Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Menuju Pemilu Elektronik

image-profil

Tempo.co

Editorial

image-gnews
Ilustrasi Pemilu. TEMPO/Subekti
Ilustrasi Pemilu. TEMPO/Subekti
Iklan

Usul Dewan Perwakilan Rakyat untuk membebankan biaya saksi pemilihan umum kepada negara jelas kurang tepat. Dewan seharusnya justru mendorong pemerintah menyelenggarakan pemilu secara lebih efisien. Kalau belum sanggup mengadakan pemilu elektronik, kita bisa menerapkan sistem pengawasan pemilu lewat teknologi.

Efisiensi perlu dilakukan karena biaya pemilu presiden dan legislatif 2019 cukup besar. Anggaran untuk Komisi Pemilihan Umum mencapai Rp 18,1 triliun. Adapun anggaran untuk Badan Pengawas Pemilu Rp 8,6 triliun. Jika partai politik meminta dana untuk honor para saksi, anggaran pemilu akan semakin membengkak. Setidaknya diperlukan Rp 1,2 triliun untuk honor seluruh saksi partai-partai dalam pemilu legislatif.

Honor saksi semestinya tetap menjadi tanggung jawab partai politik. Soalnya, negara telah membiayai pengawasan pemilu yang dilakukan Bawaslu. Perangkat lembaga ini tersebar dari tingkat provinsi hingga kelurahan atau desa, bahkan luar negeri. Sesuai dengan Undang-Undang Pemilu, Bawaslu pun diwajibkan bersikap adil kepada semua peserta pemilu.

Partai politik yang sehat seharusnya memiliki dana yang cukup untuk membiayai kegiatan politik, termasuk mengawasi pemilu. Partai politik semestinya pula memiliki banyak kader yang siap menjadi saksi pemilu secara sukarela. Apalagi Bawaslu telah menyediakan pelatihan bagi para saksi.

DPR justru perlu memikirkan cara penyelenggaraan pemilu yang tidak terlalu membebani anggaran negara, misalnya lewat pemilu elektronik. Negara seperti Australia, Brasil, Jepang, Kanada, dan Amerika Serikat sudah menerapkan pemilu elektronik. Bahkan negara tetangga, Filipina, telah menggelar pemilu elektronik sejak 2010. Hasilnya, partisipasi pemilih justru meningkat dan penghitungan suara jauh lebih cepat.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Tentu pemilu elektronik memerlukan persiapan matang dan tidak mungkin diterapkan pada pemilu mendatang. Tapi seharusnya DPR dan pemerintah mulai mengkaji hal itu. Proyek KTP elektronik yang kini kacau-balau harus segera dibereskan pula agar pelaksanaan pemilu elektronik lebih mudah.

Kini pun Bawaslu sebetulnya sudah bisa menggunakan teknologi untuk memantau tempat pemungutan suara. Pengawasan elektronik, seperti penyediaan kanal video streaming dari TPS, akan memudahkan partai politik untuk ikut mengawasi. Masyarakat pun bisa dilibatkan mengawasi penghitungan suara lewat berbagai kemudahan teknologi.

Pengawasan secara elektronik merupakan langkah menuju pemilu elektronik sebagai solusi yang lebih ideal. Penyelenggaraan pemilu elektronik harus segera dirancang pula karena memudahkan masyarakat sekaligus lebih efisien. Apalagi kita sering menggelar pemilu, termasuk pemilihan kepala daerah. Pembahasan pemilu elektronik jauh lebih penting dibanding urusan honor saksi pemilu yang kini diributkan DPR.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

7 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

21 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

22 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

22 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

23 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

29 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

48 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

57 hari lalu

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024