Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Infrastruktur dan Perekonomian Berkelanjutan

image-profil

image-gnews
Gestur Presiden Joko Widodo saat menyampaikan pidato awal masa jabatan dalam acara Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Ahad, 20 Oktober 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis
Gestur Presiden Joko Widodo saat menyampaikan pidato awal masa jabatan dalam acara Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Ahad, 20 Oktober 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis
Iklan

Nirwono Joga
Pusat Studi Perkotaan

Dalam pidato pelantikannya sebagai presiden, Joko Widodo menyampaikan lima target kerja, yakni pembangunan sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur, penyederhanaan dan pemangkasan regulasi, penyederhanaan birokrasi, dan transformasi ekonomi.

Pembangunan infrastruktur akan membuka akses ekonomi dan mengakselerasi nilai tambah perekonomian rakyat. Untuk itu, pembangunan infrastruktur harus dikembangkan menjadi koridor ekonomi. Pengembangan koridor ekonomi di sepanjang koridor jalan tol diperlukan untuk menjaga sekaligus mendorong roda ekonomi lokal, regional, nasional, hingga global agar tetap bergerak melalui investasi di daerah.

Pemerintah sebagai pemangku kebijakan dituntut harus semakin aktif dan kreatif menggaet mitra strategis dalam mengembangkan koridor ekonomi yang berkelanjutan melalui pendekatan multidimensi. Pemerintah daerah (provinsi, kota, dan kabupaten) harus segera berbenah memanfaatkan kehadiran infrastruktur. Tujuannya agar mobilitas orang dan barang menjadi lebih mudah, cepat, efisien, menghemat biaya logistik, dan memicu perkembangan ekonomi daerah.

Semakin baik konektivitas antarwilayah oleh infrastruktur jalan tol, bandar udara, dan pelabuhan, akan memperkuat basis perekonomian lokal. Hal ini mendorong titik-titik ekonomi baru sehingga pertumbuhan ekonomi di setiap wilayah terus bergerak.

Pemerintah daerah didorong untuk mengintegrasikan pengembangan kawasan industri, pelabuhan, bandar udara, properti hunian komersial, hingga destinasi wisata agar manfaat penyatuan jalan tol maksimal. Semua kota/kabupaten yang dilintasi jalan tol diharapkan dapat memetik keuntungan ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup.

Kehadiran infrastruktur jalan tol mengakibatkan perubahan tata guna lahan dan peruntukan ruang di sepanjang jalan tol. Pemerintah kota dan kabupaten harus siap dan sigap memaksimalkan potensi daerah untuk memetik manfaat pertumbuhan ekonomi lokal, meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat, menjaga kelestarian lingkungan hidup, dan melakukan restrukturisasi tata ruang wilayah.

Pemerintah provinsi, kota, dan kabupaten harus segera mengevaluasi, menyelaraskan, dan jika perlu merevisi rencana tata ruang dan wilayah serta menyiapkan (jika belum ada) rencana detail tata ruang dan peraturan zonasi, rencana tata bangunan dan lingkungan, serta panduan rancang kota/kawasan perkotaan.

Koordinasi dimulai dari pemerintah pusat, provinsi, hingga kota/kabupaten dengan komunikasi yang intensif dan efektif untuk berkolaborasi dan bersinergi mengintegrasikan dan mengoptimalkan kehadiran infrastruktur terhadap keberlanjutan pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Optimalkan kehadiran infrastruktur jalan tol sebagai prasarana angkutan orang, barang, dan logistik ekonomi, sehingga pergerakan barang dari sentra produksi ke pasar menjadi lancar. Biaya logistik bisa ditekan, pemasaran produk lokal dapat ditingkatkan, dan investor luar ditarik untuk berinvestasi di daerah, sehingga mendorong perekonomian lokal dan memunculkan pusat pertumbuhan ekonomi baru secara merata.

Pemerintah daerah harus proaktif menyelaraskan strategi pembangunan dan inovasi daerah serta melihat peluang baru untuk meningkatkan perekonomian daerah. Mereka dapat mengoptimalkan tempat-tempat rehat sebagai motor penggerak ekonomi bagi masyarakat di sepanjang koridor jalan tol. Tempat rehat menjadi etalase ajang promosi brand produk lokal, potensi destinasi wisata unggulan, serta informasi investasi kegiatan pembangunan daerah.

Dari sisi pariwisata, jalan tol akan mendorong berkembangnya arus wisatawan domestik dan mancanegara karena waktu tempuh menjadi cepat. Pemerintah daerah bertugas membenahi infrastruktur jalan menuju kawasan destinasi wisata di setiap daerah. Konsepnya tematik dan beragam, seperti destinasi wisata alam, seni-budaya, pusaka, ekonomi kreatif, kuliner, dan religi, sehingga industri pariwisata lokal menjadi hidup dan berkelanjutan.

Pemerintah daerah didorong untuk mengendalikan tata guna lahan dan peruntukan lahan di sepanjang koridor jalan tol. Kawasan hijau berupa sawah, perkebunan, atau hutan beserta kebudayaan masyarakat adat setempat harus dijaga ketat, dikonservasi sebagai pusaka lanskap.

Jalan tol yang melintasi kawasan hijau akan tetap mempertahankan kawasan hijau di dalam dan luar ruang milik jalan tol. Pemerintah pusat harus membangun kerja sama dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan organisasi/komunitas masyarakat lokal untuk menjaga kelestarian alam.

Kehadiran infrastruktur jalan tol diharapkan dapat mewujudkan pemerataan hasil pembangunan, menumbuhkan ekonomi lokal yang inklusif, mewujudkan keadilan sosial masyarakat, dan tetap menjaga kelestarian lingkungan hidup. Ketersediaan infrastruktur yang berkualitas akan membuka peluang bisnis baru dan menciptakan aktivitas ekonomi baru. Aktivitas ekonomi dunia usaha akan berdampak pada penciptaan lapangan kerja yang memberikan penghasilan berkelanjutan bagi masyarakat.

Infrastruktur yang berkelanjutan diyakini akan menciptakan perekonomian yang berkelanjutan.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

4 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

18 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

19 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

19 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

20 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

26 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

45 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

54 hari lalu

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024