Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Sia-sia Tutupi Corona

image-profil

Tempo.co

Editorial

image-gnews
Orang-orang yang memakai masker pelindung berjalan ketika mereka tiba di bandara Charles de Gaulle dekat Paris, Prancis, ketika wabah virus Corona terus berkembang, 29 Februari 2020. [REUTERS / Gonzalo Fuentes]
Orang-orang yang memakai masker pelindung berjalan ketika mereka tiba di bandara Charles de Gaulle dekat Paris, Prancis, ketika wabah virus Corona terus berkembang, 29 Februari 2020. [REUTERS / Gonzalo Fuentes]
Iklan

PERINGATAN dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pekan lalu bahwa tak boleh ada negara yang berasumsi bebas dari virus corona harus disikapi pemerintah Indonesia secara jujur dan terbuka. Pemerintah harus menjawab keraguan banyak kalangan atas klaim Indonesia bebas corona dengan langkah konkret untuk mencegah wabah akibat virus mematikan itu.

Hingga Jumat pekan lalu, pemerintah Indonesia mengklaim bahwa negeri ini masih bebas dari corona. Pemerintah bahkan menyatakan negatif hasil pemeriksaan sejumlah pasien dengan gejala mirip infeksi corona. Klaim pemerintah itu wajar dipertanyakan. Sebab, sejak pertama kali ditemukan di Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019, wabah corona telah menjalar ke 64 negara, termasuk negara tetangga, seperti Thailand, Malaysia, dan Singapura. Per 1 Maret 2020, sebanyak 86.993 orang terjangkiti corona, 2.979 jiwa di antaranya meninggal.

Dengan posisi "dikepung" oleh negara-negara tetangga yang terkena wabah corona, pemerintah Indonesia tak boleh terlalu percaya diri atas hasil uji sampel selama ini. Masalahnya, di tengah keraguan pelbagai kalangan, sejumlah pejabat malah membuat pernyataan tak logis. Menteri Kesehatan Terawan Agus Putrantoyang berlatar belakang dokter militermisalnya, mengatakan doa menjadi salah satu faktor yang membuat Indonesia menjadi negara zero case virus corona. Wakil Presiden Ma’ruf Amin belakangan juga menyatakan doa kunut efektif menangkal virus corona agar tak mampir ke Indonesia.

Indonesia tak perlu malu meniru negara lain yang menunjukkan kewaspadaan tinggi serta bertindak lebih cepat. Mereka mengontrol ketat lalu lintas manusia antarnegara dan interaksi sesama penduduk negerinya. Pemerintah Arab Saudi menolak jemaah umrah dari 23 negaratermasuk Indonesiayang mereka curigai terkena wabah corona. Pemerintah Iran juga melarang warganya salat Jumat berjemaah. Sejumlah negara bahkan melarang penduduknya berjabat tangan untuk sementara.

Ketika banyak negara membatasi pergerakan manusia, langkah pemerintah Joko Widodo membuka lebar-lebar pintu masuk wisatawan dengan berbagai insentif jelas mengundang pertanyaan besar. Ketimbang mengobral insentif dengan anggaran Rp 10,3 triliuntermasuk membayar mahal para influencer untuk mengantisipasi dampak corona melalui media sosialpemerintah seharusnya mengambil langkah nyata untuk mencegah 270 juta rakyatnya terinfeksi virus tersebut.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Di pintu masuk seperti pelabuhan dan bandara, pemerintah harus memperketat pemeriksaan terhadap mereka yang datang atau pernah singgah di 64 negara yang terkena wabah corona. Di rumah sakit, tenaga medis harus lebih proaktif memeriksa dan melaporkan pasien dengan gejala mirip infeksi corona. Pemerintah tak cukup menunggu masyarakat sukarela memeriksakan diri karena takut terjangkiti virus itu. Pemeriksaan secara berkala dengan sampel yang representatif juga harus dilakukan untuk mendeteksi penyebaran virus corona di seluruh Indonesia.

Untuk menjawab keraguan banyak pihak, juga demi meningkatkan kewaspadaan seluruh warga negara, pemerintah harus mengumumkan semua langkah pencegahan serta hasil pemeriksaan kasus corona secara transparan. Hal ini penting agar langkah Indonesia bisa ditiru atau diuji silang. Menutupi bahaya wabah corona hanyalah upaya sia-sia.

Catatan:

Ini merupakan artikel tajuk koran tempo edisi 2 maret 2020

 
Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

3 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

17 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

18 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

18 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

19 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

25 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

44 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

53 hari lalu

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024