Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Selalu Siap Menghadapi Bencana

image-profil

Tempo.co

Editorial

image-gnews
Petugas Basarnas membawa korban selamat gempa dan tsunami yang terjebak di dalam restoran Dunia Baru, Palu, Sulawesi Tengah, Ahad, 30 September 2018. Warga terdampak bencana masih membutuhkan bantuan logistik berupa air dan makanan. ANTARA/Muhammad Adimaja
Petugas Basarnas membawa korban selamat gempa dan tsunami yang terjebak di dalam restoran Dunia Baru, Palu, Sulawesi Tengah, Ahad, 30 September 2018. Warga terdampak bencana masih membutuhkan bantuan logistik berupa air dan makanan. ANTARA/Muhammad Adimaja
Iklan

Gempa bumi dan tsunami di wilayah Sulawesi Tengah menjadi semacam wantiwanti untuk kesekian kalinya bahwa kita hidup di negeri yang rawan bencana alam. Kesadaran tentang hal itu seharusnya mendorong pemerintah dan segenap masyarakat untuk selalu siap sedia agar, saat bencana serupa terjadi lagi, jumlah korban bisa ditekan serendah mungkin.

Gempa bumi melanda Donggala dan Palu pada Jumat lalu, disusul gelombang tsunami di kedua kota dan di Mamuju. Ribuan bangunan roboh. Jumlah korban tewas untuk sementara tercatat lebih dari 800 orang akibat tertimpa reruntuhan bangunan dan terseret tsunami. Gempa di Sulawesi Tengah ini terjadi hanya berselang sekitar dua bulan dari gempa besar di Lombok.

Lantaran Indonesia terletak di wilayah cincin api dunia, gempa dan tsunami akan sering terjadi. Badan Nasional Penanggulangan Bencana sudah memiliki peta rawan bencana yang komplet. Di sana hampir semua pulau di Nusantara memiliki bagian berwarna merah. Diperkirakan 150 juta rakyat Indonesia hidup dalam zona rawan bencana. Ancaman bencana ini tak hanya berupa gempa bumi, tapi juga erupsi gunung berapi, banjir, dan tanah longsor.

Dengan kondisi geografis tersebut, pemerintah semestinya menerapkan mitigasi bencana. Hal paling mendasar yang harus dilakukan adalah menyiagakan peralatan sistem peringatan dini, menerapkan standar bangunan tahan gempa, sosialisasi prosedur dan latihan menghadapi bencana alam, hingga penanganan pascabencana.

Yang terjadi saat ini, kita selalu kaget setiap kali ada bencana. Latihan rutin menghadapi bencana praktis hanya berlangsung di Aceh. Itu pun, menurut data uji coba terakhir pada 27 September lalu, dua dari enam sirene tsunami di sana ternyata rusak. Seharusnya latihan dan peringatan rutin juga dilakukan di seluruh kawasan rawan bencana seIndonesia.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pemerintah juga mesti tegas menetapkan zona merah sebagai kawasan yang tertutup bagi permukiman dan bisnis. Pengetatan kawasan merah telah dilakukan di Aceh dan tengah dilakukan di Pulau Lombok. Nantinya, wilayah di zona sesar dan mengalami retakan parah di Lombok akan dijadikan kawasan hijau. Permukiman dipindahkan. Seharusnya pemerintah melakukan hal ini di semua wilayah zona bahaya tanpa perlu menunggu terjadi bencana lebih dulu.

Hal penting lain dalam mitigasi bencana di daerah rawan gempa adalah mewajibkan semua bangunan, baik rumah maupun kantor, mengikuti kaidah tahan gempa. Bangunan tahan gempa merupakan salah satu konsep penting dalam mitigasi bencana.

Dua gempa besar berturutan dalam rentang dua bulan, dengan jumlah korban yang besar, sudah lebih dari cukup untuk menjadi peringatan bagi kita supaya selalu siap menghadapi bencana. Caranya, dengan menjadikan mitigasi bencana sebagai bagian dari program utama pemerintah. Kita tidak bisa melawan gejala alam, tapi persiapan yang baik dapat meminimalkan jumlah korban.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

10 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

24 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

25 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

25 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

26 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

32 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

50 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

24 April 2024

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024