Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Pelibatan Anak dalam Politik

image-profil

Tempo.co

Editorial

image-gnews
Foto ilustrasi anak ikut kampanye akbar Jokowi - Ma'ruf di GBK, Jakarta. Foto/istimewa
Foto ilustrasi anak ikut kampanye akbar Jokowi - Ma'ruf di GBK, Jakarta. Foto/istimewa
Iklan

Pelibatan anak dalam unjuk rasa yang berujung rusuh pada 22 Mei lalu patut disesalkan. Dua bocah bahkan tewas dalam kerusuhan yang berkaitan dengan penolakan hasil pemilihan presiden itu.

Kementerian Sosial dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat ada 52 anak yang terlibat dalam kerusuhan itu. Mereka kini berada di rumah perlindungan yang dikelola Kementerian Sosial. Sebagian dari mereka hanya ikut-ikutan atau diajak orang lain.

Menurut KPAI, ada pula anak yang ikut unjuk rasa karena diajak guru mengajinya. Hal itu sungguh menyedihkan. Guru mengaji seharusnya menjadi panutan bagi anak-anak untuk menjalankan agama dengan damai dan bukan lewat jalan kekerasan.

Kepolisian perlu menelusuri peran guru ngaji tersebut serta tokoh lain yang melibatkan anak-anak dalam kerusuhan. Sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Anak, setiap anak berhak memperoleh perlindungan dari penyalahgunaan dalam kegiatan politik dan peristiwa yang mengandung kekerasan. Pelaku yang melibatkan anak-anak dalam situasi yang berbahaya itu diancam hukuman 5 tahun penjara.

Pelibatan anak dalam politik sebenarnya sudah terjadi dalam kampanye Pemilihan Umum 2019. KPAI mencatat setidaknya terdapat 55 kasus pelibatan anak dalam pemilu lalu. Sebanyak 22 kasus di antaranya dilakukan calon legislator dan partai politik. Mereka mengajak anak-anak menghadiri kampanye terbatas dan rapat umum.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Harus diakui, angka kasus pelibatan anak-anak dalam Pemilu 2019 jauh menurun dibanding pada Pemilu 2014 yang mencapai 248 kasus. Hanya, muncul indikasi lain yang mencemaskan. Berbeda dengan pemilu sebelumnya, kali ini anak-anak juga dilibatkan dalam kampanye di media sosial dan sengketa pemilu. Bahkan sempat beredar luas foto anak di media sosial dengan caption seruan untuk berjihad pada 22 Mei 2019.

Undang-Undang Pemilu sebetulnya tidak mengenal kategori anak-anak dalam urusan kampanye. Sesuai dengan undang-undang ini, larangan ikut dalam kegiatan kampanye berlaku bagi warga yang belum memiliki hak pilih atau berusia di bawah 17 tahun. Aturan itu memang sedikit berbeda dengan UU Perlindungan Anak yang mendefinisikan anak sebagai seseorang yang belum genap berusia 18 tahun.

Dalam kasus anak-anak yang terlibat dalam kerusuhan 22 Mei lalu, polisi sebaiknya berpatokan pada UU Perlindungan Anak. Tak cuma dalam soal batasan usia, tapi juga dalam menempatkan posisi anak-anak pada kasus itu. Sesuai dengan semangat undang-undang ini, anak-anak perlu mendapat perlindungan karena mereka masih rentan dari berbagai bentuk eksploitasi politik.

Penegak hukum mesti melihat anak-anak itu bukan sebagai pelaku, melainkan korban. Berbeda dengan anak-anak yang menjadi pelaku kriminal, seperti pembunuhan, anak-anak yang terlibat dalam kasus kerusuhan itu tidak patut dihukum. Mereka justru perlu dilindungi sekaligus direhabilitasi.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

7 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

21 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

22 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

22 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

23 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

29 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

48 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

57 hari lalu

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024