Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Usut Penganiayaan Penyidik KPK

image-profil

Tempo.co

Editorial

image-gnews
Ketua KPK Agus Rahardjo (empat dari kanan) menerima alumni Teknik Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), yang memberikan dukungan moral kepada pimpinan KPK, di gedung KPK, Jakarta, Rabu, 16 Januari 2019. Dalam aksi dukungan moral ini para alumni menyatakan mengutuk tindakan teror bom di rumah pimpinan KPK dan teror kepada penyidik KPK, serta meminta Presiden RI Joko Widodo dan Kapolri untuk segera mengusut tuntas. TEMPO/Imam Sukamto
Ketua KPK Agus Rahardjo (empat dari kanan) menerima alumni Teknik Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), yang memberikan dukungan moral kepada pimpinan KPK, di gedung KPK, Jakarta, Rabu, 16 Januari 2019. Dalam aksi dukungan moral ini para alumni menyatakan mengutuk tindakan teror bom di rumah pimpinan KPK dan teror kepada penyidik KPK, serta meminta Presiden RI Joko Widodo dan Kapolri untuk segera mengusut tuntas. TEMPO/Imam Sukamto
Iklan

Pengeroyokan yang menimpa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi di Hotel Borobudur, Jakarta, Sabtu pekan lalu, sungguh merupakan insiden memalukan. Dengan alasan apa pun, serangan terhadap penegak hukum tak bisa dibenarkan. Pelaku, yang diduga pegawai Pemerintah Provinsi Papua, harus ditangkap dan dihukum berat.

Peristiwa ini bermula dari petugas KPK yang menyelinap ke ruang pertemuan Hotel Borobudur untuk memantau jalannya rapat koordinasi antara Gubernur Papua Lukas Enembe dan mitranya dari Dewan Perwakilan Rakyat Papua. Kebetulan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Papua Tahun Anggaran 2019 baru saja dikaji Kementerian Dalam Negeri. Sesuai dengan tugasnya, penyelidik KPK memotret wajah pejabat Papua yang hadir serta melaporkan jalannya rapat kepada pimpinannya. Sampai di sini, tak ada yang keliru.

Kekacauan terjadi setelah sekitar sepuluh pegawai Pemerintah Provinsi Papua mendekati penyelidik KPK itu dan melontarkan berbagai pertanyaan. Rupanya aksi petugas KPK memantik kecurigaan. Tak puas atas jawaban penyidik, mereka juga memeriksa tas dan telepon selulernya. Dari sanalah mereka tahu bahwa KPK memang hendak membongkar sebuah transaksi korupsi dalam pertemuan itu. Para pegawai Pemerintah Provinsi Papua sontak beramai-ramai menjotos si petugas sampai babak belur. Selain hidungnya retak, wajahnya terluka cukup parah.

Terbongkarnya misi rahasia penyidik KPK ini memang disayangkan, namun juga menimbulkan pertanyaan. Seharusnya lembaga antirasuah ini tak sembarangan mengirim penyidik tanpa kompetensi dan pengalaman yang cukup. Ketika memantau jalannya rapat, sang penyidik harus berusaha dengan segala cara agar misinya tak sampai terbongkar. Kesembronoan petugas dalam memotret targetnya berujung pada gagalnya operasi klandestin KPK malam itu.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Selain itu, untuk pelaksanaan tugas yang risikonya tinggi, prosedur standar pengamanan terhadap penyelidik KPK tak memadai. Seharusnya, begitu ada bahaya yang mengancam petugas di lapangan, tenaga pendukung pengamanan KPK harus segera bergerak. Tak adanya dukungan cepat untuk mencegah insiden penganiayaan itu menunjukkan keamanan dalam sistem prosedur standar KPK harus segera dibenahi.

Tentu aksi kekerasan para pegawai Pemerintah Provinsi Papua tak dibenarkan dengan alasan apa pun. Kalau ragu terhadap validitas kartu identitas yang ditunjukkan petugas KPK, mereka bisa menggelandangnya ke kantor polisi tanpa harus memukulnya lebih dulu. Pernyataan Ketua DPRD Papua yang tersinggung karena merasa sudah berjuang untuk NKRI namun tetap dipantau KPK juga tak masuk akal. Adalah tugas lembaga antirasuah untuk menindaklanjuti setiap indikasi korupsi dengan penyelidikan yang sungguh-sungguh, tak peduli apa pun latar belakang pelakunya.

Kini kasusnya sudah di tangan polisi. KPK sudah menyerahkan semua informasi terkait dengan kasus ini kepada Kepolisian Daerah Metro Jaya. Meski CCTV di Hotel Borobudur tak bisa diakses, ada beberapa saksi mata yang dapat memberikan petunjuk soal identitas pelaku. Pengusutan yang tuntas atas kasus ini mutlak diperlukan untuk memberikan efek jera bagi individu atau kelompok yang berusaha menghindar dari jerat KPK.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

4 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

18 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

19 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

19 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

20 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

26 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

44 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

54 hari lalu

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024