Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Jangan Tambah Jalan Tol Lagi

image-profil

Tempo.co

Editorial

image-gnews
Kendaraan melintas di jalan Tol fungsional Cinere - Jagorawi seksi II di kawasan Beji, Depok, 3 Juni 2019. Guna untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2019, Tol Cijago seksi II yang menghubungkan jalan raya Bogor - Kukusan dioperasikan  fungsional mulai 3 Juni hingga 10 Juni 2019 secara gratis. TEMPO/M Taufan Rengganis
Kendaraan melintas di jalan Tol fungsional Cinere - Jagorawi seksi II di kawasan Beji, Depok, 3 Juni 2019. Guna untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2019, Tol Cijago seksi II yang menghubungkan jalan raya Bogor - Kukusan dioperasikan fungsional mulai 3 Juni hingga 10 Juni 2019 secara gratis. TEMPO/M Taufan Rengganis
Iklan

Ibarat tambah air, tambah sagu, rencana pembangunan jalan tol baru Wiyoto Wiyono Harbour Road II tak akan menyelesaikan masalah transportasi di Jakarta. Jalan tol itu dibangun oleh PT Citra Marga Nusaphala Persada dan syukuran atas proyek ini telah dilakukan pada 4 Oktober lalu.

Seberapa pun panjang jalan tol yang akan dibangun tak akan cukup menampung mobil-mobil baru yang membanjiri aspal. Kemacetan selalu akan terjadi selama kebutuhan akan mobil baru tidak disetop. Akibatnya, harapan bahwa jalan tol baru itu akan memperlancar angkutan barang ke pelabuhan juga tak tergapai.

Pembangunan jalan tol hanya menguntungkan pemilik mobil pribadi dan menambah beban lalu lintas dalam kota. Jalan itu malah akan meningkatkan pergerakan mobil masuk ke kota. Makin banyak mobil yang bergerak, makin tinggi tingkat polusinya. Udara Jakarta yang sudah tidak sehat ini akan bertambah buruk lagi.

Pemerintah harus kembali pada kebijakan transportasi yang bermanfaat bagi sebanyak mungkin orang, lingkungan, dan masa depan kota. Solusinya adalah memperbanyak sarana transportasi umum, seperti bus dan kereta listrik. Bila angkutan umum yang layak tersedia, masyarakat dengan sendirinya akan beralih ke layanan itu dan memarkir kendaraannya di garasi.

Keuntungan nyata dari transportasi umum adalah lebih ramah lingkungan karena mengangkut lebih banyak orang dengan konsumsi energi dan polusi yang lebih rendah. Menurut laporan International Association of Public Transport 2014, berdasarkan per penumpang per kilometer, transportasi umum empat kali lebih efisien dalam hal emisi karbon dioksida dibanding kendaraan pribadi. Selain itu, peningkatan 5 kilometer per jam kecepatan bus umum di jalur sibuk dapat mengurangi konsumsi energi dan menurunkan 20 persen emisi gas rumah kaca.

Transportasi umum juga akan meningkatkan efisiensi ekonomi secara signifikan. Transportasi umum yang cepat dan tepat waktu merupakan "subsidi" yang sesungguhnya bagi masyarakat. Ongkos bertransaksi di semua bidang menjadi lebih murah dan roda perekonomian berputar lebih kencang karena penggunaan waktu yang efisien.

Transportasi umum juga memperbaiki kualitas hidup rakyat. Semakin banyak transportasi umum, semakin besar upaya untuk menurunkan risiko kesehatan lingkungan yang diperkirakan telah menyebabkan 3,7 juta kematian prematur di seluruh dunia pada 2012.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kesehatan jiwa juga akan jauh lebih baik. Transportasi umum yang cepat, aman, bersih, dan nyaman akan menurunkan stres para pekerja. Para pelaju setiap hari bisa sampai di rumah lebih cepat. Mereka akan punya lebih banyak waktu bersama keluarga setelah bekerja seharian. Dengan kata lain, kualitas hidup keluarga akan menjadi lebih baik.

Pemerintah sebaiknya lebih berfokus pada pembangunan moda transportasi umum yang terintegrasi, memperbanyak unitnya, dan memperluas jalurnya. Kini, bahkan banyak negara mengintegrasikannya pula dengan jalur angkutan alternatif, seperti sepeda. Singapura, misalnya, melengkapi jaringan transportasi umumnya dengan pembangunan 200 kilometer trotoar beratap dan 700 kilometer jalur sepeda hingga 2030.

Pemerintah harus menghentikan konsesi jalan tol hasil kongkalikong lama yang cuma menambah panjang jalan dan kendaraan. Pemerintah harus memihak rakyat dengan membangun angkutan umum yang modern, murah, dan ramah lingkungan.

Catatan:

Ini merupakan artikel tajuk koran tempo edisi 15 Oktober 2019

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

11 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

25 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

26 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

26 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

27 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

33 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

51 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

24 April 2024

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024