Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Layanan Mudik untuk Warga Difabel

image-profil

Tempo.co

Editorial

image-gnews
Hari Difabel 3 Desember
Hari Difabel 3 Desember
Iklan

ARUS mudik dan balik selama Idul Fitri tahun ini berlangsung relatif baik, bahkan lebih baik dibanding pada tahun sebelumnya. Namun tentu saja selalu ada yang bisa diperbaiki. Salah satu yang terpenting adalah perbaikan layanan mudik untuk warga berkebutuhan khusus (difabel), seperti penyandang gangguan penglihatan dan pemakai kursi roda.

Tidak ada angka jumlah warga difabel yang mudik Lebaran dari tahun ke tahun. Tahun ini pun hanya ada beberapa yang tercatat. Di Jakarta, misalnya, Bank BNI 46 memberangkatkan 250 pemudik difabel dan Bank Mandiri memberangkatkan 150 warga difabel. Angka sesungguhnya tentu bisa lebih besar. Badan kesehatan PBB (WHO) memperkirakan jumlah warga difabel di Indonesia mencapai 10 persen dari populasi sekitar 264 juta jiwa. Di Jakarta saja, menurut data BPS 2015, jumlah warga difabel sebanyak 6.003 jiwa.

Bagi pemudik difabel, tantangan di perjalanan-sebenarnya juga setiap kali bepergian dengan kendaraan-lebih berat dibanding warga biasa. Ini terjadi karena mereka membutuhkan fasilitas khusus yang masih jarang sekali tersedia. Misalnya, pengguna kursi roda membutuhkan kendaraan dengan pintu, tangga, kursi, dan toilet khusus. Adapun penyandang gangguan penglihatan membutuhkan pendamping atau jalur dengan penanda khusus untuk, misalnya, menuju toilet di rest area.

Karena ketiadaan fasilitas tersebut, mereka kerap ditolak oleh penyedia jasa angkutan. Jika pun bisa menggunakan angkutan umum, mereka harus bersiap diperlakukan seperti warga biasa. Akibatnya, seperti diceritakan Catur Sigit Nugroho, pengguna kursi roda yang juga inisiator Program Mudik Ramah Anak dan Disabilitas di Jakarta, warga difabel kerap harus menahan buang air kecil hingga sampai di tempat tujuan. Jika ingin mudik dengan nyaman, mereka harus membayar lebih mahal.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pemerintah harus bersungguh-sungguh memperbaiki layanan transportasi umum yang ramah difabel. Apalagi sedikitnya tiga undang-undang mengamanatkan hal ini. UU tentang Layanan Publik yang dikeluarkan pada 2009 menyatakan penyedia layanan umum harus memberikan layanan khusus kepada penyandang disabilitas. Aturan lainnya dan UU No. 4/1997 tentang Penyandang Disabilitas dan UU No. 39/1999 tentang Pasal 41 Hak Asasi Manusia menyatakan setiap orang dengan disabilitas memiliki hak atas fasilitas dan perlakuan khusus.

Sebenarnya beberapa fasilitas sudah tersedia di sejumlah lokasi, tapi belum menyeluruh. Stasiun kereta, bandara, dan terminal bus tertentu sudah mulai menyiapkan fasilitas untuk warga difabel, dari toilet hingga kursi roda. Masalahnya, pemudik difabel masih kesulitan di sepanjang perjalanan. Di dalam kereta, penyandang gangguan penglihatan tanpa pendamping mengalami kesulitan ketika harus menggunakan toilet. Bagi difabel yang menggunakan bus, tantangannya lebih besar, karena di sepanjang jalan tol Trans Jawa saja hanya ada 14 rest area yang menyediakan toilet khusus difabel.

Penyediaan layanan publik yang ramah untuk pemudik difabel memang bukan pekerjaan kecil. Tapi warga difabel juga berhak mudik dengan nyaman.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

6 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

20 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

21 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

21 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

22 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

28 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

47 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

56 hari lalu

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024