Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kapal Pencuri Ikan 'Residivis'

image-profil

Tempo.co

Editorial

image-gnews
Salah satu dari tiga kapal pencuri ikan asal Filipina yg ditangkap KRI Hiu TNI AL. Foto:  Dispen TNI AL.
Salah satu dari tiga kapal pencuri ikan asal Filipina yg ditangkap KRI Hiu TNI AL. Foto: Dispen TNI AL.
Iklan

KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) pada Februari lalu menangkap kapal ikan ilegal yang pernah dibekuk pada Agustus 2017. KM KHF 1980 berbendera Malaysia itu kembali beroperasi tanpa izin setelah dilelang oleh Kejaksaan Negeri Belawan, Medan, Sumatera Utara. Kejadian tersebut mengisyaratkan adanya kekeliruan yang mesti segera diperbaiki dalam penanganan kapal sitaan.

Pencurian ikan di laut Indonesia telah berlangsung lama. Setiap tahun disinyalir ribuan kapal ikan asing dengan berbagai ukuran beroperasi secara ilegal di perairan kita. Menurut hitungan KKP, kerugian negara akibat pencurian ikan mencapai lebih dari Rp 60 triliun per tahun. Kapal ilegal juga berbahaya bagi ekosistem laut karena sering kali menggunakan alat tangkap terlarang, seperti trawl atau pukat harimau. Bahkan ada yang memakai bom. Akibatnya, bukan cuma ikan dewasa yang terjaring atau mati, tapi juga ikan kecil, terumbu karang, dan biota laut lain.

Karena itu, langkah tegas yang diambil Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti sejak 2014 sudah tepat. Dia membekukan izin kapal asing yang diragukan dan meminta mereka melakukan registrasi ulang. Kapal yang membangkang dan tertangkap, ia tenggelamkan atas izin pengadilan. Sebanyak 448 kapal telah dikaramkan hingga Agustus tahun lalu.

Menyusul langkah keras itu, kapal-kapal ilegal minggir, kembali ke negaranya atau melakukan registrasi ulang. Penjarahan ikan jauh berkurang. Sebaliknya, produksi perikanan tangkap naik dalam lima tahun terakhir dari 6 juta ton menjadi 7 juta ton per tahun. Sejalan dengan itu, produk domestik bruto sektor perikanan melonjak dari Rp 245 triliun pada 2014 menjadi Rp 349 triliun pada 2017.

Tapi, beberapa bulan terakhir, aktivitas pencurian ikan kembali meningkat. Sejak Januari lalu sekitar 30 kapal tertangkap menjarah ikan. KKP menduga banyak di antara kapal pencoleng itu merupakan bahtera eks sitaan yang jatuh ke tangan pemilik lama dengan harga murah lewat lelang. KM KHF 1980, misalnya, dilepas oleh Kejaksaan Negeri Belawan pada akhir 2017 hanya seharga Rp 1,3 miliar, padahal ditaksir bernilai Rp 3 miliar.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Seharusnya pemerintah mempertahankan kebijakan Menteri Susi menenggelamkan kapal ilegal, yang terbukti berhasil meredam pencurian. Hal ini diperbolehkan oleh Undang-Undang Perikanan Nomor 45 Tahun 2009 Pasal 76A, asalkan dengan persetujuan ketua pengadilan negeri.

Tentu saja melelang kapal sitaan tidak dilarang. UU Perikanan Pasal 76C membolehkan hal itu dilakukan. Negara mendapat pemasukan dan perikanan tangkap kita akan diuntungkan oleh armada kapal tangkap yang berbobot rata-rata di atas 50 gross ton. Tapi lelang mesti dilakukan dengan benar: transparan, tidak boleh diikuti pemilik lama, dan pemenang lelang wajib mengurus izin penangkapan yang sah bagi kapal tersebut.

Di luar itu, operasi dan pengawasan di laut perlu ditingkatkan terus-menerus. Laut kita amat luas dengan pintu masuk-keluar yang banyak pula. KKP mesti mempererat kerja sama dengan instansi lain, terutama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut serta Polisi Air.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

10 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

24 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

25 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

25 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

26 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

32 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

50 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

24 April 2024

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024