Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Ironi Dua Jaksa

image-profil

Tempo.co

Editorial

image-gnews
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan AAgung Mohammad Rum, memberikan keterangan pers tentang pemeriksaan jaksa Farizal di kantor Jaksa Agung Muda Pengawasan Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, 21 September 2016. Tempo/Rezki A.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan AAgung Mohammad Rum, memberikan keterangan pers tentang pemeriksaan jaksa Farizal di kantor Jaksa Agung Muda Pengawasan Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, 21 September 2016. Tempo/Rezki A.
Iklan

Chuck Suryosumpeno dan Ngalimun menunjukkan ironi kejaksaan. Dua jaksa itu disangka menggelapkan barang bukti perkara korupsi yang dulu mereka tangani. Jika kasus ini terbukti, negara dirugikan dua kali atas perbuatan pidana mereka.

Awalnya adalah terbitnya daftar tunggakan pengembalian aset yang dikeluarkan Badan Pemeriksa Keuangan pada Maret 2013. Kejaksaan Agung menemukan kejanggalan dalam prosedur penyitaan tiga aset terpidana pengemplang dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), Hendra Rahardja. Pengadilan telah memvonis pemilik Bank BHS itu penjara seumur hidup. Ia dinyatakan mengemplang Rp 2,6 triliun dana BLBI untuk banknya.

Chuck merupakan pemimpin Satuan Tugas Penyelesaian Barang Rampasan dan Sita Eksekusi yang menyita aset Hendra Rahardja di Jatinegara dan Puri Kembangan di Jakarta, serta Cisarua di Jawa Barat. Alih-alih memastikan semua aset hasil korupsi itu disetor ke negara, Chuck dituduh menggelapkannya.

Kejaksaan Agung menuduh Chuck dan Ngalimun menjual murah aset sitaan tanpa prosedur. Mereka hanya mengembalikan uang ke kas negara sebesar Rp 22,5 miliar untuk tiga aset, yang menurut taksiran Kejaksaan Agung, bernilai Rp 1,91 triliun.

Chuck dan Ngalimun memperburuk citra kejaksaan yang gagal menangani megaskandal ini. Sesuai dengan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan pada 2000, penggelontoran dana bantuan likuiditas dari bank sentral untuk 48 bank pada masa krisis telah merugikan negara Rp 138,442 triliun. Jumlah itu merupakan bagian terbesar dari total pengeluaran bantuan ini senilai Rp 144,536 triliun.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Penanganan kasus Chuck dan Ngalimun akan menjadi ujian keseriusan kejaksaan dalam pengusutan perkara ini. Jaksa Agung Prasetyo ketika dilantik pada 2014 berikrar bahwa salah satu prioritas kerjanya adalah menjadikan kejaksaan sebagai lembaga yang bersih. Ia semestinya menjalankan janji itu dengan memerintahkan bawahannya membongkar perkara Chuck dan Ngalimun.

Wajah kejaksaan sebelumnya telah berkali-kali tercoreng akibat penangkapan setidaknya enam jaksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, sejak tiga tahun lalu. Di antaranya penangkapan Kepala Kejaksaan Negeri Pamekasan Rudi Indra Prasetya pada Agustus tahun lalu. Kejaksaan Agung gagal membawa lembaga ini ke garis depan penegakan hukum.

Catatan Indonesia Corruption Watch menguatkan tak moncernya Kejaksaan dalam penegakan hukum. Lembaga pemantau korupsi ini menyatakan tingkat keberhasilan kejaksaan dalam menuntut terdakwa korupsi hingga divonis hakim hanya 60 persen. Ini kalah jauh dari KPK yang tingkat keberhasilannya di atas 90 persen. Banyak kasus korupsi di kejaksaan tak tuntas penanganannya.

Hasil survei oleh sejumlah lembaga kredibel juga menunjukkan, tingkat kepercayaan publik terhadap kejaksaan hanya pada angka 70-an persen, kalah jauh dari KPK yang mencapai hampir 90 persen. Kepercayaan masyarakat terhadap kejaksaan sungguh rendah. Perkara Chuck dan Ngalimun bisa digunakan untuk menunjukkan keseriusan Prasetyo dan Kejaksaan meningkatkan kinerjanya.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

11 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

25 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

26 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

26 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

27 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

33 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

52 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

24 April 2024

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024