Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Terpuruknya Citra Barisan Adhyaksa

Oleh

image-gnews
Gedung Kejaksaan Agung di Jalan Sultan Hasanudin, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin, 16 Maret 2015. Dok.TEMPO/Sudaryono
Gedung Kejaksaan Agung di Jalan Sultan Hasanudin, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin, 16 Maret 2015. Dok.TEMPO/Sudaryono
Iklan

Langkah Presiden Joko Widodo mengangkat figur Jaksa Agung dari partai politik harus dibayar mahal. Di bawah kepemimpinan M. Prasetyo, yang sebelumnya politikus Partai NasDem, citra Kejaksaan Agung makin terpuruk. Kisruh kasus penyuapan jaksa merupakan contoh mutakhir yang memperlihatkan kejaksaan kurang profesional dan terkesan melindungi korps Adhyaksa.

Dalam skandal suap yang terbongkar lewat operasi tangkap tangan itu, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menetapkan tiga tersangka. Salah satunya Asisten Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Agus Winoto, yang dituduh menerima suap. Adapun dua tersangka lain berperan sebagai penyuap. Kasus suap ini berkaitan dengan penuntutan perkara penipuan dan pencucian uang di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Kedua tersangka penyuap merupakan pihak korban penipuan.

Gelagat yang mencurigakan terlihat karena KPK kemudian melepas dua pejabat Kejaksaan DKI, Yuniar Sinar Pamungkas dan Yadi Herdianto, yang sebelumnya ditangkap bersama para tersangka. Rupanya, kejaksaan ingin menangani sendiri kasus Yuniar dan Yadi lewat pemeriksaan etik dan pidanalangkah yang justru akan mengundang konflik kepentingan. Kejaksaan semestinya membiarkan kasus dua jaksa itu ditangani komisi antikorupsi hingga tuntas.

Pimpinan KPK seharusnya pula menolak keinginan kejaksaan. Apalagi peran Yuniar dan Yadi dalam kasus suap itu amat sentral. Dalam penangkapan mereka, bahkan ditemukan bukti berupa uang dolar Singapura senilai ratusan juta rupiah. Posisi kedua jaksa pun penting dalam penanganan perkara penipuan yang menjadi pangkal penyuapan. Yuniar merupakan Kepala Seksi Tindak Pidana terhadap Keamanan Negara dan Yadi memimpin Subseksi Penuntutan.

Dalam urusan korupsi, KPK sebetulnya memiliki kekuasaan lebih besar dibanding lembaga penegak hukum lain. Komisi ini berwenang melakukan penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan tindak pidana korupsi yang melibatkan aparat penegak hukum, termasuk jaksa. Komisi antikorupsi bahkan berhak mengambil alih kasus korupsi yang ditangani kepolisian dan kejaksaan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Sikap pimpinan KPK yang terkesan mengalah menyebabkan hilangnya kesempatan membongkar tuntas sekaligus mengembangkan kasus suap jaksa. Penyidik semestinya mengusut kasus ini hingga ke Kejaksaan Negeri Jakarta Barat. Secara administratif, kejaksaan negeri juga ikut menangani perkara penipuan yang melahirkan kasus suap itu. Saat ini, Kejaksaan Negeri Jakarta Barat dipimpin Bayu Adhinugroho, yang merupakan putra Jaksa Agung Prasetyo.

Penanganan kasus suap jaksa jelas memperlihatkan kacaunya proses penegakan hukum. Presiden Jokowi seharusnya memerintahkan Jaksa Agung tak mengusik pengusutan suap jaksa oleh KPK. Presiden juga perlu memperhatikan citra dan kinerja kejaksaan yang buruk.

Terbongkarnya kasus penyuapan jaksa bukan kali ini saja terjadi. Setidaknya ada tujuh jaksa yang ditangkap KPK sepanjang 2004-2018. Tingkat keberhasilan kejaksaan dalam menuntut terdakwa korupsi hingga divonis pun rendah. Indonesia Corruption Watch mencatat tingkat keberhasilan Kejaksaan Agung dalam hal itu hanya 60 persen, jauh di bawah keberhasilan KPK, yang di atas 90 persen.

Dalam periode kedua pemerintahannya, Jokowi semestinya tidak mengulang kesalahan yang sama: menyerahkan pos Jaksa Agung ke kalangan partai politik. Presiden harus mencari figur yang benar-benar berintegritas, antikorupsi, dan profesional untuk memimpin sekaligus membenahi barisan Adhyaksa.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

2 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

16 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

17 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

17 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

18 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

24 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

43 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

52 hari lalu

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024