Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Meliana dan Polusi Suara

image-profil

image-gnews
Terdakwa kasus penistaan agama, Meliana. ANTARA/Irsan Mulyadi
Terdakwa kasus penistaan agama, Meliana. ANTARA/Irsan Mulyadi
Iklan

Soe Tjen Marching
Dosen senior di SOAS-University of London

Kasus Meliana yang dihukum penjara karena penistaan agama sudah menggelegar sampai ke mancanegara. Tapi saya tidak ingin membahas perkara agama dalam tulisan ini. Saya hendak melihat dari sisi lain, yaitu dari sisi polusi.

Tentu saja, banyak orang akan setuju bila polusi adalah masalah yang harus segera ditanggapi. Apalagi dengan bertambahnya jumlah manusia di dunia dan pesatnya kemajuan teknologi.

Tapi, sayangnya, di Indonesia, salah satu polusi yang sering kali diabaikan adalah polusi suara. Bahkan, banyak orang yang tidak tahu arti kata "desibel (db)", yang merupakan ukuran dari keras-pelannya bunyi. Misalnya, orang bernapas, ukuran suaranya adalah 8–12 desibel (hampir tak terdengar, kecuali kalau bernapas berat). Orang yang berbisik biasanya ukuran suaranya adalah 25–30 desibel. Adapun orang yang berbicara normal ukuran suaranya adalah 50–55 desibel.

Pendengaran anak kecil biasanya jauh lebih bagus daripada orang dewasa, terutama yang hidup di kota-kota besar. Ini terutama karena orang dewasa sudah diserang berbagai polusi suara. Pendengaran manusia pada umumnya akan terganggu bila mendengar suara lebih dari 80 desibel, apalagi bila suara ini didengar setiap hari. Dan, kerusakan pendengaran biasanya terjadi perlahan.

Sebuah penelitian yang dilakukan baru-baru ini di daerah bandar udara London, Inggris, mengungkapkan bahwa polusi suara dari pesawat bisa mengakibatkan penyakit jantung, darah tinggi, stroke, dan meningginya tingkat kematian. Penelitian ini juga menyatakan bahwa tingkat kebisingan pada jam-jam tenang, yaitu pukul 22.00–6.00, cenderung menyebabkan anak-anak menjadi lebih agresif dan tidak mudah berkonsentrasi.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Walaupun manusia mungkin tidak selalu terbangun akibat suara keras, mereka yang tidur dengan gangguan suara-suara keras akan mengalami perubahan pada pernapasan dan detak jantung, yang akan berdampak pada kesehatan mereka. Hal ini dapat segera ditindaklanjuti, salah satunya dengan membatasi adanya penerbangan dan pendaratan pada pukul 23.00–6.00 (selengkapnya bisa disimak di Heathrow Noise Action Plan 2019-2023).

Karena itulah, di berbagai negara sudah ada aturan tentang kerasnya suara ini. Di Australia, Britania, dan beberapa negara Eropa, misalnya, peraturan kekerasan suara pada pukul 22.00–6.00 di daerah perumahan adalah maksimal 45 desibel. Jadi, kalau ada suara yang melebihi ukuran ini akan dianggap melanggar hukum dan bisa dilaporkan. Di Malaysia, menurut Divisi Udara dan Divisi Komunikasi Strategis Departemen Lingkungan Malaysia (2007), maksimal kekerasan suara pada pukul 22.00–07.00 di daerah perumahan adalah 50 desibel.

Di Indonesia, pemerintah juga telah mengeluarkan peraturan batas desibel. Surat Keputusan Menteri Tenaga Kerja pada 1999 menentukan bahwa (a) suara 80 desibel diperbolehkan selama tidak lebih dari 24 jam, (b) suara 82 desibel diperbolehkan selama tidak lebih dari 16 jam, dan (c) suara 85 desibel diperbolehkan selama tidak lebih dari delapan jam.

Kalau dibandingkan dengan Malaysia saja, peraturan Menteri Tenaga Kerja ini masih harus dikaji kembali karena tidak benar-benar melindungi masyarakat. Suara 80 desibel selama lima menit setiap hari saja sudah akan mempengaruhi kesehatan manusia. Tapi peraturan ini malah memperbolehkan suara 80 desibel selama sehari penuh. Meski demikian, peraturan ini ternyata juga sering dilanggar.

Dari segi ini, bagaimana sekarang kita menyikapi keluhan Meliana tentang kebisingan (apa pun itu sumbernya)? Coba kita mengkaji kembali kasus ini tidak hanya dari sudut agama.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

2 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

15 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

16 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

17 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

18 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

24 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

42 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

51 hari lalu

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024