Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Memangkas Proyek Sarat Impor

image-profil

Tempo.co

Editorial

image-gnews
Pekerja mengebut pekerjaan proyek pembangunan trotoar di Jalan Sudirman, Jakarta, 23 Juli 2018. Jalur pedestrian di Jalan Sudirman dan M.H. Thamrin dijadikan sebagai sarana pendukung Asian Games 2018. Tempo/Amston Probel
Pekerja mengebut pekerjaan proyek pembangunan trotoar di Jalan Sudirman, Jakarta, 23 Juli 2018. Jalur pedestrian di Jalan Sudirman dan M.H. Thamrin dijadikan sebagai sarana pendukung Asian Games 2018. Tempo/Amston Probel
Iklan

Instruksi Presiden Joko Widodo untuk mengevaluasi sejumlah proyek infrastruktur merupakan langkah tepat. Pemerintah sudah selayaknya mengkaji proyek yang sarat bahan baku impor untuk menjaga agar defisit neraca perdagangan tidak semakin membengkak. Proyek infrastruktur yang tidak mendesak untuk direalisasi dapat dijadwalkan ulang.

Nilai impor untuk kebutuhan pembangunan infrastruktur naik signifikan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Januari-Juni 2018, impor bahan baku naik 21,54 persen menjadi US$ 66,489 miliar dari US$ 54,706 miliar pada periode yang sama 2017. Kontribusi impor bahan baku ini mencapai 74,67 persen dari total impor semester pertama 2018 yang sebesar US$ 89,040 miliar.

Besi baja merupakan salah satu komponen proyek infrastruktur terbesar yang masih diimpor. Menurut BPS, hingga April lalu saja impor baja mencapai 2 juta ton. Tahun lalu, total impor baja mencapai 5,8 juta ton. Ironisnya, di saat Indonesia membutuhkan berjuta-juta ton besi baja, para pemain industri baja dalam negeri malah dilemahkan oleh Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 22 Tahun 2018. Aturan yang menghapuskan rekomendasi Kementerian Perindustrian dan post-border audit/inspection itu dinilai memanjakan importir baja dari hulu sampai hilir.

Pemerintah seharusnya memperketat aturan izin impor bahan baku untuk proyek di dalam negeri. Aturan yang bertujuan mempercepat proses importasi bahan baku, seperti Permendag Nomor 22 Tahun 2018 itu, tidak tepat diberlakukan bagi industri baja karena bahan bakunya bukan bersifat produksi massal, melainkan khusus. Amerika Serikat, Uni Eropa, dan Turki pun memproteksi pasar besi baja domestiknya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pemerintah juga semestinya serius mengimplementasikan penghiliran aspal alam Buton untuk menggantikan aspal minyak yang diimpor dari Singapura. Kebutuhan aspal nasional, termasuk untuk membangun proyek infrastruktur jalan tol di Jawa dan luar Jawa, adalah 1,3-1,5 juta ton per tahun. Pertamina hanya mampu memproduksi 300-400 ribu ton aspal per tahun atau 20-30 persen dari kebutuhan.

Padahal, aspal Buton diekspor ke Cina. Deposit aspal Buton diperkirakan mencapai 663 juta ton dengan kandungan bitumen sekitar 132 juta ton. Saat ini, teknologi sudah mampu memproduksi aspal ekstraksi yang harganya bersaing dengan aspal minyak impor. Jika pemerintah mau berkomitmen mengganti aspal minyak impor dengan aspal Buton ekstraksi, sekitar Rp 6,4 triliun per tahun bisa dihemat.

Pengkajian ulang juga harus dilakukan untuk proyek yang masih dalam tahap perencanaan atau belum berjalan, seperti pembangunan New YogyakartaInternationalAirport, Kulon Progo, Yogyakarta. Juga proyek enam ruas jalan tol dalam kota Jakarta yang hanya memberikan manfaat bagi masyarakat menengah ke atas, yang dampaknya bagi pertumbuhan ekonomi tidak sebesar pembangunan sarana air minum, listrik, pelabuhan, atau jalan tol di luar Jawa.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

10 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

24 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

25 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

25 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

26 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

32 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

51 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

24 April 2024

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024