Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Lemahnya Sistem Peringatan Dini

image-profil

Tempo.co

Editorial

image-gnews
Foto aerial kerusakan akibat Tsunami di kawasan Carita, Banten, Jawa Barat, Senin, 24 Desember 2018. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
Foto aerial kerusakan akibat Tsunami di kawasan Carita, Banten, Jawa Barat, Senin, 24 Desember 2018. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
Iklan

Jatuhnya korban jiwa akibat tsunami di Selat Sunda bisa dihindari andai kata kita memiliki sistem peringatan dini yang andal. Paling tidak, jumlah korban jiwa tak sebanyak sekarang. Sampai kemarin, sedikitnya 429 orang tewas, 164 dinyatakan hilang, dan 1.485 luka-luka.

Pemerintah semestinya menyadari bahwa sistem peringatan dini tsunami di negara ini jauh dari memadai. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tidak mengeluarkan peringatan dini tsunami akibat erupsi Gunung Anak Krakatau itu. Penyebabnya adalah keterbatasan alat deteksi. BMKG hanya mampu memberikan peringatan dini tsunami akibat gempa tektonik. Prediksi tsunami itu pun mengacu pada sistem pemodelan dengan menggunakan data magnitudo gempa dan lokasinya.

Sistem peringatan dini yang lebih andal seharusnya menggunakan alat deteksi gelombang (buoy). Peranti ini bisa mengukur kenaikan gelombang di tengah laut secara akurat, termasuk tsunami yang disebabkan oleh gempa vulkanis. Kita pernah memasang alat ini di Selat Sunda, tapi sudah lama hilang. Kelemahan lain, kita juga belum punya pendeteksi longsor tanah di bawah laut. Bahkan pengukur seismik yang dipasang di Gunung Anak Krakatau pun tak berfungsi karena diduga diterjang letusan.

Kelemahan sistem peringatan dini sudah terlihat saat terjadi tsunami di Palu dan Donggala, akhir September lalu. Saat itu BMKG memang mengeluarkan peringatan dini tsunami yang disiarkan lewat teknologi informasi, termasuk disebarkan di media sosial. Tapi pesan ini tidak diterima oleh penduduk setempat, karena jaringan komunikasi hancur begitu gempa terjadi.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Hasil analisis BMKG saat itu juga kurang akurat karena hanya berdasarkan pemodelan dengan mengandalkan data gempa. Lembaga ini memprediksi tsunami yang kecil di pantai, tapi ternyata terjadi tsunami dahsyat yang dipicu longsor di dasar Teluk Palu. Saat itu juga tidak terpasang buoy di perairan sekitar lokasi tsunami, apalagi di teluk.

Meski jumlahnya belum memadai, Indonesia sempat memiliki 22 buoy. Masalahnya, menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana, sebagian besar peralatan tersebut rusak tak terawat, bahkan sebagian dicuri. Pemerintah semestinya segera memperbaiki buoy yang rusak, sekaligus menambah alat deteksi serupa di banyak lokasi, karena negara kita sangat rawan bencana gempa dan tsunami.

Tak hanya menyiapkan sistem peringatan dini yang lebih baik, pemerintah juga perlu mengedukasi masyarakat soal mitigasi bencana. Negara seperti Jepang saja, yang memiliki sistem peringatan dini lebih canggih, sangat mengandalkan kemampuan masyarakat dalam menyelamatkan diri. Kita, yang jauh tertinggal dalam soal teknologi pendeteksi bencana, seharusnya lebih serius membangun kesadaran masyarakat dalam mengantisipasi bencana.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

2 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

16 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

17 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

17 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

18 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

24 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

43 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

52 hari lalu

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024