Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Lindungi Keselamatan KPK

image-profil

image-gnews
Sejumlah pegiat dari Koalisi Save KPK yang mengenakan kostum super hero menunjukkan beberapa poster dukungan saat menggelar aksi di Jakarta, 16 April 2017. TEMPO/Eko Siswono Toyudho
Sejumlah pegiat dari Koalisi Save KPK yang mengenakan kostum super hero menunjukkan beberapa poster dukungan saat menggelar aksi di Jakarta, 16 April 2017. TEMPO/Eko Siswono Toyudho
Iklan

Reza Indragiri Amriel
Alumnus Psikologi Forensik The University of Melbourne

Rumah dua pemimpin Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diserang pada Rabu pekan lalu. Dua orang tak dikenal melempar dua bom molotov ke rumah Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif. Satu bom meledak dan membakar sebagian dinding teras. Beberapa waktu kemudian, sebuah benda mirip bom palsu ditemukan di rumah Ketua KPK Agus Rahardjo.

Kekerasan bahkan ancaman pembunuhan terhadap personel KPK sesungguhnya tidak terlalu luar biasa. Laode Muhammad Syarif, di salah satu stasiun televisi, berkata: “Biasa saja. Risiko tugas.” Ada aura patriotik dalam kalimat tersebut. Kita angkat topi untuk itu. Tapi mengecilkan arti teror, apalagi mengabaikannya begitu saja, juga tidak dibenarkan.

Paling awal, kita perlu membandingkan data di KPK dengan di kepolisian. Yang ditelisik adalah dari seluruh kekerasan yang dialami personel KPK, berapa jumlah kejadian yang berada di posisi dilaporkan ke kepolisian? Berapa banyak yang dilaporkan tapi tidak tercatat, sekiranya ada? Lebih krusial lagi, bagaimana respons kepolisian terhadap laporan-laporan tentang kekerasan yang diarahkan ke KPK, baik individu maupun propertinya? Juga untuk kejadian yang bukan delik aduan, seberapa banyak kejadian yang dialami personel KPK masuk ke radar polisi?

Data atau jawaban atas hal-hal tersebut akan menjadi dasar atas kesimpulan apakah KPK selama ini dalam kondisi terjaga atau tidak. Data resmi dua lembaga itu diharapkan lebih obyektif sehingga akan bisa mematahkan “data” dari media yang boleh jadi bias, bahwa kabar buruk adalah kabar baik.

Ekspose data akan menjadi kian penting karena, getirnya, “data” media justru acap kali membangkitkan ingatan publik kepada nasib sejumlah nama, seperti penyidik KPK, Novel Baswedan, dan pegiat antikorupsi Indonesia Corruption Watch (ICW), Tama Satrya Langkun. Novel diserang dengan air keras sehingga matanya rusak. Sedangkan Tama diserang orang tidak dikenal hingga kepalanya cedera.

Ingatan itu, andai tidak dibendung, bisa menggiring persepsi publik untuk sampai pada pemikiran spekulatif bahwa personel KPK dan pegiat antikorupsi seolah-olah tidak terjaga. Selain itu, kasus mereka tidak ditangani dengan tuntas oleh sistem peradilan pidana.

Personel KPK berulang kali menjadi korban kekerasan. Personel Kepolisian RI juga tidak sedikit yang bernasib sama. Bahkan banyak di antara mereka yang sampai kehilangan nyawa. Bedanya, Polri wajib melindungi personel KPK. Polri juga harus mengusut hingga tuntas aksi-aksi kekerasan terhadap para punggawa KPK.

Bagaimana dengan personel Polri yang suratan tangannya kelam akibat dianiaya? Siapa yang menaruh hati? Sayangnya, walau profesi sebagai personel KPK dan personel Polri beratnya bukan alang kepalang, tidak ada satu pasal pun di dalam Undang-Undang Polri dan Undang-Undang KPK yang mengandung perhatian negara terhadap vitalnya keselamatan mereka.

Beda, misalnya, dengan Undang-Undang Guru dan Dosen. Di dalamnya ada pasal-pasal tentang dukungan atau bantuan bagi guru dan dosen yang tengah berada dalam kesulitan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Sudah saatnya kepedulian pada sisi humanis personel KPK dan Polri dituangkan ke dalam legislasi. Ambil contoh Undang-Undang Keselamatan Penegak Hukum (Law Enforcement Officers Safety Act) di Amerika Serikat. Seekstrem-ekstremnya Presiden Donald Trump, tahun lalu dia merilis Undang-Undang Perlindungan dan Pelayanan (Protect and Serve Act). Legislasi terakhir ini memberi jaminan keselamatan tidak hanya kepada aparat penegakan hukum, tapi juga keluarga mereka. Kekerasan terhadap aparat disejajarkan dengan kejahatan karena kebencian (hate crime). Ancaman hukuman bagi pelakunya sampai penjara seumur hidup.

Keberadaan undang-undang semacam itu merefleksikan nilai bahwa kepedulian terhadap keselamatan merupakan bagian tak terpisahkan dari etika kerja. Itu pula salah satu upaya perlindungan yang berangkat dari kesadaran bahwa mengorbankan keselamatan aparat niscaya berimbas kepada koleganya di satu institusi, masyarakat luas, dan sesama otoritas penegakan hukum.

Dukung KPK memburu koruptor. Dukung Polri memburu pelaku lapangan dan otak penyerangan terhadap personel KPK. Dukung kedua institusi tersebut untuk lebih peduli lagi pada keselamatan personel mereka.


Tak usah terlalu memuja dan membenci berlebihan. Setelah kekuasaan diraih, kadang kita harus hidup sendiri juga.

Budiman Tanuredjo
@bdm2502

Lama2 jadi sedih juga ikuti status2 di medsos saling klaim “Kita benar, Kita hebat, Kita fakta vs Mereka salah, Mereka kecil, Mereka bohong”. Kok kita benar2 spt ingin saling melukai satu sama lain.

KangHerry z
@herry_zudianto

Berdasarkan studi aneka debat capres, bahkan di luar negeri, paling banyak hanya 30 persen pemilih yang menonton debat capres, mereka yang sudah memilih umumnya tak mengubah dukungan setelah menonton debat.

Denny JA
@DennyJA_WORLD

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

7 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

21 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

22 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

22 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

23 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

29 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

48 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

57 hari lalu

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024