Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Pekerjaan Rumah Kepala Polri Baru

image-profil

Tempo.co

Editorial

image-gnews
Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Aziz meninjau aksi unjuk rasa pengemudi ojek online di depan gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, 23 April 2018. TEMPO/Fakhri Hermansyah
Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Aziz meninjau aksi unjuk rasa pengemudi ojek online di depan gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, 23 April 2018. TEMPO/Fakhri Hermansyah
Iklan

Langkah Presiden Joko Widodo menyodorkan Komisaris Jenderal Idham Azis sebagai calon tunggal Kepala Kepolisian RI cukup mencengangkan. Bukan cuma tak memiliki prestasi yang menonjol, ia juga akan memasuki masa pensiun sekitar 15 bulan lagi. Dengan masa tugas yang pendek, Idham akan sulit melakukan banyak perubahan.

Ketika menjabat Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, Idham tidak menunjukkan gebrakan yang luar biasa. Pencalonannya bisa dibilang merupakan antitesis dari pengangkatan Tito Karnavian sebagai Kepala Polri pada 2016, yang dianggap mewakili generasi muda kepolisian. Kala itu, Tito yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme harus melangkahi empat angkatan di atasnya untuk menggantikan Jenderal Badrodin Haiti.

Prestasi dan kapabilitas Tito pun tidak diragukan. Ia berpengalaman menangani terorisme saat menjadi Kepala Detasemen Khusus 88 Antiteror. Ia juga pernah mengurus banyak kasus di Papua ketika menjadi kepala kepolisian daerah di sana pada 2012-2014.

Keputusan Jokowi memilih Tito saat itu dinilai cukup positif demi menuntaskan reformasi Polri. Pemerintah menginginkan perubahan yang menyeluruh dan konkret, seperti pembenahan sistem perekrutan, pemangkasan pelayanan publik yang berbelit-belit, penghapusan pungutan liar, serta pemberantasan mafia hukum. Pembenahan besar-besaran itu membutuhkan waktu yang tidak singkat.

Tugas itu sebetulnya belum rampung. Kepolisian di bawah Tito bahkan cenderung banyak menggunakan pendekatan represif. Ia juga meninggalkan urusan besar, yakni kasus penyiraman terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kini, Jokowi menugaskan Idham untuk menyelesaikan semua pekerjaan rumah itu. Jika pencalonan ini direstui oleh Dewan Perwakilan Rakyat, Idham perlu segera membuktikan bahwa ia memang layak menempati jabatan yang penting itu. Ia harus menuntaskan reformasi di kepolisian, menghilangkan friksi antarkelompok, dan menuntaskan urusan penting, seperti kasus Novel.

Tantangan lain Kepala Polri yang baru adalah menghilangkan pendekatan yang semakin represif dalam menangani unjuk rasa. Menurut Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, jumlah kasus kekerasan yang melibatkan polisi mencapai 643 kasus dalam setahun terakhir. Angka itu belum termasuk tindakan represif dalam penanganan unjuk rasa mahasiswa pada September lalu. Demo itu menyebabkan dua mahasiswa meninggal di Kendari. Adapun di Jakarta, tiga pendemo meninggal. Semua kasus itu semestinya diusut hingga tuntas dan pelakunya diadili.

Kepolisian RI seharusnya benar-benar melaksanakan semboyan Tribrata: melayani, melindungi, mengayomi masyarakat. Citra yang muncul sekarang, kepolisian lebih banyak melindungi kepentingan pemerintah, elite politik, atau pengusaha ketimbang mengayomi masyarakat. Persepsi buruk ini hanya bisa dihapus jika Kepala Polri yang baru sanggup melakukan reformasi menyeluruh, termasuk menegakkan profesionalisme di kepolisian.

 
Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

2 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

15 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

16 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

17 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

18 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

24 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

42 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

52 hari lalu

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024