Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Bersih Dulu, Pulang Kemudian

Oleh

image-gnews
Banyak pejuang eks ISIS, dari berbagai negara, yang meringkuk di tahanan Suriah, di antara mereka minta pulang ke negaranya. KREDIT: ITVNEWS
Banyak pejuang eks ISIS, dari berbagai negara, yang meringkuk di tahanan Suriah, di antara mereka minta pulang ke negaranya. KREDIT: ITVNEWS
Iklan

Pemerintah Indonesia mesti bersikap ekstra-hati-hati sebelum membuka pintu bagi kembalinya eks simpatisan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) beserta keluarganya. Lembaga intelijen dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme harus menyeleksi dengan saksama siapa saja dari 689 orang asal Indonesia tersebut yang dapat diterima kembali di Tanah Air. Pemulangan yang gegabah ibarat memelihara bom waktu—yang suatu saat dapat mendatangkan bencana bagi negeri ini.

Presiden Joko Widodomenegaskan tidak akan memulangkan warga negara Indonesia yang pernah menjadi kombatan ISIS karena lebih mengutamakan keselamatan rakyat. Jokowi hanya membuka peluang bagi kembalinya anak-anak dan yatim-piatu para kombatan ISIS yang berusia di bawah 10 tahun.

Bagaimanapun, pemerintah bertanggung jawab melindungi kelompok rentan seperti anak-anak dan perempuan. Mereka tak bisa dibiarkan tanpa kewarganegaraan dan perlindungan. Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia menyebutkan setiap orang berhak memiliki kewarganegaraan. Anak-anak yang dibawa orang tuanya ke Suriah atau yang lahir di sana bukanlah pelaku. Mereka korban ideologi yang salah dari orang tuanya. Anak-anak itu bisa menjadi lebih berbahaya jika dibiarkan berlama-lama tinggal di kamp pengungsi di Suriah. Lingkungan yang buruk dan keras akan mempengaruhi fisik dan psikis sehingga mereka akan makin rentan terpapar paham radikal.

Pemerintah sudah mengambil langkah tepat dengan membentuk tim khusus untuk menilai siapa saja yang layak dipulangkan. Para kombatan ISIS harus menjalani pengadilan internasional. Pemerintah Indonesia dapat bekerja sama dengan lembaga internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, untuk menyeleksinon-kombatan,termasukanak-anak dan perempuan. Seleksi perlu dilakukan karena tidak semua dari mereka berangkat ke Suriah untuk perang dan mendirikan khilafah. Ada pula yang pergi karena terpincut iming-iming ekonomi dan kehidupan yang lebih baik. Hanya mengembalikan anak-anak di bawah 10 tahun diya kini bukan kebijakan yang efektif, apalagi jika anak-anak itu masih punya kakak ataufamili yang lebih tua lainnya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Di pihak lain, kecemasan publik bahwa simpatisan ISIS yang pulang akan kembali menebar teror dapat dipahami. Apalagi taksedikit teror bom dilakukan mantan kombatan. Contoh nyata adalah bom bunuh diri di Gereja Katedral di Pulau Jolo, Filipina selatan, pada 27 Januari 2019. Menewaskan 22 orang dan melukai seratusan lainnya, pelaku bom bunuh diri itu adalah suami-istri Rullie Rian Zeke dan Ulfah Handayani Saleh. Keduanya simpatisan ISIS yang dideportasi dari Turki ketika akan masuk ke Suriah pada 2017. Anggota Jamaah Ansharud Daulah Makassar itu sempat mengikuti program rehabilitasi sekembali ke Indonesia sebelum menyusup ke Filipina.

Pemerintah, dengan demikian, harus menyiapkan seleksi ketat dan program deradikalisasi khusus anak-anak dan perempuan agar mereka tidak kembali terpapar virus terorisme sekembali mereka ke Indonesia. Tanpa kedua upaya itu, rencana mengembalikan keluarga eks kombatanISIS hendaknya dilupakan saja.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

18 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

26 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

45 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

54 hari lalu

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


1 April 2024


Hibah untuk Keberlanjutan Media yang Melayani Kepentingan Publik

26 Maret 2024

Ilustrasi perang sosial media. / Arsip Tempo: 170917986196,9867262
Hibah untuk Keberlanjutan Media yang Melayani Kepentingan Publik

Tanggung jawab negara dalam memastikan jurnalisme yang berkualitas di Tanah Air perlu ditagih.


Penjabat Bupati Banyuasin Sidak Pusat Pelayanan Terpadu Citra Grand City

12 Februari 2024

Penjabat Bupati Banyuasin Sidak Pusat Pelayanan Terpadu Citra Grand City

Hani Syopiar mengapresiasi tenaga kesehatan yang bertugas selama libur panjang.


Urgensi Kontranarasi dari Film Dokumenter "Sexy Killer" dan "Dirty Vote"

12 Februari 2024

Cuplikan film Dirty Vote. YouTube
Urgensi Kontranarasi dari Film Dokumenter "Sexy Killer" dan "Dirty Vote"

Layaknya "Sexy Killer", "Dirty Vote" layak diacungi jempol. Substansi yang dihadirkan membuka mata kita tentang kecurangan dan potensi-potensi kecurangan elektoral secara spesifik, yang boleh jadi terlewat oleh kesadaran umum kita.


PT Pegadaian Dukung Sertifikasi Halal bagi Pedangang Mie Bakso Yogyakarta

6 Februari 2024

PT Pegadaian Dukung Sertifikasi Halal bagi Pedangang Mie Bakso Yogyakarta

PT Pegadaian berkolaborasi dengan Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) serta Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Ashfa Yogyakarta untuk memfasilitasi proses sertifikasi halal.


Bagaimana Bongbong Memenangkan Pilpres Filipina

5 Februari 2024

Ferdinand
Bagaimana Bongbong Memenangkan Pilpres Filipina

Kemenangan Bongbong, nama beken dari Ferdinand Marcos Jr. sering dikaitkan dengan penggunaan media sosial seperti Tiktok, Instagram dan Facebook secara masif, selain politik gimmick nir substansi berupa joget-joget yang diperagakan Bongbong.