Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Politik di Balik Isu Perda Syariah

image-profil

Tempo.co

Editorial

image-gnews
Ketum PSI Grace Natalie pada jumpa pers di DPP PSI, Jakarta Pusat, Jumat, 15 Desember 2017. TEMPO/Dhemas Reviyanto
Ketum PSI Grace Natalie pada jumpa pers di DPP PSI, Jakarta Pusat, Jumat, 15 Desember 2017. TEMPO/Dhemas Reviyanto
Iklan

Tak ada yang salah dalam pernyataan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia, Grace Natalie, bahwa partainya tidak akan pernah mendukung peraturan daerah yang dilandasi tafsir keagamaan, seperti perda Injil dan syariah. Regulasi demikian cenderung bertentangan dengan konstitusi karena mendiskriminasi warga negara.

Berdasarkan catatan Komisi Nasional Anti-Kekerasan terhadap Perempuan, dari 1999 hingga 2006 ada 421 peraturan yang diskriminatif, dari peraturan daerah hingga surat edaran, yang sebagiannya bersandar pada tafsir keagamaan. Sebanyak 333 peraturan menyasar perempuan dengan membatasi aktivitas atau penampilan mereka. Ada juga yang mewajibkan siswa pandai membaca kitab suci.

Lembaga pegiat hak asasi manusia, Setara Institute, merekam data serupa. Hingga akhir 2017, ada 183 peraturan yang diskriminatif, intoleran, serta melanggar kebebasan beragama. Peraturan tersebut hanya memihak kelompok berdasarkan agama atau gender tertentu. Maka sudah sepatutnya beleid semacam ini ditolak.

Apalagi motif di balik lahirnya perda syariah di sejumlah daerah hanyalah kepentingan politik elektoral-seperti hasil riset peneliti Amerika Serikat, Robin Bush, dalam makalahnya yang berjudul "Regional ‘Sharia’ Regulations in Indonesia: Anomaly or Symptom?". Politikus lokal, baik dari partai Islam maupun nasionalis, menggunakan isu perda syariah supaya tak ditinggalkan konstituen.

Regulasi semestinya tak mengatur hal-hal yang sangat pribadi. Misalnya, soal keyakinan dan bagaimana menjalankan keyakinan tersebut biarlah menjadi urusan pribadi. Tugas negara adalah menjamin warganya bebas memeluk dan beribadah sesuai dengan imannya, bukan memaksa mereka beribadah atau mengatur cara hidup berdasarkan tafsir keagamaan tertentu.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Untuk itu, melaporkan Grace Natalie ke polisi dengan tuduhan penistaan agama atas pidatonya pada peringatan ulang tahun PSI yang keempat tersebut jelas keliru. Grace tidak mengajak orang lain untuk memusuhi atau menodai agama. Ia hanya sedang membeberkan program partainya bahwa cara mencegah diskriminasi, ketidakadilan, dan intoleransi salah satunya adalah tidak mendukung perda keagamaan-yang terbukti diskriminatif.

Sulit untuk tidak mengaitkan pelaporan Grace ke polisi oleh Eggy Sudjana, yang mewakili organisasi Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia, dengan kampanye pemilihan presiden 2019. Eggy adalah politikus Partai Amanat Nasional, yang juga pendukung Prabowo Subianto. Adapun PSI adalah salah satu penyokong Joko Widodo. Mengangkat isu politik identitas untuk meraup dukungan pemilih adalah siasat tak bermutu.

Sayangnya, kubu Jokowi tak mendukung pernyataan Grace. Tim pemenangan dan partai pengusung buang badan seperti tak mau kena getah. Ini ironi: partai dan pendukung calon presiden mengabaikan seruan melawan diskriminasi dan ketidakadilan karena takut kehilangan suara dalam pemilihan umum.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

4 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

18 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

19 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

19 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

20 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

26 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

45 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

54 hari lalu

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024