Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Jejak Insentif Pajak

image-profil

image-gnews
Jejak Insentif Pajak
Jejak Insentif Pajak
Iklan

Irwan Wisanggeni
Mahasiswa Program Doktoral Akuntansi Universitas Trisakti

Instrumen insentif pajak merupakan hal yang penting dalam menstimulus perekonomian, khususnya laju investasi. Walaupun insentif pajak bukan faktor utama dalam penentuan pengambilan keputusan para investor, insentif pajak dapat meningkatkan portofolio di mata investor.

Manfaat insentif pajak dapat diringkas menjadi dua. Pertama, jika dirancang dengan tepat dan terstruktur serta disesuaikan dengan target yang tepat, insentif pajak dapat memberikan kontribusi yang maksimal terhadap perekonomian dan aktivitas sosial. Dalam kajian ekonomi, kontribusi yang diberikan oleh insentif pajak biasanya berupa peningkatan volume investasi. Dalam kajian sosial, hal itu diwujudkan dalam bentuk perubahan sosial di masyarakat. Kedua, jumlah investasi atau dana yang mengalir ke sektor tertentu berperan dalam memompa kapasitas produksi, pertumbuhan ekonomi, dan mengkatrol daya saing.

Berangkat dari ruang ini, saya mencoba mengurai insentif pajak apa yang sudah dilakukan pemerintah dan yang akan dibuat oleh pemerintah pada 2018, 2019, juga tahun-tahun ke depan. Misalnya, pada 2018, pemerintah memberikan tax holiday yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 35 Tahun 2018 tentang Pemberian Fasilitas Pengurangan Pajak Penghasilan Badan dan tax allowance yang diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 9 Tahun 2016 tentang Perubahan PP Nomor 18 Tahun 2015 tentang Fasilitas Pajak Penghasilan untuk Penanaman Modal di Bidang-bidang Usaha Tertentu di Daerah-daerah Tertentu.

Tax holiday yang ditawarkan berupa pengurangan PPh badan hingga 100 persen untuk waktu tertentu bagi investor yang menanamkan modalnya dalam jumlah tertentu pada industri pionir. Adapun tax allowance berupa pemberian fasilitas PPh bagi investor yang menanamkan modalnya pada bidang-bidang usaha tertentu dan daerah-daerah tertentu.

Pemerintah juga memberikan keringanan pajak untuk sektor industri usaha kecil dan menengah (UKM), dari tarif 1 persen menjadi 0,5 persen dari omzet. Hal ini dituangkan dalam beleid PP 23 Tahun 2018. Tujuannya jelas, yakni agar UKM efisien dalam membayar pajak sehingga mereka dapat bertahan dalam persaingan pasar.

Pada 2019, pemerintah juga membuat terobosan untuk merangsang ekspor, terutama ekspor jasa. Selama ini, pajak pertambahan nilai (PPN) atas ekspor jasa sebesar nol persen, tapi dibatasi hanya untuk ekspor jasa maklon, perbaikan, perawatan, dan konstruksi.

Pada tahun ini pula jenis ekspor jasa atas PPN yang sebesar nol persen diperluas dengan memasukkan sejumlah jenis jasa lain, seperti jasa teknologi dan informasi; penelitian dan pengembangan; serta penyelenggaraan satelit atau komunikasi/konektivitas data. Semua tertuang dalam PMK No. 32 Tahun 2019.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Tujuan stimulus pajak ini adalah mendorong agar ekspor jasa meningkat secara signifikan, mengingat ekonomi nasional membutuhkan devisa-saat ini neraca ekspor kita negatif-yang salah satunya didapat dari kegiatan ekspor jasa.

Bahkan, dalam waktu dekat, pemerintah akan memberikan pengurang 200 persen bagi perusahaan yang mau berinvestasi di bidang pendidikan, pelatihan kerja, serta kegiatan penelitian dan pengembangan. Hal ini pasti bertujuan menggenjot pendidikan dan penelitian nasional.

Upaya lain adalah amnesti pajak jilid dua. Wacana ini dikemukakan baru-baru ini oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di kantor Kamar Dagang dan Industri. Penyebabnya, banyak pengusaha yang menyesal tidak memanfaatkan program amnesti pajak pada 2016. Alasan lain adalah program amnesti pajak terdahulu kurang persiapan dan partisipasi masyarakat sangat rendah. Peserta amnesti pajak pada 2016 hanya 972.530 wajib pajak, sedangkan jumlah wajib pajak sekitar 36 juta. Artinya, hanya lebih-kurang 2,7 persen wajib pajak yang mengikuti amnesti pajak.

Memperbaiki iklim ekonomi nasional merupakan tujuan utama semua program insentif pajak dan amnesti pajak. Kondisi ekonomi nasional saat ini memang sedang "lesu". Hal ini dapat dilihat dari angka pertumbuhan ekonomi pada 2019 yang berada di level 5,05 persen, sedangkan pada kuartal yang sama tahun lalu tingkat pertumbuhan ekonomi mencapai 5,27 persen.

Memperbaiki perekonomian dengan insentif pajak senada dengan pendapat Guru Besar Perpajakan Universitas Indonesia, Gunadi, dalam bukunya, Panduan Komprehensif Pajak Penghasilan. Beliau menyatakan insentif pajak akan menciptakan beban pajak yang rendah dibanding negara sekawasan sehingga dapat menarik investor domestik dan asing untuk menanam modal. Hal ini akan meningkatkan produksi nasional dan memberikan penghasilan pada masyarakat, yang akhirnya menaikkan produk domestik bruto dan kesejahteraan masyarakat.

Atas dasar pendapat tersebut, saya sangat berharap semua program Insentif pajak dapat terus bertambah dan berjalan sesuai dengan yang diharapkan sehingga membawa kemaslahatan bagi perekonomian nasional.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

4 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

18 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

19 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

19 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

20 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

26 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

44 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

54 hari lalu

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024