Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Debat

image-profil

Oleh

image-gnews
Jokowi Ma'ruf Prabowo Sandiaga (Indra Fauzi)
Jokowi Ma'ruf Prabowo Sandiaga (Indra Fauzi)
Iklan

Putu Setia
@mpujayaprema

INILAH debat yang paling seru. Di antara debat-debat pada pemilihan presiden sebelumnya, debat kali ini paling dahsyat. Namun, debat ini bukan di antara pasangan calon presiden yang belum terlaksana, tapi debat yang memperdebatkan cara berdebat pasangan calon presiden dan calon wakil presiden.

Jika Komisi Pemilihan Umum membagi tema debat, debat yang memperdebatkan debat itu juga memiliki beragam tema. Ada yang memperdebatkan kenapa penyampaian visi-misi calon presiden dibatalkan oleh KPU. Ada yang memperdebatkan kenapa kisi-kisi pertanyaan kepada para calon harus diberikan dulu kepada calon. Perdebatan berlanjut karena alasan dari KPU mengundang perdebatan pula. Ini negeri paling gemar berdebat, padahal sila keempat Pancasila berbunyi: "Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan", bukan "hikmat kebijaksanaan dalam perdebatan".

Tampaknya KPU konsisten membela Pancasila, apa pun dimusyawarahkan. Penyampaian visi-misi pasangan calon dibatalkan karena kedua pasangan calon tak sepakat siapa yang menyampaikan visi-misi itu. Kisi-kisi pertanyaan diberikan dulu kepada pasangan calon, juga berdasarkan musyawarah kedua tim sukses pasangan calon. Jika KPU diibaratkan wasit tinju, sang wasit bertanya dulu kepada petinju, mau berapa ronde?

Bagaimana rakyat tahu pasangan calon punya visi dan misi kalau tidak disampaikan? Memang ada laman di masing-masing web pasangan calon, juga web di KPU. Namun apakah rakyat di pedesaan punya komputer untuk membaca visi-misi itu? Mereka lebih senang kalau itu disampaikan lewat televisi dan langsung oleh calon presidennya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

KPU menyebutkan, pertanyaan dibocorkan lebih dulu dengan alasan pasangan calon lebih siap menjawabnya. KPU tidak ingin memojokkan calon presiden dan calon wakil presiden dalam menjawab pertanyaan panelis. Artinya, KPU punya dugaan kuat bakal ada salah satu atau lebih dari empat orang terbaik negeri itu yang bisa terpojok dalam menjawab pertanyaan panelis. Luar biasa baiknya KPU, meski tidak layak sebagai kepala sekolah bahkan menjadi guru kelas sekalipun, jika soal-soal ulangan umum dibocorkan dulu kepada muridnya.

Lantas, presiden dan wakil presiden seperti apa yang kita peroleh dengan cara berdebat penuh kemudahan ini? Visi dan misi bisa dibuat oleh tim sukses. Andai itu dibacakan oleh calon, itu hanya bisa dinilai sebagai "lomba membaca naskah" karena tak ada panelis atau siapa pun yang mendebat. Pertanyaan panelis yang dikenal kepakarannyatapi kerjanya cuma bikin soal tanpa diberi kesempatan mendebatjawabannya pun pasti dibuat tim sukses. Calon hanya diuji kepandaiannya membaca teks, selain penampilannya yang disorot kamera televisi.

Kita seperti memilih seorang peragawan ketimbang memilih presiden dan wakilnya. Siapa jahitan bajunya lebih pas, siapa yang jalannya lebih meyakinkan, siapa yang bicaranya belepotan, siapa yang pecinya lebih islami. Kedua kubu punya "tim pemoles" pasangan calon. Dipoles dari caranya berdandan, caranya berjalan, caranya mengambil mik, mungkin juga caranya tersenyum. Sulit kita membayangkan bahwa keempat putra terbaik bangsa itu sesungguhnya kita harapkan untuk menjadikan negeri ini lebih maju pada lima tahun mendatang.

Syukurlah ini baru persiapan debat pertama. Mudah-mudahan, pada debat selanjutnya, KPU bisa lebih tegas, punya integritas, dan netral sebagai wasit. Penonton ingin ada pertarungan yang memang harus ada yang terpojok, ada yang kalah dan menang. Bukan pertarungan musyawarah-mufakat.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

4 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

17 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

18 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

19 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

20 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

26 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

44 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

54 hari lalu

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024