Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Karpet Merah Pengusaha Tambang

image-profil

Tempo.co

Editorial

image-gnews
Ilustrasi pertambangan. Shutterstock
Ilustrasi pertambangan. Shutterstock
Iklan

Langkah pemerintah menggenjot pertumbuhan ekonomi dengan mereformasi berbagai regulasi yang tumpang-tindih dan kerap kali kontradiktif satu sama lain perlu didukung. Namun upaya deregulasi semacam itu tak boleh mengabaikan asas keadilan dalam kesempatan berusaha, kepastian hukum, dan dampaknya terhadap lingkungan.

Sayangnya, kecenderungan itulah yang justru tampak dari naskah sementara rancangan omnibus law Undang-Undang Cipta Lapangan Kerja, terutama pada bagian yang memuat pengaturan di sektor pertambangan mineral dan batu bara. Undang-undang ini didesain sebagai payung untuk berbagai perubahan dalam kebijakan pertambangan selama ini. Salah satu perubahan paling mendasar yang tengah dirancang adalah penghapusan batas wilayah eksplorasi dan operasi pertambangan.

Sebelumnya, dalam Undang-Undang Mineral dan Batu Bara, luas wilayah kegiatan eksplorasi pertambangan mineral logam paling banyak 25 ribu hektare. Sedangkan luas satu wilayah untuk operasi produksi pertambangan batu bara diberikan paling banyak 15 ribu hektare. Area yang melebihi batas tersebut ditetapkan sebagai wilayah pencadangan negara untuk dikelola oleh badan usaha milik negara (BUMN).

Sekarang, rancangan omnibus law menghapus pembatasan tersebut. Ini jelas bertentangan dengan semangat undang-undang lama untuk menjaga kelangsungan cadangan mineral dan batu bara. Pembatasan juga penting untuk mencegah monopoli dan menjaga iklim persaingan usaha yang sehat.

Rancangan omnibus law juga akan memperpanjang izin operasi tanpa proses lelang dan tanpa penciutan luas lahan bagi para pengusaha tambang batu bara raksasa. Prioritas perpanjangan izin untuk perusahaan negara dan perusahaan daerah juga dihilangkan.

Kini setidaknya ada tujuh perusahaan batu bara yang izinnya akan berakhir hingga 2025. Ini termasuk PT Arutmin Indonesia dari kelompok usaha Bakrie, yang izinnya akan berakhir pada 1 November 2020. Rancangan peraturan ini juga mengubah lamanya berlaku izin usaha pertambangan yang semula maksimal 20 tahun menjadi 40 tahun, dan dapat diperpanjang 10 tahun lagi.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Bila rancangan ini kelak disahkan di Senayan, pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat jelas berniat melapangkan jalan bagi para pengusaha untuk menguras isi perut bumi Nusantara. Membiarkan perusahaan melakukan eksploitasi secara berlebihan tak hanya merusak lingkungan, tapi juga mengancam masa depan kita sendiri. Pemerintah harus belajar dari pengalaman eksploitasi minyak di masa lalu. Semua kejayaan itu kini tak bersisa. Indonesia sendiri sudah lama tak lagi menjadi negara pengekspor, malah menjadi pengimpor minyak.

Konstitusi kita menggariskan bahwa bumi, air, dan segala kekayaan di dalamnya harus digunakan sebesar-sebesarnya untuk kemakmuran rakyat, bukan demi profit segelintir pengusaha pertambangan. Perumusan omnibus law yang hanya menguntungkan sekelompok pengusaha yang berafiliasi dengan partai politik tertentu jelas menyalahi cita-cita luhur Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945.

Catatan:

Ini merupakan artikel tajuk koran tempo edisi 22 Januari 2020

 
Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

2 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

16 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

17 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

17 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

18 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

24 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

43 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

52 hari lalu

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024