jangan Pernah Menyusahkan Hidup Rakyat

Cerita Revolusi Perancis, Revolusi Amerika, Revolusi Kemerdekaan, dan Revolusi lainnya, berawal dari rasa bosan dan jijik rakyat kepada kekuasaan yang sudah mulai melupakan akarnya.


Peretasan Bjorka: Kalang Kabut Atasi Kebocoran Data

22 hari lalu

Peretasan Bjorka: Kalang Kabut Atasi Kebocoran Data

Aksi peretasan Bjorka memberi pesan kelemahan sistem teknologi dan informasi pemerintah Indonesia. Darurat perlindungan data pribadi.


Di Balik "Amplop Kiai"

27 hari lalu

Di Balik "Amplop Kiai"

Sudah bukan rahasia, konflik terbuka itu merupakan buntut dari pernyataan tentang "amplop kiai" yang disampaikan Sumo saat acara Pembekalan Politik Cerdas Berintegritas di KPK beberapa waktu lalu. Protes keras terhadap Ketua Umum yang juga Meneg PPN dan Kepala Bappenas itu sudah bergulir dalam beberapa pekan terakhir.


Sebuah Hari Esok untuk Nana

28 hari lalu

Sebuah Hari Esok untuk Nana

Film terbaru karya Kamila Andini yang diangkat dari satu bab biografi ibunda Jais Darga. Sebuah puisi yang tampil dengan lirih sekaligus menyala.