Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Mewujudkan Mudik Aman dan Nyaman

image-profil

image-gnews
Pemudik yang menggunakan sepeda motor melintas di Jalan Raya Kalimalang, Jakarta, 1 Juli 2017. Memasuki H+6 Hari Raya Idul Fitri 1438 H, arus balik pemudik yang menggunakan sepeda motor mulai meningkat, dan diperkirakan puncak arus balik mudik lebaran terjadi pada hari ini Sabtu, 1 Juli dan Minggu, 2 Juli 2017. ANTARA/Galih Pradipta
Pemudik yang menggunakan sepeda motor melintas di Jalan Raya Kalimalang, Jakarta, 1 Juli 2017. Memasuki H+6 Hari Raya Idul Fitri 1438 H, arus balik pemudik yang menggunakan sepeda motor mulai meningkat, dan diperkirakan puncak arus balik mudik lebaran terjadi pada hari ini Sabtu, 1 Juli dan Minggu, 2 Juli 2017. ANTARA/Galih Pradipta
Iklan

Wihana Kirana Jaya
Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UGM

Dari sudut pandang teori ekonomi transportasi, mudik berimplikasi pada peningkatan permintaan jasa transportasi untuk mobilitas pemudik dari kota menuju kampung halamannya dan sebaliknya, ketika kembali saat arus balik. Meningkatnya permintaan ini kemudian direspons, terutama oleh pemerintah, dengan meningkatkan sarana dan prasarana transportasi serta pasokan bahan bakar minyak.

Berdasarkan hasil survei Kementerian Perhubungan pada Maret 2019, sekitar 14,9 juta atau 44 persen penduduk Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi akan mudik untuk merayakan Lebaran. Pemudik yang memilih moda transportasi bus sebanyak 4,46 juta (30 persen), mobil pribadi 4,3 juta (28 persen), kereta api 2,49 juta (16,7 persen), pesawat terbang 1,4 juta (9,5 persen), dan sepeda motor 0,94 juta ( 6,3 persen). Dari sekitar 1 juta mobil pribadi pemudik, jalan tol Trans Jawa menjadi rute favorit yang akan dilalui 40 persen pemudik. Jalur favorit berikutnya adalah Pantura (27,3 persen). Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-5, yakni pada 31 Mei 2019.

Kualitas mudik tahun ini jauh lebih baik daripada tahun-tahun sebelumnya dengan ketersediaan infrastruktur transportasi yang juga lebih baik, seperti tersambungnya seluruh ruas jalan tol Trans Jawa, dari Merak hingga Probolinggo. Demikian pula berbagai ruas tol operasional dan fungsional di Sumatera, Sulawesi, dan Kalimantan.

Selain kesiapan sarana dan prasarana transportasi, prinsip dan strategi "3S" (safety, security, services) harus diterapkan secara konsisten di lapangan demi mewujudkan mudik Lebaran 2019 yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

Aspek keselamatan (safety) diterapkan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. Namun hal ini harus dimulai oleh para pengendara sendiri, yang perlu memastikan kelaikan kendaraannya dan kondisi fisik pengemudi, khususnya yang menggunakan mobil pribadi, dan lebih khusus lagi para pemudik bersepeda motor.

Lokasi-lokasi rawan kecelakaan dan rawan tanah longsor perlu dipetakan pemerintah jauh hari sebelum hari-H untuk kemudian diantisipasi, seperti dengan menyiapkan alat berat dan pos-pos tanggap darurat, juga menambah rambu. Truk-truk bertonase besar untuk sementara perlu berhenti beroperasi pada hari-hari kritis untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas, kecuali truk-truk bermuatan bahan pokok. Untuk meningkatkan inklusivitas sekaligus keselamatan pemudik, program mudik gratis dan pengangkutan sepeda motor gratis sangatlah bermanfaat.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Aspek keamanan (security) sama pentingnya dengan keselamatan karena keamanan juga berkorelasi positif dengan keselamatan. Titik-titik rawan tindak kriminalitas, terlebih pada jalur non-tol, perlu dipetakan sebagaimana titik-titik rawan kecelakaan. Beberapa lokasi telah dikenal sebagai jalur rawan tindak kejahatan, seperti jalur lintas Sumatera di sekitar perbatasan Sumatera Selatan dengan Lampung, Bengkulu, dan Jambi. Jalur mudik Lampung-Sumatera Selatan, baik jalan tol fungsional maupun jalur lintas non-tol, yang melewati wilayah rawan tindak kriminalitas layak menjadi salah satu prioritas pengamanan oleh pihak kepolisian.

Aspek layanan (services) dari pihak-pihak terkait mulai H-8 hingga H+8 akan menambah kenyamanan mudik. Layanan ini termasuk penyediaan toilet bergerak, pijat gratis, layanan kesehatan, dan lain-lain di rest area jalan tol, bahkan pada jalan arteri nasional non-tol, seperti jalur Pantura.

Pelaksanaan prinsip 3S itu membutuhkan koordinasi yang baik antar-instansi terkait, baik tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota.

Pengelolaan tradisi mudik yang lebih berkualitas tentu akan memberikan dampak sosial-ekonomi yang juga lebih baik pada daerah atau desa yang menjadi tujuan mudik. Sebab, mudik juga berimplikasi pada redistribusi pendapatan, aset, dan sumber daya ekonomi lain ke perdesaan.

Para pemudik cenderung membawa uang untuk zakat, infak, dan sedekah. Para pemudik yang merupakan pekerja informal akan membelanjakan tabungannya untuk memperbaiki rumah, membeli perkakas elektronik, bahkan membuka usaha mikro di kampung halamannya. Yang bekerja sebagai pegawai negeri dan badan usaha milik negara akan berbagi uang dan oleh-oleh untuk sanak saudaranya. Omzet warung, toko, dan restoran di sekitar kampung halaman akan meningkat karena kedatangan pemudik. Tingkat okupansi fasilitas akomodasi pun akan naik. Kehadiran para pemudik yang merupakan pebisnis dapat dimanfaatkan oleh badan usaha milik desa setempat untuk menambah modal atau bermitra bisnis.

Dengan terus membaiknya kualitas infrastruktur transportasi dan dukungan implementasi 3S serta persiapan yang baik dari para pemudik sendiri, akan terwujud mudik Lebaran yang aman, nyaman, dan membahagiakan.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

11 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

25 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

26 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

26 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

27 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

33 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

52 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

24 April 2024

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024