Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Perlunya Transparansi Kasus Novel

image-profil

Tempo.co

Editorial

image-gnews
Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang bersama penyidik senior KPK, Novel Baswedan, membuka selubung kain kembali layar penghitung waktu sejak Novel Baswedan, diserang selama itu pula polisi gagal mengungkap pelaku, di gedung KPK Jakarta, Kamis, 19 Desember 2019. Layar penghitung waktu ini, untuk kembali mengingatkan Pimpinan KPK terpilih (2019 -2023) segera menuntaskan kasus penyiraman Air Keras terhadap Penyidik Senior KPK Novel Baswedan yang hingga 1000 hari tidak terungkap pelakunya. TEMPO/Imam Sukamto
Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang bersama penyidik senior KPK, Novel Baswedan, membuka selubung kain kembali layar penghitung waktu sejak Novel Baswedan, diserang selama itu pula polisi gagal mengungkap pelaku, di gedung KPK Jakarta, Kamis, 19 Desember 2019. Layar penghitung waktu ini, untuk kembali mengingatkan Pimpinan KPK terpilih (2019 -2023) segera menuntaskan kasus penyiraman Air Keras terhadap Penyidik Senior KPK Novel Baswedan yang hingga 1000 hari tidak terungkap pelakunya. TEMPO/Imam Sukamto
Iklan

Penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan jauh dari kata tuntas, meski polisi telah menahan dua tersangka pada 26 Desember lalu. Tanpa penjelasan yang masuk akal, langkah kepolisian itu justru memantik pertanyaan baru.

"Babak baru" ini datang hampir tiga tahun setelah peristiwa pada 11 April 2017 subuh itu. Kala itu, Novel disiram air keras oleh dua orang yang berboncengan sepeda motor. Mata penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi yang memimpin pengungkapan sejumlah perkara besar itu rusak. Ia perlu menjalani perawatan hingga satu tahun di Singapura.

Pemerintah membentuk tim pencari fakta untuk menyelidiki teror itu. Presiden Joko Widodo memberi waktu dari 8 Januari hingga 7 Juli 2019 untuk mereka. Anggotanya 65 orang, termasuk para jenderal kepolisian. Habis masa tugasnya, kepolisian lalu membuat "tim teknis" dengan dipimpin oleh Idham Azis yang kemudian menjadi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia. Tim ini pun gagal menghasilkan sesuatu.

Tiga puluh bulan lebih tak ada perkembangan, kepolisian mengumumkan dua tersangka penyerang Novel dengan inisial RB dan RM. Informasi yang dirilis polisi tak terlalu jelas. Satu versi menyebutkan mereka ditangkap. Versi lain menyatakan dua tersangka itu menyerahkan diri. Pengumuman dilakukan setelah beberapa hari sebelumnya Presiden Jokowi; Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md.; juga mantan Kepala Badan Intelijen Negara, A.M. Hendropriyono, memberikan "bocoran" bahwa polisi telah memiliki kesimpulan.

Secara normatif, semua pihak memang perlu memberi kesempatan kepada kepolisian untuk membuktikan sangkaannya. Mereka harus menyusun bukti-bukti kuat, meski para tersangka disebutkan telah mengakui perbuatannya. Seorang tersangka bahkan secara demonstratif meneriakkan "Novel pengkhianat" sebagai alasan ia tak suka terhadap mantan anggota kepolisian itu.

Pada saat yang sama, kepolisian perlu bersikap transparan untuk menjawab keraguan kalangan aktivis antikorupsi tentang penangkapan dua tersangka itu. Langkah paling mudah, kepolisian perlu menjelaskan proses penahanan mereka: ditangkap atau menyerahkan diri? Informasi awal pengakuan keduanya bisa juga diumumkan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pernyataan bahwa tersangka menyerang Novel dengan motif pribadi agak sulit diterima. Motif itu akan menghentikan perkara hanya pada tersangka. Padahal, kuat dugaan penyerangan Novel melibatkan sejumlah pihak. Sebab, berdasarkan keterangan para saksi, teror ini didahului kedatangan beberapa orang ke lokasi yang diduga sebagai bagian dari persiapan. Novel pun telah berkali-kali menerima ancaman, antara lain ketika sepeda motornya ditabrak oleh mobil berkecepatan tinggi. Tim gabungan bentukan polisi pun menyimpulkan serangan terhadap Novel berhubungan dengan pekerjaannya sebagai penyidik KPK.

Apa boleh buat, kepercayaan publik terhadap hasil penyelidikan polisi ini tidak terlalu tinggi. Salah satu penyebabnya bisa jadi penolakan pemerintah untuk membentuk tim independen pencari fakta. Sejak awal, kelompok antikorupsi mengungkapkan pentingnya pembentukan tim yang tidak hanya melibatkan kepolisian. Presiden tak kunjung memenuhi tuntutan ini.

Jelas, penangkapan dua tersangka penyerang Novel perlu diikuti penjelasan yang masuk akal dari kepolisian.

Catatan:

Ini merupakan artikel tajuk koran tempo edisi 30 Desember 2019

 
Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

6 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

20 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

21 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

21 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

22 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

28 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

47 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

56 hari lalu

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024