Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Mencla-mencle Proyek Infrastruktur

Oleh

image-gnews
Pemerintah memutuskan menghentikan sementara proyek LRT Jabodebek dan Kereta Cepat Jakarta-Bandung.
Pemerintah memutuskan menghentikan sementara proyek LRT Jabodebek dan Kereta Cepat Jakarta-Bandung.
Iklan

Inkonsistensi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi soal kelanjutan dua proyek infrastruktur, light rail transit atau kereta ringan Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi dan kereta cepat Jakarta-Bandung, patut disesalkan. Reaksi negatif pasar dan potensi kerugian investor seharusnya dapat dikalkulasi sejak awal agar kebijakan yang baru dirilis tak harus diralat beberapa hari kemudian.

Kegaduhan ini bermula pada Selasa dua pekan lalu, ketika Budi Karya mendadak mengumumkan penghentian sementara pembangunan kereta ringan dan kereta cepat tersebut sampai seusai Lebaran 2019. Alasannya, pembangunan proyek di kilometer 11-17 jalur tol Jakarta-Cikampek bersinggungan dengan proyek tol layang dan menimbulkan kemacetan parah. Lewat tiga hari, kebijakan itu diralat: Budi Karya memastikan proyek terus berjalan.

Perubahan drastis dalam waktu singkat semacam itu jelas membuat publik bertanya-tanya. Ada kesan, pemerintah kurang berkoordinasi dengan Adhi Karya dan Wijaya Karya, dua badan usaha milik negara yang menjadi bagian dari kontraktor pelaksana proyek. Solusi yang kemudian diputuskan, yakni perbaikan manajemen waktu pengerjaan proyek agar tak bertumpuk pada saat bersamaan, seharusnya sudah dipikirkan sejak awal.

Selain masalah koordinasi, ada soal yang lebih mendasar. Menghentikan sementara sebuah proyek infrastruktur pasti membuat waktu penyelesaiannya molor dan biayanya membengkak tak karuan. Ini jelas pelanggaran kontrak kerja yang bisa membuat BUMN dituding wanprestasi. Belum lagi urusan legal formalnya: apa bisa pengumuman menteri punya kekuatan hukum untuk kontraktor yang sudah terikat kontrak dengan pemodal dan pemilik proyeknya?

Satu hal yang jelas, sikap mencla-mencle Budi Karya memberikan kesan buruk soal kapabilitas pemerintah mengelola negara. Investor dan pengusaha bisa-bisa menuding pemerintah tak mampu memberikan kepastian hukum untuk menjamin rampungnya sebuah proyek. Ponten pemerintah dalam indeks kenyamanan dan kemudahan berusaha, yang menjadi indikator penting masuk-tidaknya investasi ke Indonesia, pasti melorot.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Apalagi ini bukan kasus pertama. Pada Oktober lalu, pemerintah membatalkan kenaikan harga Premium tak sampai satu jam setelah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan mengumumkan perubahan harga. Pekan lalu, giliran kebijakan Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution tentang relaksasi Daftar Negatif Investasi yang diralat. Kesan serampangan dan tak profesional tak bisa dihindarkan.

Pemerintah bisa saja berkilah bahwa perubahan dan perbaikan kebijakan tak perlu dibesar-besarkan. Para menteri bisa juga beralasan: cepat tanggapnya pemerintah merespons keluhan mereka yang dirugikan justru merupakan bukti transparansi dan akuntabilitas. Meski sekilas meyakinkan, argumentasi semacam itu jelas mengada-ada. Akibat kebijakan keliru Menteri Perhubungan, misalnya, saham Adhi Karya dan Wijaya Karya sempat anjlok masing-masing 1,77 dan 1,9 persen.

Walhasil, mekanisme perumusan kebijakan pemerintah perlu ditinjau kembali-agar keputusan setengah matang tak buru-buru dirilis ke publik hanya untuk diperbaiki kemudian. Blunder Budi Karya, Jonan, dan Darmin tak boleh berlanjut. Presiden Joko Widodo tak hanya perlu menegur para pembantunya, tapi juga segera memperbaiki manajemen pemerintahannya yang terkesan acak-acakan.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Politikus Demokrat Timo Pangerang Diduga Rangkap Jabatan, Ada Indikasi Benturan Kepentingan di LPS

9 hari lalu

Andi Timo Pangerang. Foto: Facebook
Politikus Demokrat Timo Pangerang Diduga Rangkap Jabatan, Ada Indikasi Benturan Kepentingan di LPS

Politikus Partai Demokrat A.P.A Timo Pangerang diduga rangkap jabatan sebagai kader partai dan anggota Badan Supervisi Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)


Dua Begal Terekam CCTV Saat Beraksi di Grogol Petamburan, Ditangkap di Kuningan dan Bogor

15 hari lalu

Ilustrasi begal / penyerangan dengan senjata tajam / klitih / perampokan. Shutterstock
Dua Begal Terekam CCTV Saat Beraksi di Grogol Petamburan, Ditangkap di Kuningan dan Bogor

Unit Reskrim Polsek Grogol Petamburan Jakarta Barat mengungkap motif di balik aksi begal ponsel di warteg wilayah Jelambar Baru, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.


Pantang Menyerah Lawan Kanker Ginjal, Vidi Aldiano: Segala Ikhtiar Dilakukan

18 hari lalu

Vidi Aldiano mengunggah foto dirinya saat bertolak ke Koh Samui, Thailand untuk menjalani terapi melawan kanker ginjal. Foto: Instagram.
Pantang Menyerah Lawan Kanker Ginjal, Vidi Aldiano: Segala Ikhtiar Dilakukan

Vidi Aldiano mengaku mengalami serangan kecemasan saat transit di Bandara Changi, Singapura sebelum melanjutkan perjalanan ke Thailand untuk terapi.


PLN Gandeng 28 Mitra Kembangkan Infrastruktur Catu Daya Kendaraan Listrik

21 hari lalu

Direktur Retail dan Niaga PLN Edi Srimulyanti saat menyampaikan sambutannya pada acara penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan 28 mitra badan usaha terkait pengembangan dan penyediaan charging di PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya (UID Jaya) pada Rabu, 3 Juli 2024.
PLN Gandeng 28 Mitra Kembangkan Infrastruktur Catu Daya Kendaraan Listrik

PT PLN (Persero) melakukan langkah besar dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia dengan menandatangani 30 set Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan 28 mitra badan usaha terkait pengembangan dan penyediaan charging.


Deretan Film yang Diadaptasi dari Video Game

26 hari lalu

Film Detective Pikachu merupakan film Pokemon live-action pertama dan dikemas lebih modern.
Deretan Film yang Diadaptasi dari Video Game

Adaptasi film yang diambil dari video game menawarkan pengalaman menarik dan menghibur bagi penonton segala usia.


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

43 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

57 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

58 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

58 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

59 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.