Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Merawat Sistem Verifikasi Legalitas Kayu

image-profil

image-gnews
Ilustrasi menebang pohon. youtube.com
Ilustrasi menebang pohon. youtube.com
Iklan

Diah Y. Suradiredja
Mantan Ketua Harian Dewan Kehutanan Nasional

Masyarakat, terutama pemerhati lingkungan, dikagetkan dengan pernyataan Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution yang mengungkapkan bahwa beberapa pengusaha mebel kayu dan rotan mengusulkan agar Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) tidak diberlakukan untuk produk yang akan diekspor ke negara yang tidak meminta verifikasi. Bila diterapkan, kebijakan itu mengabaikan perjuangan Indonesia untuk keluar dari stigma sebagai negara yang buruk dalam pengelolaan sumber daya hutan, negara yang tidak peduli terhadap kelestarian hutan, dan ramai dengan pembalakan liar. Hal ini berdampak pada terjadinya "boikot" terhadap produk-produk perkayuan yang diperdagangkan di dunia.

SVLK dilahirkan sebagai sebuah sistem yang memastikan penjaminan legalitas kayu Indonesia yang dikelola dari hutan lestari. Peraturan Menteri Kehutanan No. P.38/Menhut-II/2009 tentang SVLK didasari tiga prinsip: tata kelola, keterwakilan, dan keterbukaan.

Tidak benar bahwa SVLK adalah "pesanan asing". Sejak awal, SVLK adalah pendekatan untuk menegakkan tata kelola kehutanan yang baik, yang dibangun di tengah-tengah kerisauan akan buruknya sistem tata usaha kayu yang berasal dari kawasan hutan negara di pasar kayu, baik yang berorientasi ekspor maupun domestik.

SVLK diciptakan untuk mengatasi masalah tata usaha kayu yang buruk. Empat ranah yang parah dan hendak dibenahi adalah (1) proses dan dokumen perizinan, (2) koordinasi dan hubungan kelembagaan terkait dengan data rekonsiliasi kayu dari pembalakan liar hingga pajak negara, (3) mekanisme gugatan sebagai instrumen tanggung-gugat dalam sistem yang terpadu, serta (4) transparansi data dan informasi sektor kehutanan, perdagangan, perindustrian, dan bea cukai. Untuk menjamin independensi dan akuntabilitas, verifikasi dilakukan oleh lembaga independen, yaitu Lembaga Verifikasi Legalitas Kayu, yang terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional.

Lembaga swadaya masyarakat di bidang kehutanan dan masyarakat yang berdomisili di sekitar lokasi unit manajemen yang diverifikasi menjadi lembaga pemantau independen. Mereka dapat mengajukan keberatan kepada pihak-pihak yang ditunjuk dalam penyelesaian keberatan.

Dari keseluruhan rantai pasok, industri kecil dan menengah berperan penting, terutama industri skala rumah tangga yang banyak terdapat di beberapa sentra produksi, seperti Jepara dan Yogyakarta. SVLK melindungi kepastian berusaha mereka. Sistem ini memaksa pemerintah daerah memberikan pelayanan yang cepat dan mudah dalam proses perizinan usaha kecil. Mereka "jemput bola" melalui Klinik SVLK agar terlepas dari jeratan mafia izin yang lama melekat pada jaringan tata niaga usaha mebel dan kayu. Bahkan pemerintah mempermudah dengan kebijakan deklarasi kesesuaian pemasok (DKP) yang meringankan industri kecil memenuhi SVLK dan bisa mengekspor menggunakan dokumen DKP.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dalam kurun waktu 10 tahun, SVLK telah meningkatkan daya saing produk dari sisi legalitas sehingga dapat memenuhi tuntutan legalitas di pasar. SVLK diposisikan sebagai "merek nasional" produk perkayuan Indonesia. Dengan SVLK, produk perkayuan Indonesia menempati posisi baru sebagai produk legal yang diproduksi dari hutan yang dikelola secara lestari. Ini membuat produk perkayuan Indonesia dapat memasuki pasar-pasar yang mensyaratkan legalitas tanpa perlu uji kelayakan lagi.

SVLK telah mendapat pengakuan dari dua pasar yang mensyaratkan legalitas, yaitu Australia dan Uni Eropa. Sampai saat ini, Indonesia merupakan satu-satunya negara yang sudah memperoleh lisensi Forest Law Enforcement Governance and Trade dari Uni Eropa di antara 15 negara yang mengikat perjanjian dalam konteks Voluntary Partnership Agreement untuk mendapatkan lisensi tersebut.

Ekspor industri mebel Indonesia terus memperlihatkan tren peningkatan. Data Kementerian Perindustrian menunjukkan, pada 2016, nilai ekspornya US$ 1,60 miliar, naik menjadi US$ 1,63 miliar pada 2017, dan terus naik menjadi US$ 1,69 miliar pada 2018. Ekspor mebel pada 2019 diprediksi tumbuh pada kisaran 10-15 persen. Pertumbuhan itu salah satunya disebabkan oleh meningkatnya permintaan pasar Amerika seiring dengan bergulirnya perang dagang.

Usulan pelaku usaha mebel kayu dan rotan untuk menghapus SVLK pada industri kecil dan menengah serta tidak diberlakukan bagi produk yang diekspor ke negara yang tidak memberlakukan verifikasi kayu sangatlah tidak tepat.

Perizinan itu mereka anggap sebagai kendala. Persoalan tersebut sebenarnya terjadi hanya kepada beberapa pelaku usaha yang sejak awal tidak sepenuhnya berusaha di produk-produk berbasis kayu. Spekulan dan broker ekspor sangat sulit terakomodasi dalam sistem SVLK.

Dalam kurun 10 tahun, hambatan implementasi SVLK, terutama bagi bisnis kecil dan menengah yang berkaitan dengan pemenuhan standar legalitas dan biaya sertifikasi, sepatutnya diatasi melalui bantuan pendampingan dan pembiayaan sertifikasi oleh pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya sebagaimana yang telah bergulir selama ini.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

3 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

17 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

18 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

18 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

19 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

25 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

44 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

53 hari lalu

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024