Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Penyitaan Buku Merah untuk Siapa

image-profil

Tempo.co

Editorial

image-gnews
Kepala Kepolisian Resort Cirebon, Jawa Barat, Ajun Komisaris Besar Roland Ronaldy. TIM INVESTIGASI TEMPO
Kepala Kepolisian Resort Cirebon, Jawa Barat, Ajun Komisaris Besar Roland Ronaldy. TIM INVESTIGASI TEMPO
Iklan

LANGKAH cepat Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya memulai penyidikan untuk perkara dugaan perintangan penegakan hukum dengan terlapor dua bekas penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Ajun Komisaris Besar Roland Ronaldy dan Komisaris Harun, patut dicurigai. Selain mengandung konflik kepentingan, penyidikan itu berpotensi mengganggu upaya Komisi Pemberantasan Korupsi menuntaskan perkara suap perusahaan importir daging sapi.

Kecurigaan publik makin menguat karena salah satu langkah pertama Polda Metro Jaya dalam penyidikan perkara ini adalah menyita dua buku catatan pengeluaran perusahaan milik pengusaha Basuki Hariman, dua hari lalu. Kedua buku itulah yang diduga dirusak oleh Roland dan Harun untuk menutupi jejak suap impor daging sapi dari Basuki ke sejumlah petinggi kepolisian, termasuk yang diduga dicatatkan atas nama Jenderal Tito Karnavian ketika menjabat Kepala Polda Metro Jaya. Kedua buku itu adalah barang bukti penting di KPK.

Sulit berharap penyidik Polda Metro Jaya bisa bekerja dengan obyektif dan profesional dalam perkara ini. Selain yang diperiksa adalah koleganya sendiri sesama polisi, latar belakang perkara ini, yakni perusakan barang bukti di KPK, tak lepas dari sosok pucuk pimpinan tertinggi Korps Bhayangkara: Kepala Kepolisian RI.

Karena itu, sejak awal, seharusnya jajaran pimpinan kepolisian legawa dan menyerahkan penyidikan perkara ini kepada KPK. Semua kasus perintangan penegakan hukum lain yang berkaitan dengan perkara korupsi di Kuningan, dari yang melibatkan pengacara Fredrich Yunadi hingga Lucas, ditangani sendiri oleh penyidik KPK. Tak ada alasan untuk memberi perlakuan khusus dalam penanganan kasus Roland dan Harun ini.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Sangat janggal kalau pimpinan komisi antikorupsi pasrah saja menghadapi langkah agresif Polda Metro Jaya. Tidak tepat bila mereka mengizinkan penyidiknya diperiksa polisi dan membiarkan dua barang bukti penting disita begitu saja. Sikap semacam itu memberi kesan lemahnya komitmen pimpinan KPK menjaga integritas dan kredibilitas lembaganya sendiri. Ini tentu langkah mundur yang patut disesalkan.

Sebelum semua terlambat, pimpinan KPK harus menegaskan posisi lembaganya sebagaimana yang diamanatkan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Pimpinan KPK harus ingat bahwa lembaganya dibentuk untuk mengawasi pelaksanaan tugas kepolisian dan kejaksaan dalam memberantas korupsi. Pasal 8 Undang-Undang KPK bahkan memberi kewenangan kepada KPK untuk mengambil alih penyidikan polisi yang dinilai menyimpang.

Kasus suap impor daging sapi yang kini jadi sorotan publik memang masih jauh dari terang. Kabar bahwa Tito Karnavian menerima suap sebagaimana yang tercatat dalam buku Basuki Hariman juga masih amat remang-remang. Alat bukti lain yang kuat secara hukum masih perlu dicari. Namun fakta bahwa ada dugaan keterlibatan petinggi Polri saja sebenarnya sudah cukup untuk menegaskan bahwa perkara ini merupakan kewenangan KPK sepenuhnya, bukan polisi.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

10 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

24 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

25 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

25 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

26 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

32 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

50 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

24 April 2024

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024