Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Listrik Bukan Logistik Politik

image-profil

Tempo.co

Editorial

image-gnews
Mati Lampu Massal Listrik Padam
Mati Lampu Massal Listrik Padam
Iklan

Padamnya listrik di hampir separuh Pulau Jawa pada Ahad lalu menunjukkan betapa tidak siapnya manajemen PT PLN (Persero) menghadapi situasi darurat. Tak hanya gagal mengatasi masalah dengan sigap, selama seharian, manajemen PLN gelagapan menjelaskan mengapa listrik mati total hampir 8 jam di Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten itu.

Direksi PLN akhirnya menjelaskan bahwa krisis terjadi lantaran sistem transmisi listrik bagian timur dan barat Pulau Jawa terputus. Pemicunya adalah gangguan jaringan sirkuit Ungaran-Pemalang, Jawa Tengah, yang segera merembet ke sirkuit lainnya. Kurang meyakinkan, penjelasan yang terlambat itu tak bisa memulihkan reputasi PLN yang rontok dalam hitungan jam.

Sebagai perusahaan negara dengan aset sekitar Rp 1.302 triliun, PLN seharusnya memiliki sistem mitigasi yang komprehensif untuk menanggulangi situasi krisis. Apalagi, yang dikelola PLN adalah energi listrik yang merupakan energi primer, sekaligus "darah" yang menggerakkan perekonomian negara. Setiap kali layanan PLN terganggu, efeknya adalah rantai kekacauan yang panjang.

Permintaan maaf berulang dari direksi PLN tidaklah cukup. Konsumen PLN berhak memperoleh kepastian kapan gangguan itu akan teratasi. Lebih dari kepantasan dalam relasi produsen-konsumen, ada konsekuensi hukum seperti diatur dalam Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan. Pasal 29 undang-undang itu menyebutkan konsumen berhak mendapat tenaga listrik secara terus-menerus dengan mutu dan keadaan yang baik. Apabila terjadi pemadaman akibat kesalahan penyedia tenaga listrik, konsumen berhak mendapat ganti rugi. Bila selama ini PLN tegas memutus aliran listrik konsumen yang menunggak, tak berlebihan bila konsumen kini menuntut balik PLN.

Memulihkan dengan segera pasokan listrik, seperti yang diminta Presiden Joko Widodo, merupakan tanggung jawab jangka pendek PLN. Lebih penting lagi, dalam jangka panjang, gangguan yang tak terkontrol seperti kali ini jangan terulang. Untuk itu, perlu pembenahan radikal dalam manajemen PLN.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Ketidaksiapan PLN menghadapi situasi darurat tak bisa dipisahkan dari karut-marutnya manajemen perusahaan pelat merah ini. PLN merupakan perusahaan negara yang direkturnya paling banyak terjerat kasus korupsi. Terakhir, PLN kehilangan direktur utamanya setelah Komisi Pemberantasan Korupsi menahan Sofyan Basir pada Mei lalu.

Bukan rahasia lagi, selama ini jabatan direksi PLN kerap diisi orang-orang yang diangkat karena pertimbangan politis, bukan karena rekam jejak profesionalnya. Pada setiap periode pemerintahan, partai yang berkuasa pun kerap menjadikan PLN sebagai sapi perah. Intervensi yang hampir menjadi tradisi itu harus segera diakhiri.

Pada periode kedua jabatannya, Presiden Joko Widodo mesti membuktikan bahwa energi listrik bukanlah logistik politik. Karena itu, dalam pengisian jabatan direksi PLN, kepentingan politik praktis harus dijauhi. Direksi PLN semestinya diisi orang yang ahli, profesional, tidak korup, serta tidak membebek pada kepentingan politik jangka pendek.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

10 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

24 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

25 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

25 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

26 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

32 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

50 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

24 April 2024

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024