Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Cermat Membelanjakan Dana Influencer

image-profil

Tempo.co

Editorial

image-gnews
Ilustrasi buzzer. Shutterstock
Ilustrasi buzzer. Shutterstock
Iklan

Keputusan pemerintah menggelontorkan dana sebesar Rp 72 miliar bagi para influencer mesti diawasi dengan ekstra-ketat. Sebab, banyak yang belum terang seputar pelibatan para influencer ini dalam menyokong program pemerintah, dari penunjukan hingga efektivitas kerja mereka yang tak bisa diukur secara konkret. Harus diingat bahwa setiap sen dana yang dikeluarkan dari anggaran negara harus dipertanggungjawabkan, karena itu uang rakyat.

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan dana Rp 72 miliaryang diambilkan dari APBN 2020 itu merupakan bagian dari insentif pemerintah untuk sektor pariwisata. Tujuannya adalah menangkal dampak infeksi virus coronaterhadap ekonomi domestik. Selain kepada para influencer, pemerintah menganggarkan Rp 103 miliar untuk promosi dan Rp 25 miliar di pos kegiatan pariwisata. Total dana tambahan khusus di sektor ini mencapai Rp 298 miliar. Dana itu akan dikucurkan mulai Maret mendatang.

Penggunaan influencer untuk tujuan pemasaran di dunia maya memang sudah jamak dilakukan. Mereka ini adalah para pegiat media sosial dengan pengikut sangat banyak. Kerja mereka adalah memberikan endorsement atas sesuatu, baik berupa produk maupun program, agar mempengaruhi para pengikutnya. Masalahnya, siapakah para influencer yang akan menerima gelontoran miliaran rupiah itu? Apakah para pendengung politik atau kalangan profesional yang kredibel?

Pemerintah dituntut melakukan proses yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan dalam memilih para influencer. Sebab, menggunakan influencer yang tepat bakal berdampak positif pada kampanye program. Banyak contoh para influencer di dunia bisnis, entah selebgram muda atau figur populer, sangat efektif mendongkrak penjualan produk. Publik menerima endorsement mereka karena sosok yang bersangkutan adalah idola atau panutan. Pemerintah wajib menggunakan influencer semacam ini untuk kampanye pariwisata. Hal itu bisa terwujud jika ada transparansi tender, minimal beauty contest, dalam memilih influencer.

Akan menjadi masalah serius jika program ini hanya sebagai proyek balas budi kepada para pendengung politik yang berjasa dalam pemilihan presiden lalu. Sebab, pendengung politik hadir tidak dalam wajah yang jelas di lingkungan publik. Hal ini akan menimbulkan problem etik seputar keterlibatan mereka dalam program pemerintah, sekaligus muncul keraguan akan efektivitas kerjanya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Perlunya indikator keberhasilan juga merupakan hal yang mutlak dalam program ini. Justru karena kita paham bahwa wabah virus corona telah berdampak pada perlambatan ekonomi nasional. Infeksi terhadap ekonomi itu terlihat sejak Januari 2020 ketika terjadi perlambatan penerimaan perpajakan hingga kepabeanan dan cukai. Stimulus di sektor pariwisata ini bisa ikut mendorong ekonomi sepanjang dilakukan dengan proper. Salah satunya dengan menetapkan ukuran keberhasilan bagi kerja para influencer itu.

Kalau pemerintah jitu memilih influencer, menyusun program dengan target jelas, khalayak akan tahu ini bukan sekadar program bakar duit. Kita pun bisa melihatnya sebagai kemajuan cara berpikir sesuai dengan perkembangan zaman.

Catatan:

Ini merupakan artikel tajuk koran tempo edisi 27 febuari 2020

 
Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

6 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

20 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

21 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

21 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

22 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

28 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

47 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

56 hari lalu

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024