Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Mencari Wakil Rakyat Idaman

Oleh

image-gnews
Suasana pengumuman nama 49 calon legislatif dengan status mantan terpidana korupsi di kantor KPU, Jakarta, Rabu, 30 Januari 2019. Dari semua partai peserta pemilu, empat partai tidak punya stok caleg eks koruptor, yaitu PKB, Partai Nasdem, PPP dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). ANTARA/Dhemas Reviyanto
Suasana pengumuman nama 49 calon legislatif dengan status mantan terpidana korupsi di kantor KPU, Jakarta, Rabu, 30 Januari 2019. Dari semua partai peserta pemilu, empat partai tidak punya stok caleg eks koruptor, yaitu PKB, Partai Nasdem, PPP dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). ANTARA/Dhemas Reviyanto
Iklan

INILAH ironi zaman ketika orang mudah berkomunikasi: publik kurang mengenali calon wakil rakyat. Penyelenggara pemilihan umum kurang memanfaatkan teknologi digital untuk memperkenalkan calon anggota legislatif. Partai politik pun masih mengidap penyakit lama: tidak transparan dalam proses rekrutmen dan kurang peduli terhadap reputasi calon.

Urusan mencari “orang baik” yang akan mengisi Dewan Perwakilan Rakyat makin terabaikan karena perhatian khalayak tersedot pada pemilihan presiden. Pemilu serentak menyebabkan kontestasi calon wakil rakyat terpinggirkan. Padahal peran legislatif tak kalah penting dibanding eksekutif. Kekuasaan DPR cukup besar karena memiliki fungsi legislasi dan budgeting. Dewan bahkan mengawasi jalannya roda pemerintahan sehari-hari.

Di tengah situasi itulah Tempo berikhtiar menampilkan calon anggota legislatif pilihan. Tim kami menyaring 7.968 calon anggota DPR yang telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum. Kebersediaan calon membuka rekam jejak menjadi saringan awal. Kami kemudian menyeleksi lagi lewat sejumlah kriteria, dari integritas hingga kepedulian terhadap persoalan yang penting bagi masyarakat.

Melalui penyaringan dan pengecekan rekam jejak, muncul calon pilihan yang kami sajikan dalam laporan khusus. Mereka adalah Anggiasari Puji Aryatie (Partai NasDem), Firliana Purwanti (Partai Demokrat), Zuhairi Misrawi (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan), Azmi (Partai Solidaritas Indonesia), Surya Tjandra (Partai Solidaritas Indonesia), dan Aleta Kornelia Baun (Partai Kebangkitan Bangsa).

Figur-figur pilihan itu peduli terhadap isu yang berbeda-beda. Anggiasari, yang berlaga di daerah pemilihan Yogyakarta, misalnya, dikenal sebagai pembela kaum disabilitas dan kesetaraan gender. Firliana, yang bertarung di Kalimantan Barat, tekun menyuarakan kepentingan kaum perempuan. Empat calon lain pun mempunyai kelebihan masing-masing, dari memperjuangkan soal buruh hingga pluralisme.

Harus diakui, tidak mudah mencari “orang baik” sekaligus berkualitas dari ribuan calon legislator. Kesulitan ini sekaligus menggambarkan buruknya proses rekrutmen partai politik. Dalam menjaring calon wakil rakyat, partai cenderung mengutamakan loyalitas. Pola transaksional dalam merekrut calon masih terjadi di banyak partai. Praktik nepotisme pun tetap subur. Banyak petinggi partai yang memasang anggota keluarga dan kerabat sebagai calon wakil rakyat.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Semua penyakit itu kurang mendapat sorotan publik karena tenggelam oleh isu seputar pemilihan presiden. Inilah efek samping dari pelaksanaan pemilu serentak. Boleh jadi, biaya perhelatan demokrasi menjadi lebih efisien, tapi terjadi komplikasi. Partai politik harus memenangkan calon presiden yang diusung sekaligus membesarkan suara partaidua kepentingan yang kadang sulit disatukan. DPR dan pemerintah perlu mengkaji serius masalah ini demi memperbaiki kualitas demokrasi pada masa mendatang.

Para calon wakil rakyat makin tenggelam karena KPU juga kurang sigap memanfaatkan teknologi digital untuk menampilkan biodata dan rekam jejak mereka. Tanpa harus menabrak privasi, komisi ini sebetulnya bisa mewajibkan calon membuka biodata secara lengkap, seperti usia, pendidikan, pengalaman, dan visi-misi. Adapun data dan dokumen yang sangat pribadi bisa disembunyikan buat menghindari penyalahgunaan.

Komisi Pemilihan tak perlu menyerahkan opsi membuka atau menutup data kepada calon anggota legislatif seperti yang terjadi sekarang, yang berakibat sebagian calon memilih opsi menutup data pribadi. Publik juga makin sulit mencari calon anggota legislatif di daerah pemilihannya karena aplikasi buatan KPU kurang praktis.

Aplikasi yang bagus justru disediakan sejumlah lembaga masyarakat yang memanfaatkan data KPU. Aplikasi seperti Rekamjejak, Pintarmemilih, dan Calegpedia sangat membantu pemilih mengetahui data calon legislator di wilayah masing-masing secara cepat. Hanya, pelayanan sejumlah aplikasi itu juga kurang maksimal karena data yang disediakan Komisi Pemilihan kurang lengkap. Anehnya, kalangan partai politik pun bersikap pasif: tidak menyediakan rekam jejak calon anggota legislatif yang mereka tawarkan ke masyarakat.

Demokrasi akan lebih berkualitas jika partai politik mau membenahi diri. Tak hanya bersikap transparan, partai harus pula memerangi nepotisme dan politik transaksional dalam rekrutmen calon anggota legislatif. Untuk meningkatkan mutu pemilu, partai politik semestinya mempromosikan figur seperti Anggiasari dan kawan-kawan.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

6 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

20 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

21 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

21 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

22 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

28 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

47 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

56 hari lalu

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024