Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Aturan Kebablasan Bupati Bireuen

image-profil

Tempo.co

Editorial

image-gnews
Jalan-jalan ke Manggar, Belitung tak lengkap tanpa mencicipi kopi. Manggar sering disebut Kota 1001 Kopi karena banyaknya warung kopi di sana (Dok. YouTube)
Jalan-jalan ke Manggar, Belitung tak lengkap tanpa mencicipi kopi. Manggar sering disebut Kota 1001 Kopi karena banyaknya warung kopi di sana (Dok. YouTube)
Iklan

Pemerintah Kabupaten Bireuen, Aceh, telah mengeluarkan surat edaran tentang standardisasi warung kopi, kafe, dan restoran agar sesuai dengan syariat Islam. Instruksi ini amat berlebihan karena semakin mempersempit ruang gerak warga Bireuen, terutama kaum perempuan.

Surat edaran yang diteken oleh Bupati Bireuen Saifannur pada 30 Agustus lalu ini berisi sederet ketentuan. Di antaranya larangan bagi warung kopi, kafe, dan restoran melayani pelanggan perempuan di atas pukul 21.00 WIB, kecuali jika pelanggan itu ditemani mahramnya. Poin lain yang juga menyulut pro-kontra: laki-laki dan perempuan diharamkan makan dan minum di satu meja, kecuali jika bersama mahramnya.

Aturan itu amat kebablasan, bahkan bisa dianggap terlalu kolot dalam menerapkan syariat Islam. Jika tujuannya untuk meredam pergaulan bebas atau perselingkuhan, hal itu bukan resep yang jitu. Pada zaman sekarang, mudah bagi orang untuk berkomunikasi dengan orang lain, bahkan berselingkuh, tanpa harus bertemu di warung kopi.

Aturan itu juga tak mudah dilaksanakan. Sulit membayangkan bagaimana warung kopi dan restoran, yang merupakan ruang publik, membuat garis pemisah antara pengunjung laki-laki dan perempuan. Kebijakan itu justru akan semakin membatasi ruang gerak perempuan dan memasung kreativitas masyarakat. Perkembangan bisnis juga bisa terganggu. Bagi kalangan pebisnis, adalah hal lumrah bertemu dengan klien yang berlawanan jenis kelamin dengan dirinya di tempat publik, seperti warung kopi dan restoran.

Surat edaran Bupati itu mudah pula disalahgunakan karena berisi poin-poin larangan serta kewajiban yang multitafsir. Walau tak ada sanksi hukum, aturan itu dapat dijadikan alat untuk membenarkan tindakan main hakim sendiri oleh masyarakat ataupun petugas. Kita seharusnya mengambil pelajaran dari kasus yang menimpa seorang perempuan di Kota Langsa, yang diperkosa delapan lelaki setelah kedapatan berduaan dengan pria bukan mahramnya, pada Mei 2014.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pelaksanaan syariat Islam di Aceh selama ini cenderung kontroversial. Tiga tahun silam, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Aceh Utara pun mengesahkan qanun yang aneh. Isinya mewajibkan tempat wisata memisahkan pengunjung laki-laki dan perempuan. Ada juga larangan bagi penjual pakaian memasang baju pada maneken perempuan, dengan alasan dapat menggugah berahi laki-laki.

Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat sebaiknya mengevaluasi penerapan syariat Islam di Aceh. Kekhususan provinsi ini, yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006, perlu dikaji lagi jika cenderung merugikan dan menghambat kemajuan masyarakat Aceh.

Penerapan syariat Islam semestinya membuat Aceh lebih baik dalam segala aspek, termasuk penyelenggaraan pemerintahan. Pelaksanaan syariat Islam hanya menjadi semacam "hiasan" dan komoditas politik lantaran korupsi dan ketidakadilan tetap tumbuh subur di Aceh.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

10 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

24 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

25 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

25 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

26 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

32 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

51 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

24 April 2024

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024