Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Layanan Buruk Kesehatan Juniarti

Oleh

image-gnews
Verifikasi Klaim BPJS Bermasalah
Verifikasi Klaim BPJS Bermasalah
Iklan

NASIB buruk Juniarti adalah wujud lemahnya pelayanan kesehatan di Indonesia. Penderita kanker payudara HER2 positif 3 itu menggugat Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Menteri Kesehatan, hingga Presiden Joko Widodo. Ia merasa dirugikan pemerintah akibat obat kanker trastuzumab yang diresepkan dokter kepadanya tak lagi ditanggung BPJS. Akibatnya, pengobatan atasnya kini terseokseok dan hidupnya di ujung tanduk.

Dasar keputusan BPJS adalah Surat Nomor 2004/III.2/2018 mengenai Penjaminan Obat Trastuzumab bagi Peserta Jaminan Kesehatan NasionalKartu Indonesia Sehat 2018. Surat yang diteken Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS itu merujuk pada pendapat Dewan Pertimbangan Klinis yang menyebutkan trastuzumab tidak memiliki dasar indikasi medis untuk pasien kanker payudara. Alasan lain, obat ini dinilai tidak bermanfaat terhadap peningkatan kelangsungan hidup pasien kanker payudara stadium lanjut serta memiliki efek samping serius, selain harganya mahal. Selama ini, obat seharga Rp 24,8 juta per ampul itu dikenal sebagai antibodi yang berfungsi menghentikan pembelahan sel kanker HER2.

Juniarti menganggap BPJS lancang karena menarik obatsesuatu yang bukan wewenang badan itu. Sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/659/2017, menambah atau mengurangi daftar obat yang ditanggung BPJS adalah keputusan Menteri Kesehatan.

Mudah ditebak, keputusan menarik trastuzumab dari daftar obat yang ditanggung BPJS adalah soal anggaran. Hingga tahun lalu, badan itu sudah menanggung defisit hingga Rp 10 triliun. Menteri Keuangan Sri Mulyani berkalikali mengingatkan BPJS agar menghemat biaya dan menggenjot pendapatan. Penghapusan trastuzumab bukan satusatunya langkah badan ini berhemat. BPJS, misalnya, kini membatasi jumlah pasien operasi katarak dan mengurangi frekuensi fisioterapi menjadi maksimal delapan kali per bulan per pasien.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

BPJS berargumen, aturan baru itu merupakan tindak lanjut dari rapat tingkat menteri pada awal tahun yang mengharuskan BPJS berfokus pada mutu pelayanan dan efektivitas pembiayaan. Yang dimaksud dengan efektivitas pembiayaan tentulah penyesuaian mengikuti kemampuan keuangan BPJS.

Bukan mengurangi fasilitas pelayanan, BPJS semestinya mengatasi defisit anggaran dengan meningkatkan pendapatan melalui penambahan peserta dari pekerja swasta. Kelompok yang relatif mampu inilah yang akan menjadi tulang punggung pembiayaan melalui prinsip subsidi silang. Hingga Juli 2018, peserta BPJS dari kalangan swasta baru mencapai 28,5 juta dari total 199 juta peserta. Angka ini masih jauh di bawah data Badan Pusat Statistik, yang menyebutkan jumlah pekerja usia 15 tahun ke atas lebih dari 121 juta orang. Solusi lain adalah menaikkan premi dan menambah suntikan dana pemerintah.

Yang tak kalah penting, pemerintah harus tegas menentukan sifat program jaminan kesehatan ini: apakah merupakan fasilitas negara dengan misi mewujudkan universal health coverage atau dijadikan laksana asuransi kesehatan pada umumnya. Jika sifatnya sebagai fasilitas negara, pemerintah harus menopang anggaran BPJS Kesehatan tanpa terkecuali.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

3 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Harga menjelang Idul Adha, Dinas Perdagangan Kota Palembang Adakan Pasar Murah. TEMPO/ Yuni Rohmawati
Disdag Palembang Gelar Pasar Murah, Antisipasi Lonjakan Harga Menjelang Idul Adha

Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar pasar murah menjelang hari Raya Idul Adha 2024


Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

17 hari lalu

Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images
Asosiasi Tagih Janji Pemerintah Soal Penguatan Industri Game Nasional, Isu Pendanaan Paling Krusial

Asosiasi game nasional mendesak realisasi Perpres Nomor 19 tahun 2024 soal pengembangan industri game nasional sebelum rezim berganti.


Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

18 hari lalu

Gajah-gajah saat menyiram wisatawan saat berkunjung ke Tangkahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Gajah-gajah tersebut digunakan bagi wisatawan untuk trekking keliling kawan ini. Tempo/Soetana Monang Hasibuan
Mengenal Tangkahan, Kawasan Ekowisata dan Konservasi Gajah di Taman Nasional Gunung Leuser Sumut

Tangkahan dijuluki sebagai The Hidden Paradise of North Sumatra, karena letaknya yang tersembunyi dengan keindahan alam yang masih alami,


Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

18 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Mengenal Tapera yang Akan Memotong Gaji Pegawai Sebesar 3 Persen

Tapera adalah penyimpanan dana yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu


Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

19 hari lalu

Telaga Merdada terlihat dari atas ketinggian 2.500 meter, di Dieng, Banjarnegara, (4/10). Penghujung musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Aris Andrianto/Tempo
Dieng Caldera Race Digelar 8-9 Juni 2024, Peserta Diajak Lari Menikmati Keindahan dan Dinginnya Dieng

Pada Juni hingga Agustus, suhu udara di ketinggian Dieng mencapai nol derajat Celcius, bahkan minus.


Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

25 hari lalu

Pimpin Ambon, Wattimena Berhasil Lantik Sejumlah Raja Defenitif

Pemkot tidak melakukan intervensi dalam proses penetapan raja.


IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

44 hari lalu

IMI dan RS Premiere Bintaro Kerja Sama di Bidang Layanan Kesehatan

RS Premiere Bintaro menyediakan berbagai fasilitas khusus untuk pemilik KTA IMI.


Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

53 hari lalu

Sertijab Pj Bupati Musi Banyuasin
Apriyadi Siap Dukung Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi

Sandi mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Muba bahu membahu secara berkeadilan, setara dan transparan.


Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

3 April 2024

Menhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi membuka Pos Koordinasi (Posko) Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.


1 April 2024