Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Merajalelanya Korupsi Kepala Daerah

image-profil

Tempo.co

Editorial

image-gnews
Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun. Dok.TEMPO/Aditia Noviansyah
Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun. Dok.TEMPO/Aditia Noviansyah
Iklan

Kendati sudah berkali-kali Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap kepala daerah, ternyata mereka tidak kapok menggarong uang rakyat atau menerima suap. Kita perlu berupaya lebih serius dan sistematis guna memerangi kejahatan keji ini.

Skandal suap Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun merupakan contoh paling anyar. Politikus Partai Nasional Demokrat ini dicokok KPK lewat operasi tangkap tangan karena diduga menerima suap dalam kaitan dengan izin lokasi proyek reklamasi di provinsi tersebut. Dalam penangkapan itu KPK menyita uang uang Sin$ 6.000 yang diduga sebagai pelicin izin megaproyek reklamasi pantai yang menelan anggaran ratusan miliar rupiah.

Ironisnya, sekitar dua pekan sebelumnya, Ketua KPK Agus Rahardjo baru saja menandatangani nota kesepakatan dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk mencegah korupsi. Beberapa poin pencegahan yang hendak dilakukan antara lain soal pengadaan barang dan jasa serta perizinan.

Kasus Nurdin menambah panjang daftar gubernur, wali kota, dan bupati yang ditangkap KPK. Dari 2016 hingga medio 2019, KPK telah menangkap 45 kepala daerah yang melakukan korupsi. Nurdin Basirun menjadi Gubernur Kepulauan Riau kedua yang berurusan dengan KPK. Sebelumnya, Ismeth Abdullah terjerat perkara korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran pada 2004-2005.

Jual-beli perizinan seperti yang diduga dilakukan Nurdin hanyalah salah satu modus korupsi kepala daerah. Masih banyak modus lainnya, seperti membobol anggaran daerah, menerima suap dalam kaitan dengan pengadaan barang dan jasa, serta jual-beli jabatan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Rendahnya hukuman bagi korupsi merupakan salah satu penyebab kejahatan ini tetap merajalela. Penangkapan berkali-kali pejabat daerah itu tak menimbulkan efek jera, lantaran mereka juga tidak dimiskinkan. Narapidana kasus korupsi umumnya tetap kaya raya karena tak semua hartanya disita. Tidak mengherankan jika muncul guyonan di kalangan politikus: "Mereka yang tertangkap itu hanyalah yang bernasib apes." Para koruptor juga tetap bisa tersenyum karena, setelah keluar dari penjara, sebagian dari mereka tetap bisa berkiprah dalam politik.

Tak cuma mengandalkan KPK, pemerintah perlu ikut memerangi korupsi secara lebih serius dan sistematis. Hal ini bisa dimulai dari aspek pencegahan. Lemahnya pengawasan internal di level provinsi, kabupaten, dan kota merupakan salah satu penyebab maraknya korupsi di daerah.

Kita juga perlu membenahi mekanisme demokrasi yang menimbulkan politik biaya tinggi. Bukan rahasia lagi, untuk berlaga dalam pemilihan kepala daerah diperlukan biaya yang amat besar. Maka, begitu terpilih, para elite politik lokal itu bersiasat untuk mengembalikan modal atau membalas jasa kepada pengusaha yang membiayai kampanyenya.

Demokrasi masih merupakan mekanisme ideal untuk menentukan pemimpin yang sesuai dengan aspirasi rakyat daerah. Hanya, demokrasi tetap memerlukan aspek lain, seperti pengawasan birokrasi, pengelolaan anggaran yang transparan, dan penegakan hukum, demi mencegah munculnya kepala daerah korup.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

8 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

22 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

23 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

23 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

24 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

30 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

49 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

58 hari lalu

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024