Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Jejak Fulus untuk Tuan Guru

Oleh

image-gnews
Presiden Jokowi (kanan) berbincang dengan Gubernur Nusa Tenggara Barat Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi saat tiba di Desa Pemenang Barat, Lombok Utara, NTB, Ahad, 2 September 2018. Bantuan yang diberikan berupa tabungan Rp 50 juta untuk perbaikan rumah yang rusak berat. ANTARA/Ahmad Subaidi.
Presiden Jokowi (kanan) berbincang dengan Gubernur Nusa Tenggara Barat Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi saat tiba di Desa Pemenang Barat, Lombok Utara, NTB, Ahad, 2 September 2018. Bantuan yang diberikan berupa tabungan Rp 50 juta untuk perbaikan rumah yang rusak berat. ANTARA/Ahmad Subaidi.
Iklan

DUGAAN korupsi divestasi saham PT Newmont Nusa Tenggara makin memperlihatkan sisi gelap penjatahan saham tambang buat daerah. Melenceng dari tujuan memakmurkan rakyat, saham daerah justru diperjualbelikan secara tidak transparan. Duit hasil penjualan saham diduga menjadi bancakan pejabat daerah, sementara masyarakat setempat hanya bisa gigit jari.

Indikasi itu cukup kentara dalam kasus divestasi saham PT Newmont pada 2009 yang tengah diusut Komisi Pemberantasan Korupsi. Saat itu, Newmont harus melepas sebagian sahamnya karena Undang-Undang Mineral dan Batu Bara mematok kepemilikan saham perusahaan asing maksimal 49 persen. Kebijakan ini membuka peluang bagi daerah untuk memiliki saham Newmont. Hanya, proses divestasi ini ditengarai berlumuran korupsi.

KPK sedang menelisik jejak aliran duit ke Gubernur Nusa Tenggara Barat Muhammad Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang pada masa divestasi saham Newmont. Data yang dipegang tim komisi antikorupsi memperlihatkan adanya kucuran dana ke rekening pribadi sebesar Rp 7,36 miliar pada kurun 2009-2011. Ada juga aliran miliaran rupiah ke rekening istri Gubernur pada kurun yang sama.

Aliran yang mencurigakan itu diduga berkaitan dengan pembelian saham Newmont oleh pemerintah daerah yang dibayar secara bertahap dengan dividen. Proses pembelian saham diawali dengan pendirian PT Daerah Maju Bersaing oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Karena tidak memiliki duit, perusahaan itu kemudian bermitra dengan PT Multi Capital milik Grup Bakrie dengan membentuk perusahaan bersama: PT Multi Daerah Bersaing.

PT Multi Daerah akhirnya mendapat 24 persen saham Newmont. Kepemilikan saham PT Daerah Maju pada PT Multi Daerah adalah 25 persen. Dengan kata lain, ketiga pemerintah daerah yang mendirikan PT Daerah Maju secara tak langsung mempunyai 6 persen saham PT Newmont. Tapi, tujuh tahun kemudian, saham daerah ini dijual lagi dengan harga jauh di bawah harga pembelian.

Komisi antikorupsi pun menyelidiki dugaan korupsi penjualan saham daerah pada 2016 atau periode kedua masa jabatan Gubernur Zainul Majdi tersebut. Saat itu, PT Medco Energi Internasional Tbk mengakuisisi 82,2 persen saham PT Newmont, lalu mengibarkan bendera PT Amman Mineral Nusa Tenggara sebagai penguasa baru tambang emas dan batu bara tersebut. Tak hanya mengambil saham perusahaan asing di Newmont, Medco juga mencaplok seluruh saham PT Multi Daerah Bersaing. Otomatis, saham milik daerah pun ikut dilego.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Patgulipat jual-beli saham daerah bukanlah modus baru. Kasus serupa mencuat dalam divestasi saham Kaltim Prima Coal pada 2003. Karena tak memiliki duit, pemerintah daerah Kutai Timur melalui PT Kutai Timur Energi mengalihkan hak pembelian saham di Kaltim Prima Coal senilai Rp 576 miliar ke pihak lain. Uang hasil penjualan itu tidak masuk ke kas daerah, tapi diputar di perusahaan sekuritas.

Skandal itu menyebabkan dua petinggi PT Kutai Timur Energi, Anung Nugroho dan Apidian Tri Wahyudi, masuk penjara karena terbukti merugikan keuangan daerah. Bupati Kutai Timur saat itu, Awang Faroekkemudian menjadi Gubernur Kalimantan Timur pada 2008juga sempat dijadikan tersangka. Tapi Kejaksaan Agung belakangan mengeluarkan surat perintah penghentian penyidikan kasus Awang tanpa alasan yang jelas.

Pemerintah harus segera mengevaluasi kebijakan divestasi saham tambang yang memunculkan praktik kotor. "Nasionalisasi" usaha tambang, termasuk pemberian jatah saham ke daerah, menjadi mudarat jika tidak dilakukan secara transparan. Pembelian saham oleh daerah semestinya tidak boleh ditunggangi pihak swasta. Pemerintah daerah seharusnya pula dilarang menjual lagi saham itu seenaknya.

Skema "bagi hasil" seperti yang berlaku di sektor minyak dan gas sebetulnya jauh lebih transparan karena uangnya langsung ditransfer ke kas daerah. Hanya, dua tahun lalu, pemerintah pusat juga mengalokasikan participating interest sebesar 10 persen buat daerah penghasil migas, pola yang mirip dengan penjatahan saham tambang untuk daerah.

Perlu kajian serius atas kebijakan bagi-bagi saham ataupun participating interest buat daerah. Tolok ukur keberhasilan kebijakan ini simpel: harus ada peningkatan pendapatan daerah dari hasil pembagian dividen. Masyarakat pun mesti mendapat manfaat secara langsung. Jika alokasi saham untuk daerah hanya menguntungkan pejabat daerah seperti yang ditengarai terjadi di Nusa Tenggara Barat, kebijakan itu perlu ditinjau lagi.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

10 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

24 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

25 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

25 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

26 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

32 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

50 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

24 April 2024

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024