Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Idrus Hilang, Gumiwang Terbilang

Oleh

image-gnews
Idrus Marham (kiri), dan Menteri Sosial yang baru dilantik, Agus Gumiwang Kartasasmita, berangkulan saat upacara Sertijab di Gedung Kementerian Sosial RI, Jakarta, Jumat, 24 Agustus 2018. Agus mengatakan akan menyerahkan sepenuhnya posisinya di tim kampanye pemenangan kepada Jokowi. TEMPO/M Taufan Rengganis
Idrus Marham (kiri), dan Menteri Sosial yang baru dilantik, Agus Gumiwang Kartasasmita, berangkulan saat upacara Sertijab di Gedung Kementerian Sosial RI, Jakarta, Jumat, 24 Agustus 2018. Agus mengatakan akan menyerahkan sepenuhnya posisinya di tim kampanye pemenangan kepada Jokowi. TEMPO/M Taufan Rengganis
Iklan

PENETAPAN Agus Gumiwang Kartasasmita sebagai Menteri Sosial menunjukkan Presiden Joko Widodo lebih mendahulukan kepentingan elektoral dirinya ketimbang menciptakan pemerintahan yang bersih dan profesional. Pekan lalu, politikus Golkar itu diangkat menjadi pembantu Presiden menggantikan Idrus Marham, yang mundur karena menjadi tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi.

Alih-alih mengangkat menteri dari kalangan profesionalyang bisa menjamin terlaksananya program pemerintah tanpa vested interest partai politikJokowi kembali mempercayakan Kementerian Sosial dipimpin politikus Golkar. Padahal Kementerian Sosial adalah lembaga strategis dalam penyaluran bantuan dan upaya penanggulangan kemiskinan.

Selama ini, Agus tak dikenal memiliki rekam jejak dan pengalaman dalam urusan bencana dan kemiskinan. Di tengah ancaman pelbagai kesusahan, pemerintah memerlukan menteri yang lincah agar dalam waktu yang sempit di akhir pemerintahan Jokowi anggaran negara di bidang bantuan sosial bisa efektif disalurkan. Dengan mengangkat Agus, Jokowi juga mencampuradukkan tugas pejabat negara dengan tim pemenangan. Sebelum ditunjuk sebagai menteri, Agus merupakan bendahara tim sukses Jokowi-Ma’ruf Amin.

Motif elektoral Jokowi ini layak disesali. Presiden sebetulnya punya kesempatan mengembalikan kepercayaan publik kepada pemerintah dengan mengurangi jatah partai di dalam kabinet. Mencemaskan masa depan koalisi dengan menunjuk wakil partai di kabinet merupakan tindak berlebihan. Bagaimanapun, koalisi pendukung Jokowi sudah terbentuk dengan Golkar sebagai salah satu penyokong. Dengan menunjuk menteri nonpartai, Jokowi justru berkesempatan meraih lebih banyak simpati publik.

Gelagat penerapan politik elektoral oleh Jokowi sebetulnya sudah terlihat ketika mengangkat Idrus Marham sebagai Menteri Sosial pada Januari lalu. Ketika itu, Idrus menggantikan Khofifah Indar Parawansa, yang mundur karena mencalonkan diri sebagai kandidat Gubernur Jawa Timur. Penunjukan Idrus sempat menjadi omongan karena, dalam pemilihan presiden 2014, ia adalah "panglima tempur" tim Prabowo Subianto, rival Jokowi.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pengangkatan Idrus melengkapi sikap terbuka Jokowi terhadap Partai Golkar. Sebelumnya, Presiden mengangkat Airlangga Hartarto sebagai Menteri Perindustrian. Airlangga adalah Ketua Umum Partai Golkar, setelah Setya Novanto, ketua sebelumnya, tersingkir karena perkara korupsi kartu tanda penduduk elektronik. Jokowi membuka pintu kepada Golkar untuk memperkuat koalisi pemerintah menjelang pemilihan umum tahun depan.

Apa yang terjadi pada Idrus Marham semestinya mengingatkan Jokowi tentang perlunya berhati-hati dalam memilih menteri. Idrus merupakan menteri pertama dalam pemerintahan Jokowi yang menjadi tersangka korupsi. Ia diduga terlibat pengaturan suap proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap Riau-1 di PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) pada 2017. Anggaran proyek ini dibahas dua tahun lalu. Wakil Ketua Komisi Energi Dewan Perwakilan Rakyat Eni Saragih diduga menerima suap Rp 4,8 miliar dari Johannes B. Kotjo, pengusaha yang mengerjakan proyek tersebut. Penyidik KPK menangkap Eni di rumah dinas Idrus ketika tuan rumah sedang merayakan pesta ulang tahun anaknya.

Setelah menangkap Eni, KPK menggeledah rumah Direktur Utama PLN Sofyan Basir. Seperti hasil sementara penyidikan KPK, diduga ada perencanaan korupsi antara DPR, PLN, dan pengusaha dalam proyek tersebut. Karena itu, penyidikan terhadap Idrus harus terus dikembangkan sampai otak utama korupsi PLTU senilai Rp 12,87 triliun itu tercokok. Idrus terkait dalam korupsi ini karena posisinya sebagai Sekretaris Jenderal Partai Golkar. Eni adalah kader dan anak buah Idrus di partai itu.

Perkara Idrus Marham hendaknya membuka mata Jokowi bahwa pertimbangan elektoral tak selalu menguntungkan dirinyajuga orang ramai. Mengajak sebanyak mungkin partai koalisi masuk kabinet boleh jadi dapat memperkuat pemerintahan, tapi hal sebaliknya dapat pula terjadi: pemerintah terbebani oleh kepentingan partai. Perkara Idrus Marham menambah panjang daftar mudarat itu: coreng hitam kini tertoreh di wajah pemerintah pada usia yang belum genap empat tahun.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

8 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

21 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

22 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

23 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

24 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

30 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

48 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

58 hari lalu

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024