Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Ancaman terhadap Demokrasi Kita

image-profil

Tempo.co

Editorial

image-gnews
Hasil Pemilu dan Pilpres, Massa Pro  - Kontra Demo di Bawaslu Sumut, Jumat 10 Mei 2019. Tempo/Sahat Simatupang
Hasil Pemilu dan Pilpres, Massa Pro - Kontra Demo di Bawaslu Sumut, Jumat 10 Mei 2019. Tempo/Sahat Simatupang
Iklan

Berlarut-larutnya Perkubuan Politik Setelah Pemilihan Presiden 2019 Berbahaya Bagi Sistem Demokrasi Indonesia. Pemerintah Harus Berhati-hati Dalam Menggunakan Aparatnya Untuk Mengatasi Gesekan Sosial Di Masyarakat Akibat Perbedaan Dalam Menyikapi Hasil Pemilu. Jangan Sampai Perkubuan Yang Meruncing Ini Memicu Krisis Politik.

Kedua Kubu Pendukung Calon Presiden Harus Sabar Menunggu Proses Penghitungan Suara Di Komisi Pemilihan Umum. Segala Bentuk Intimidasi Terhadap Lembaga Penyelenggara Pemilu Itu Patut Dianggap Sebagai Serangan Terhadap Demokrasi. Kubu Prabowo Subianto Boleh Saja Mengklaim Menang Dengan Perolehan 62 Persen Suara. Namun Klaim Sepihak Itu Tidak Bisa Dipakai Untuk Menuding Kpu Melakukan Kecurangan Terstruktur, Sistematis, Dan Masif. Apalagi Mengajak Pendukungnya Mengerahkan Massa Untuk Menolak Penghitungan Suara. Bukti Dan Temuan Lapangan Yang Dimiliki Seharusnya Disiapkan Ketika Menempuh Jalur Hukum Dengan Mengajukan Gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Ke Mahkamah Konstitusi.

Pemerintah Pun Tak Semestinya Terpancing Oleh Langkah Kubu Prabowo. Pembentukan Tim Asistensi Hukum Oleh Menteri Koordinator Politik, Hukum, Dan Keamanan Wiranto Untuk Mengkaji Ucapan Atau Aktivitas Para Tokoh Terkait Dengan Pemilihan Umum Dan Pemilihan Presiden Jelas Merupakan Keputusan Gegabah. Pembentukan Tim Ini Patut Dianggap Sebagai Upaya Membungkam Kritik. Pemerintah Berpotensi Melanggar Konstitusi Karena Memberangus Kebebasan Berekspresi.

Respons Berlebihan Juga Ditunjukkan Orang-orang Di Sekitar Jokowi. Mereka Termakan Oleh Manuver Kubu Prabowo. Kepala Kepolisian Ri Jenderal Tito Karnavian Mengancam Akan Menerapkan Pasal 107 Kitab Undang-undang Hukum Pidana Tentang Makar Terhadap Mereka Yang Terlibat Dalam Pengerahan Massa. Adapun Mantan Kepala Badan Intelijen Negara A.M. Hendropriyono Memperingatkan Rizieq Syihab Dan Warga Negara Indonesia Keturunan Arab Agar Tidak Memprovokasi Rakyat Melakukan Gerakan Politik Jalanan. Respons Tersebut Memberi Kesan Bahwa Pemerintah Fobia Terhadap Perbedaan Pendapat. Sejauh Provokasi Kubu Prabowo Belum Membuahkan Tindakan Pelanggaran Hukum, Polri Tak Sepatutnya Bereaksi Berlebihan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kedua Kubu Seharusnya Dapat Lebih Menahan Diri. Tindakan Berlebihan Dalam Menyikapi Hasil Pemilu Dapat Merusak Sistem Demokrasi Yang Dengan Susah-payah Dibangun Sejak Reformasi Pada 1998. Tindakan Segelintir Elite Politik Yang Menghalalkan Segala Cara Untuk Meraih Kekuasaan Dengan Mengusung Politik Identitas, Serangan Hoaks, Serta Eksploitasi Ujaran Kebencian Telah Mengancam Kelangsungan Demokrasi. Para Pemegang Kuasa Politik Hendaknya Segera Melakukan Rekonsiliasi Untuk Mengakhiri Polarisasi Di Masyarakat. Pihak Yang Kalah Menerima Dengan Legawa Dan Sang Pemenang Mesti Sadar Bahwa Ia Sedang Mengemban Amanat Besar Dari Rakyat.

Kita Patut Memetik Pelajaran Dari Petaka Yang Menimpa Sejumlah Negara Timur Tengah Yang Mengalami Musim Semi Arab Pada Akhir 2010. Perbedaan Paham, Ideologi, Dan Aliran Yang Menyangkut Kekuasaan Telah Memicu Perpecahan Di Masyarakat Yang Berujung Pada Konflik Berdarah Di Sejumlah Negara. Demokrasi Memang Tak Selamanya Mulus, Tapi Terbukti Sebagai Tatanan Politik Paling Tepat Untuk Mengelola Kehidupan Bernegara Dan Menjamin Hak Asasi Manusia. Untuk Mewujudkannya, Semua Dari Kita Punya Tanggung Jawab Berdemokrasi Dengan Benar.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

8 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

22 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

23 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

23 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

24 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

30 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

49 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

58 hari lalu

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024