Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Waspada Imbas Konflik Persia

Oleh

image-gnews
Iran menembakkan roket ke pangkalan udara Irak beberapa jam setelah pemakaman komandan militer Iran Soleimani. IRAN PRESS via Reuters
Iran menembakkan roket ke pangkalan udara Irak beberapa jam setelah pemakaman komandan militer Iran Soleimani. IRAN PRESS via Reuters
Iklan

SEBAGAI anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, Indonesia seyogianya mendorong anggota lain mengecam aksi brutal Amerika Serikat membunuh komandan Pasukan Quds, Garda Revolusi Iran, Mayor Jenderal Qasem Soleimani. Negara dengan kemampuan militer terkuat di dunia itu tak boleh sewenang-wenang menggunakan kekuatan militer dalam menyelesaikan persoalan politik di luar perang.

Soleimani tewas oleh serangan pesawat nirawak Amerika pada Jumat, 3 Januari lalu, saat menuju Bandar Udara Internasional Bagdad, Irak. Penyerangan tersebut diperintahkan langsung oleh Presiden Donald Trump, dengan alasan orang kuat Iran itu telah "membunuh atau melukai ribuan orang Amerika" serta "tengah merencanakan serangan terhadap diplomat dan militer Amerika".

Pemerintah Amerika boleh saja mengejar musuh negara itu. Namun norma-norma internasional harus dihormati. Menyerang pejabat negara lain di luar wilayah Amerika merupakan pelanggaran terhadap prinsip-prinsip hubungan internasional. Serangan yang dapat dikategorikan sebagai terorisme oleh negara itu semestinya dikutuk. Tanpa sikap tegas PBB dan masyarakat internasional, hal semacam ini akan terus berulang. Kali ini Soleimani dari Iran, kelak entah siapa dan negara apa.

Sejak peristiwa 11 September 2001, dengan alasan melindungi keselamatan warga dan kepentingannya, pemerintah Amerika tidak segan menyerang dan melanggar kedaulatan negara lain secara terbuka. Tak aneh, dalam sebuah jajak pendapat WIN/Gallup International pada 2013, dari 67 ribu responden di 65 negara, sebagian terbesar (24%) menganggap Amerika sebagai ancaman terbesar bagi perdamaian, diikuti Pakistan (8%) dan Cina (6%).

Konflik Amerika-Irak dapat berimplikasi luas, baik di Timur Tengah maupun dalam masyarakat internasional. Seperti Irak dan Afganistan, kita akan menghadapi tragedi kemanusiaan yang besar jika terjadi perang. Pembunuhan Soleimani juga ditakutkan menyemarakkan kembali terorisme. Kita tentu tidak lupa bagaimana terorisme menguat sejak 2001, merebak hingga ke negara-negara yang tak terkait dengan konflik Amerika. Indonesia bahkan berkali-kali menjadi sasaran bom bunuh diri.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Karena itu, pemerintah Presiden Joko Widodo juga harus menyiapkan langkah mitigasi di dalam negeri untuk menghadapi kemungkinan terjelek dari perselisihan Amerika-Iran. Selain masalah keamanan wilayah, perlu ada persiapan menghadapi lonjakan harga minyak. Soalnya, jika eskalasi konflik terus meningkat, para pedagang memperkirakan harga minyak mentah bisa naik hingga lebih dari US$ 100 per barel.

Harga minyak dunia sempat merangkak naik 5 persen, mencapai US$ 71,75 per barel, pasca-serangan balasan Iran terhadap basis militer Amerika di Irak pada 8 Januari lalu. Hal lebih buruk dapat terjadi kalau Iran menyabotase Selat Hormuz. Selat yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab itu merupakan jalur utama pengiriman minyak dari wilayah tersebut ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. Gangguan di perairan itu akan menghambat aliran lebih dari 20 juta barel minyaksekitar 20 persen kebutuhan minyak duniasetiap hari.

Persiapan penting lain adalah memastikan keselamatan warga dan pekerja Indonesia di Timur Tengah. Menurut data Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia, pada 2013, jumlah pekerja Indonesia di wilayah itu mencapai sekitar 1,3 juta orangsebagian besar di Arab Saudi. Saat ini tentu sudah jauh lebih banyak. Skenario pengamanan mereka, sampai pemulangan, sebaiknya dipersiapkan sejak dini.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

21 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

30 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

48 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

58 hari lalu

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


1 April 2024


Hibah untuk Keberlanjutan Media yang Melayani Kepentingan Publik

26 Maret 2024

Ilustrasi perang sosial media. / Arsip Tempo: 170917986196,9867262
Hibah untuk Keberlanjutan Media yang Melayani Kepentingan Publik

Tanggung jawab negara dalam memastikan jurnalisme yang berkualitas di Tanah Air perlu ditagih.


Penjabat Bupati Banyuasin Sidak Pusat Pelayanan Terpadu Citra Grand City

12 Februari 2024

Penjabat Bupati Banyuasin Sidak Pusat Pelayanan Terpadu Citra Grand City

Hani Syopiar mengapresiasi tenaga kesehatan yang bertugas selama libur panjang.


Urgensi Kontranarasi dari Film Dokumenter "Sexy Killer" dan "Dirty Vote"

12 Februari 2024

Cuplikan film Dirty Vote. YouTube
Urgensi Kontranarasi dari Film Dokumenter "Sexy Killer" dan "Dirty Vote"

Layaknya "Sexy Killer", "Dirty Vote" layak diacungi jempol. Substansi yang dihadirkan membuka mata kita tentang kecurangan dan potensi-potensi kecurangan elektoral secara spesifik, yang boleh jadi terlewat oleh kesadaran umum kita.


PT Pegadaian Dukung Sertifikasi Halal bagi Pedangang Mie Bakso Yogyakarta

6 Februari 2024

PT Pegadaian Dukung Sertifikasi Halal bagi Pedangang Mie Bakso Yogyakarta

PT Pegadaian berkolaborasi dengan Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) serta Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Ashfa Yogyakarta untuk memfasilitasi proses sertifikasi halal.


Bagaimana Bongbong Memenangkan Pilpres Filipina

5 Februari 2024

Ferdinand
Bagaimana Bongbong Memenangkan Pilpres Filipina

Kemenangan Bongbong, nama beken dari Ferdinand Marcos Jr. sering dikaitkan dengan penggunaan media sosial seperti Tiktok, Instagram dan Facebook secara masif, selain politik gimmick nir substansi berupa joget-joget yang diperagakan Bongbong.