Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Sebuah Festival, Sebuah Ikhtiar

Oleh

image-gnews
3rd International Film Festival & Awards Macao
3rd International Film Festival & Awards Macao
Iklan

Mumpung politik sedang sumpek, mari bicara film. Jagat sinema memang tidak bisa lepas dari politik, tapi setidaknya lewat film dunia bisa dilihat dari perspektif berbeda.

Syahdan, tersebutlah Juno, seorang penari lengger. Inilah seni tradisi asal Banyumas yang para penarinya adalah lelaki yang tampil seperti perempuan-campur aduk konsep maskulin dan feminin sekaligus. Lewat film Kucumbu Tubuh Indahku, sutradara Garin Nugroho mengangkat problem tubuh dan seksualitas transgender dengan berpusat pada tokoh Juno.

Dalam film itu, Juno dipertemukan dengan orang-orang yang membuat konsep seksualitas yang seharusnya alami menjadi begitu rumit. Garin memprotes sesuatu yang nifak di dalam masyarakat. Di tengah dikotomi identitas seksual yang cenderung hitam-putih, film ini membuka dialog tentang seksualitas dari sudut berbeda.

Dipersoalkan oleh kalangan yang ingin memurnikan agama, transgender sesungguhnya telah dikenal dalam budaya Indonesia sejak berabad silam. Di Bugis, Sulawesi Selatan, ada bissu, pendeta yang bukan laki-laki dan bukan perempuan. Mereka dipercaya sebagai separuh manusia dan separuh dewa serta bertindak sebagai penghubung di antara kedua dunia. Selain bissu, ada empat kategori gender lagi, yakni oroane (laki-laki), makunrai (perempuan), calalai (perempuan yang berpenampilan seperti laki-laki), dan calabai (laki-laki yang berpenampilan seperti perempuan). Dalam masyarakat Bugis, semua gender itu diakui dan diperlakukan sederajat. Mereka yang menentang apalagi membatasi hak hidup kaum lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) dengan demikian dapat dikatakan berpikiran sempit dan ahistoris.

Festival Film Tempo (FFT) 2018 menetapkan Kucumbu sebagai film pilihan. Dimulai tahun lalu, FFT merupakan penghargaan tahunan yang cikal-bakalnya digagas sejak 2001. Kucumbu Tubuh Indahku-judul dalam bahasa Inggris terasa lebih puitis: Memories of My Body-pernah ditayangkan dalam Venice Biennale, Italia, dan mendapat Bisato d’Oro Award 2018 dari Venice Independent Film Critic.

Seperti Kucumbu, film lain yang dipilih dalam festival ini umumnya bersifat antihero. Para tokoh yang dikisahkan terluka dan tak sempurna: bukan mereka yang protagonis. Tokoh May dalam 27 Steps of May, misalnya, merupakan korban pemerkosaan yang mencari jalan untuk mengobati cedera batinnya. Diilhami peristiwa pemerkosaan 1998, film ini merupakan kisah personal tentang sang korban pasca-kejadian. Dalam FFT 2018, lewat 27 Steps of May, Rayya Makarim ditetapkan sebagai penulis skenario pilihan.

Film lain, Love for Sale, menampilkan dunia sempit Richard Ahmad, bujangan 41 tahun. Kesibukannya hanya berjibaku di rumah dan usaha percetakan yang berada di lantai dasar rumahnya. Hidupnya monoton: ia malas bangun pagi, bekerja, lalu kembali ke rumah. Di rumahnya, tak ada keceriaan. Richard hanya berteman dengan Keloen, kura-kura peliharaannya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Film ciamik, bintang berbakat bertabur, skenario yang kuat: semua tidak datang dengan sendirinya.

Pada 1990-an, ketika layar bioskop dipenuhi film roman picisan, Festival Film Indonesia dihentikan karena panitia tak mendapatkan nomine. Di tengah paceklik film, Garin Nugroho muncul sebagai pendobrak: ia membuat Cinta dalam Sepotong Roti, sebuah roman yang puitis. Pada dekade yang sama, Shanty Harmayn mengambil peran dengan menggelar Jakarta International Film Festival (JiFFest)-ikhtiar untuk mengembalikan kegemaran publik menonton di bioskop.

Setelah itu adalah tumbuhnya pelbagai festival. Keriuhan ini harus dikembangkan. Seperti sepak bola yang makin bermutu jika banyak liga diselenggarakan, film akan makin berkualitas jika festival disemarakkan-baik jumlah maupun mutu kurasinya. Dari kompetisi itu diharapkan lahir inovasi yang menggerakkan roda industri. Pemerintah bisa berperan dengan membuka jalan meluaskan produk-produk film dan karya seni lain. Badan Ekonomi Kreatif, yang sudah berikhtiar menggerakkan industri film, harus mempertahankan upaya ini.

Di tengah terbatasnya sumber daya alam dan terseok-seoknya industri manufaktur, industri kreatif dapat menjadi alternatif. Korea dan India merupakan dua negara yang sukses menjadikan film sebagai komoditas ekonominya.

Tentu tak ada yang instan. Tapi setidaknya Indonesia tidak memulai dari nol. Pemerintah tidak pula sendiri: sejumlah inisiatif dalam mengembangkan industri sinema justru dimulai oleh orang ramai. Yang dibutuhkan kini upaya melapangkan jalan bagi sebanyak mungkin orang untuk masuk ke bidang ini. Juga memastikan terjaminnya kemerdekaan berpikir dan berkreasi-dua hal yang menjadi modal dasar kreativitas.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Politikus Demokrat Timo Pangerang Diduga Rangkap Jabatan, Ada Indikasi Benturan Kepentingan di LPS

9 hari lalu

Andi Timo Pangerang. Foto: Facebook
Politikus Demokrat Timo Pangerang Diduga Rangkap Jabatan, Ada Indikasi Benturan Kepentingan di LPS

Politikus Partai Demokrat A.P.A Timo Pangerang diduga rangkap jabatan sebagai kader partai dan anggota Badan Supervisi Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)


Dua Begal Terekam CCTV Saat Beraksi di Grogol Petamburan, Ditangkap di Kuningan dan Bogor

15 hari lalu

Ilustrasi begal / penyerangan dengan senjata tajam / klitih / perampokan. Shutterstock
Dua Begal Terekam CCTV Saat Beraksi di Grogol Petamburan, Ditangkap di Kuningan dan Bogor

Unit Reskrim Polsek Grogol Petamburan Jakarta Barat mengungkap motif di balik aksi begal ponsel di warteg wilayah Jelambar Baru, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.


Pantang Menyerah Lawan Kanker Ginjal, Vidi Aldiano: Segala Ikhtiar Dilakukan

18 hari lalu

Vidi Aldiano mengunggah foto dirinya saat bertolak ke Koh Samui, Thailand untuk menjalani terapi melawan kanker ginjal. Foto: Instagram.
Pantang Menyerah Lawan Kanker Ginjal, Vidi Aldiano: Segala Ikhtiar Dilakukan

Vidi Aldiano mengaku mengalami serangan kecemasan saat transit di Bandara Changi, Singapura sebelum melanjutkan perjalanan ke Thailand untuk terapi.


PLN Gandeng 28 Mitra Kembangkan Infrastruktur Catu Daya Kendaraan Listrik

21 hari lalu

Direktur Retail dan Niaga PLN Edi Srimulyanti saat menyampaikan sambutannya pada acara penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan 28 mitra badan usaha terkait pengembangan dan penyediaan charging di PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya (UID Jaya) pada Rabu, 3 Juli 2024.
PLN Gandeng 28 Mitra Kembangkan Infrastruktur Catu Daya Kendaraan Listrik

PT PLN (Persero) melakukan langkah besar dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia dengan menandatangani 30 set Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan 28 mitra badan usaha terkait pengembangan dan penyediaan charging.


Deretan Film yang Diadaptasi dari Video Game

26 hari lalu

Film Detective Pikachu merupakan film Pokemon live-action pertama dan dikemas lebih modern.
Deretan Film yang Diadaptasi dari Video Game

Adaptasi film yang diambil dari video game menawarkan pengalaman menarik dan menghibur bagi penonton segala usia.


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

43 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

57 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

58 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

58 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

59 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.