Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Tragedi Pesawat Lion Air

image-profil

Tempo.co

Editorial

image-gnews
Pesawat dengan regitrasi PK-LQP jenis Boeing 737 MAX 8 penerbangan Lion Air JT-610 rute Jakarta - Pangkal Pinang dengan jadwal keberangkatan Senin, 29 Oktober 2018 pukul 6.10 WIB dari Bandara Soekarno Hatta menuju Depati Amir.
Pesawat dengan regitrasi PK-LQP jenis Boeing 737 MAX 8 penerbangan Lion Air JT-610 rute Jakarta - Pangkal Pinang dengan jadwal keberangkatan Senin, 29 Oktober 2018 pukul 6.10 WIB dari Bandara Soekarno Hatta menuju Depati Amir.
Iklan

Jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin lalu, merupakan tragedi penerbangan kita. Petaka pesawat Boeing 737 Max 8 yang mengangkut 189 orang ini juga sebagai peringatan keras bagi Kementerian Perhubungan dan operator penerbangan untuk segera memperketat lagi sistem keselamatan penerbangan.

Komite Nasional Keselamatan Transportasi menyatakan musibah pesawat Lion Air itu merupakan kecelakaan terparah kedua sejak Airbus A300 milik Garuda Indonesia yang jatuh di Medan pada 1997 yang menewaskan 234 penumpang dan awak. Tragedi Lion Air ini juga merupakan kemunduran di tengah perbaikan regulasi dan manajemen penerbangan kita. Bahkan, sejak tahun ini, semua maskapai penerbangan Indonesia diperbolehkan terbang ke Eropa.

Federasi Penerbangan Amerika Serikat pun telah menaikkan peringkat keselamatan penerbangan Indonesia, dari kategori 2 menjadi kategori 1, pada 2016. Dengan peringkat baru ini, operator penerbangan kita dapat melayani penerbangan ke Amerika Serikat. .

Itu sebabnya, rencana Kementerian Perhubungan untuk menginspeksi semua pesawat jenis Boeing 737 Max 8 yang kini digunakan Lion Air dan Garuda Indonesia perlu didukung. Langkah antisipatif amat penting dilakukan karena ada indikasi awal jenis pesawat yang jatuh di Karawang itu mengalami kerusakan sistem kendali penerbangan. Bahkan kerusakan itu diduga sudah terjadi dalam penerbangan dari Bali menuju Jakarta sehari sebelumnya.

Sikap berhati-hati perlu dilakukan karena Boeing 737 Max merupakan varian baru yang mulai mengangkasa tahun lalu. Kelemahan pesawat anyar terkadang baru muncul setelah jam terbang mencapai ribuan. Operator juga perlu memperketat pengecekan pesawat sebelum lepas landas untuk memastikan seluruh sistem navigasi dan mesin pesawat tidak bermasalah.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Sambil menanti hasil penyelidikan KNKT mengenai penyebab jatuhnya Lion Air JT 610, pengetatan sistem keselamatan perlu dilakukan. Kementerian Perhubungan harus menutup semua celah yang memungkinkan diabaikannya aspek keselamatan penerbangan. Jangan sampai maskapai penerbangan kurang maksimal mengecek sebelum lepas landas karena jadwal penerbangan yang padat.

Peningkatan aspek keselamatan penerbangan harus dilakukan karena angka kecelakaan pesawat di negara kita pun masih cukup tinggi. Menurut data Aviation Safety Network, empat kecelakaan pesawat terjadi setiap tahun di negeri ini dalam dekade terakhir. Kecelakaan maskapai kita yang cukup menonjol antara lain musibah pesawat Lion Air Boeing 737-800 yang tercemplung ke laut karena gagal mendarat di runway Bandara Ngurah Rai, Bali pada 2013.

Hanya dengan pengawasan lebih ketat terhadap pengoperasian penerbangan sehari-hari, risiko kecelakaan penerbangan bisa ditekan seminimal mungkin.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

8 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

21 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

22 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

23 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

24 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

29 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

48 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

57 hari lalu

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024